MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Kamis, 17 Oktober 2019 12:24
Komentari Kasus Wiranto, IRT Kutim Diperiksa Polisi
HARUS TEGAS: Kapolres Kutim, AKBP Teddy Ristiawan saat memberi imbauan dalam apel gabungan di halaman Mako Polres. Lela Ratu Simi/KP

PROKAL.CO, SANGATTA - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, sejumlah hal negatif diantisipasi oleh TNI-Polri di Kutim. Bahkan maraknya ujaran kebencian di kalangan masyarakat juga menjadi perhatian penting yang dianggap dapat memicu terjadinya perpecahan. 

Salah satu ujaran kebencian pada Menkopolhukam yang terjadi di beberapa daerah telah diproses, hal itu juga menimpa salah seorang ibu rumah tangga di Kutim, yang akhirnya terbayang-bayang sanksi karena ikut nyinyiri Wiranto. 

Kapolres Kutim, AKBP Teddy Ristiawan menyampaikan proses pemilu sudah cukup lama, sejak awal pendaftaran hingga dilantiknya presiden. Menurutnya sejumlah hal harus diantisipasi sejak dini. Lelaki berpangkat melati dua ini pun mengajak warga Kutim agar menjaga ketertiban daerah. 

"Beberapa waktu lalu terjadi gesekkan-gesekkan, seminggu terakhir ini sering terjadi. Penembakan Menkopolhukam menyebabkan masyarakat banyak berkomentar tidak baik, yang mana hal itu juga terjadi di Kutim dan sedang kami proses," ujarnya.

Menurutnya, kasus ini tidak dapat dibiarkan. Sebab, dapat menjadi pemicu provokator bagi masyarakat lain. Kebebasan berkomentar yang diluar batas akan ditindak tegas oleh pihaknya. Sehingga, kondusifitas daerah dapat terjaga. 

"Ibu itu berkomentar bahwa kejadian yang menimpa pak Wiranto merupakan rekayasa, kami mendapat laporan dan langsung memanggil pelaku. Sebenarnya dia menulis singkat, di bawah foto kejadian dia menulis "Kamera action", hal ini langsung kami tangani," jelas dia. 

Tidak tanggung-tanggung, melalui media sosial tersebut, pelaku langsung diperiksa di Mako Polres Kutim. Namun hingga saat ini ibu rumah tangga itu belum ditetapkan sebagai tersangka dan masih dibebaskan. 

"Pemeriksaan yang bersangkutan sudah kami mulai, tapi belum ditetapkan. Hanya saja dia bisa dikenakan sanksi UU ITE dan dibawa ke meja hijau," katanya. 

Di tempat yang sama, Dandim 0909/Sgt, Letkol CZI Pabate meminta pada seluruh masyarakat agar sama-sama menjaga kedamaian. Pasalnya, hal ini bukan hanya tanggung jawab TNI-Polri, namun juga masyarakat pada umumnya. 

"Kegiatan ini merupakan perencanaan matang, sejak awal pesta demokrasi dan berakhir hingga pelantikan presiden terpilih. Apel siaga ini merupakan upaya pengamanan dan wajib dilaksanakan," tuturnya. 

Meski di Jakarta, sambung dia, seluruh elemen harus siaga.  Indikasi gangguang dapat terjadi di semua daerah dan harus dideteksi sejak dini yang dapat mengganggu jalannya kegiatan. 

"Kami sangat mengharapkan  gabungan ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan. Kita harus memaksimalkan pencegahan hal negatif," pintanya. (*/la)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers