MANAGED BY:
KAMIS
04 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 18 Oktober 2019 09:46
Delapan Hari Tangkap 40 Terduga Teroris
ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA—Polri terus menyisir keberadaan anggota kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Kemarin (17/10) Densus 88 Anti Teror dipastikan kembali menangkap empat orang terduga teroris di Bandung dan Cirebon, Jawa Barat.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa empat orang yang ditangkan itu berinisial OA, W, A dan AU alias Aulia. Untuk AO ditangkap di Bandung dan ketiga lainnya ditangkap di Cirebon. ”Mereka satu kelompok JAD Cirebon,” urainya.

Terduga teroris OA diketahui telah merakit bom untuk aksi teror dengan target kantor kepolisian. Tak hanya itu, dia juga menargetkan penyerangan di tempat ibadah sekaligus aparat yang bertugas di jalan tol. ”Untuk W dan A memiliki peran yang sama merencanakan aksi bom bersama OA,” tuturnya.

Berbeda dengan yang lain, AU alias Aulia juga terhubung dengan amir JAD Bekasi Abu Zee. Tersangka AU juga merencanakan aksi teror dengan bom bersama Abu Zee. ”ada bahan peledak yang diamankan dari AU dan delapan switch atau pemicu bom,” paparnya.

Dengan penangkapan terhadap empat terduga teroris tersebut, total jumlah terduga teroris yang telah ditangkap mencapai 40 orang. Mereka semua ditangkap secara secara berantai selama delapan hari, sejak 10 Oktober lalu. ”Semuanya merencanakan aksi menargetkan kantor polisi, tidak ada yang menargetkan pelantikan presiden ya,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Polri juga menggelar sejumlah barang bukti yang disita dari 40 terduga teroris. Diantaranya, tiga air soft gun laras panjang, 146 air soft gun laras pendek, puluhan paku dan gotri, sejumlah bahan kimia dan buku teroris. ”Ada bahan-bahan yang bila diracik bisa menjadi bom dengan daya ledak tinggi,” paparnya.

Dedi menuturkan, ada juga barang bukti senajta tajam jenis kunai yang digunakan Abu Rara untuk menusuk Menkopolhukam Wiranto. Yang perlu diketahui, ternyata Abu Rara memaksa anaknya untuk ikut melakukan aksi teror. ”Anaknya diminta memakai pisau menyerang petugas, usianya masih anak,” tuturnya.

Anak tersebut mengurungkan niatnya menyerang petugas. Karena itu, Abu Rara akan dijerat dengan hukuman pidana yang lebih berat karena menghasut dan memerintahkan anaknya melakukan pidana. ”ada tiga tersangka kasus teroris yang juga dihadirkan, ini mereka proses pemeriksaannya sudah hampir selesai,” ujarnya. (idr)


BACA JUGA

Kamis, 04 Juni 2020 11:24

Ayo Isi Saldo Kartu Akses Tol, karena Tol Balikpapan-Samarinda Tidak Gratis Lagi

SAMARINDA - Manager Area Jasa Marga Tollroad Operation ( JMTO…

Kamis, 04 Juni 2020 11:17

Tarif Tol Balikpapan-Samarinda Ditetapkan, Mulai Diberlakukan Kapan..??

SAMARINDA - Sesuai keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat…

Kamis, 04 Juni 2020 08:55

Tarif Tol Balikpapan-Samarinda Resmi Keluar, Segini Besarannya....

SAMARINDA - Ditunggu sekian lama, besaran tarif jalan tol Balikpapan…

Rabu, 03 Juni 2020 15:01

Haji 2020 Batal, Begini Prosedur Pengembalian Uang Setorannya

Kementerian Agama (Kemenag) telah memutuskan untuk membatalkan pemberangkatan jemaah musim…

Rabu, 03 Juni 2020 14:54

LIHAT..!! Empat Terdakwa 41 Kg Sabu Divonis Mati

SAMARINDA–Pukulan palu majelis hakim yang dipimpin Burhanuddin bersama Hasrawati Yunus…

Rabu, 03 Juni 2020 14:35

Biaya Tes Swab Lebih Mahal dari Tiket

MENERAPKAN kebijakan serupa dengan Jakarta dan Bali, Pemkot Balikpapan membuat…

Rabu, 03 Juni 2020 14:35

Wajib Swab Test Dikritik Pelaku Usaha

BALIKPAPAN–Wajib swab test dengan hasil negatif Covid-19 mulai berlaku Rabu …

Rabu, 03 Juni 2020 14:25
Maju-Mundur Tangani Masalah Banjir di Samarinda

Masih Berkutat di Master Plan, Proyek Diadang Pemotongan Anggaran

Warga Samarinda sepertinya harus bersabar. Penanganan banjir hingga tahun ini…

Rabu, 03 Juni 2020 14:23
Setelah Tim KPK Pelajari Kebiasaan Istri Nurhadi

Cuma Orang-Orang yang Kerja di Situ Yang Keluar Rumah

Di rumah tempat Nurhadi ditangkap, baru sejak bulan puasa lalu…

Rabu, 03 Juni 2020 13:17

Tak Kirim Jamaah Haji, Keputusan Bijak, Namun Tidak Ideal

JAKARTA– Kemenag memutuskan tidak mengirim jamaah haji tahun ini. Alasannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers