MANAGED BY:
KAMIS
14 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 17 Oktober 2019 11:08
13 Hektare Hutan di Dekat Lokasi IKN Dirambah
Traktor yang diamankan sebagai barang bukti.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Kasus perambahan hutan di Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU) terus dikembangkan. UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Bongan Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltim mendata ada tiga titik kawasan hutan yang dirambah dengan total kerusakan mencapai 13 hektare.

Kepala UPTD KPHP Bongan Eddy Rieswanto mengatakan, ada dua perusahaan pemilik izin pengelolaan hutan pada tiga lokasi di Sotek tersebut. Yakni PT Balikpapan Wana Lestari (BWL) dan PT Belantara Subur (BS). “Mereka yang punya izin. Kalau perusahaan lain belum ada,” jawabnya.

PT BWL mengantongi izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu dalam hutan alam (IUPHHK-HA) dan PT BS pemegang izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu hutan tanaman industri (IUPHHK-HTI).

Lokasinya di kawasan Kilometer 28 dan Kilometer 24 milik PT BWL, kemudian Kilometer 13 milik PT BS. Belakangan ada tiga alat berat beroperasi di seluruh lokasi tadi tanpa izin serta dokumen resmi menggarap lahan milik kedua perusahaan.

Kepolisian pun menyita dua ekskavator dan satu buldoser di Kelurahan Maridan, Kecamatan Penajam, PPU. Informasi dihimpun, perkara tersebut sedang dilakukan penyelidikan, penghimpunan informasi data, dan lainnya.

Diketahui wilayah kerja UPTD KPHP Bongan ada lima. Yakni Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 15, Balikpapan Utara; Daerah Aliran Sungai (DAS) Manggar di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 23; Paser; PPU; dan Kutai Barat.

Perambahan hutan itu diduga merupakan ulah spekulan tanah di PPU imbas dari pemindahan ibu kota negara (IKN). Ada tiga kawasan yang jadi kandidat lokasi pusat pemerintahan RI di Kecamatan Sepaku, PPU. Yakni Desa Bukit Raya, Desa Bumi Harapan, dan Kelurahan Pemaluan. Dari lokasi perambahan di Sotek ke kawasan IKN sekitar 40 kilometer.

Kepala Pos Polisi Sotek Brigadir Jusman menjelaskan, penahanan alat berat dilakukan pada Selasa (8/10) lalu. Dari penyelidikan pihaknya, alat berat yang disita di tiga wilayah tersebut tanpa izin mendarat maupun dokumen resmi menggarap lahan milik perusahaan. “Pengamanan dilakukan, setelah ada pihak Dinas Kehutanan Kaltim yang kebetulan melakukan sosialisasi di wilayah tersebut,” ungkapnya.

Informasi sementara, ucap Jusman, mobilisasi alat berat di tiga wilayah itu atas inisiatif dari kelompok tani. “Katanya untuk membuka jalan ke lahan, tapi tidak jelas lahannya yang mana,” jelasnya.

Staf Perencanaan PT BWL Agus Sucipto menjelaskan, masalah terjadi karena kurang komunikasi. Pihak dari kelompok tani baru mengonfirmasi ada kegiatan setelah ada penyitaan alat berat tersebut.

Dijelaskan dia, penyitaan berawal dari sosialisasi oleh UPTD KPHP Bongan Dinas Kehutanan (Dishut) di Desa Bukit Subur, PPU. Agus menduga, Dishut mendapat berita dari masyarakat bahwa ada alat berat beroperasi. “Sehingga mereka langsung cek lokasinya. Dan langsung melakukan penahanan, kebetulan ada pihak kepolisian juga di sana,” sambungnya.

Sementara Humas PT BS Wasrin menjelaskan, awalnya ada pembakaran hutan di kawasan Kilometer 13 pada 4 Oktober lalu. Ketika dicek empat hari kemudian, di lokasi bekas kebakaran ditemukan alat berat. “Pengecekan itu dilakukan bersama Dinas Kehutanan, yang katanya mau lihat bekas kebakaran. Juga ada pihak kepolisian, serta direktur kami. Karena ada alat berat standby jadi langsung diamankan ke Pos Polisi Sotek,” bebernya.

“Sementara yang sudah dibakar ada 6 hektare. Ketika kami tanya kenapa dibakar, si pengawas ngakunya sudah melarang. Tapi kelompok taninya bersikeras, karena mau menanam padi katanya,” ungkap Wasrin.

Ditanya soal keberatan pihak PT BS, Wasrin menyebut penggunaan alat berat yang masuk ke wilayah mereka jadi alasan. Terlebih tidak ada konfirmasi masuk ke lahan perusahaan. “Harusnya mereka minta izin masuk ke wilayah orang. Atas pengamanan alat berat itu, kami sudah dipanggil. Diminta menunjukkan surat izin usaha dan peta wilayah kerja,” pungkasnya. (aim/asp/rom/k15)

Peta Perambahan Hutan

Garis merah: jalan

Garis biru muda: sungai

Tanda merah: perambahan koordinat 116.4697,-1.13307 luas 1,19 hektare

Tanda ungu: perambahan koordinat 116.5595,-1.1944 luas 12,21 hektare

Tanda bulat merah: koordinat S1.08369 E116.50081 masih proses perhitungan

Lokasi Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara

 

Sumber: Dinas Kehutanan Kaltim UPTD KPHP Bongan Balikpapan


BACA JUGA

Rabu, 13 November 2019 22:47

Masih Ada Perbaikan, Operasional Tol Balsam Molor Terus

BALIKPAPAN – Setelah beberapa kali molor, Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam) bakal…

Rabu, 13 November 2019 21:18

Lokasi ke 6 Penyulingan Minyak Ilegal di Samarinda Ditemukan, tapi Tak Ada Tersangka yang Diamankan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Lokasi penyulingan minyak ilegal yang keenam di…

Rabu, 13 November 2019 12:20

Formasi CPNS Bontang dan Paser Belum Diunggah

BALIKPAPAN – Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 resmi…

Rabu, 13 November 2019 12:13
Mengunjungi Kampung Penekan Emisi di Hidung Kalimantan (2-Habis)

Jaga Alam, agar Danau Tetap Memukau

Kejanggalan alam yang indah, membawa nama kampung ini makin kesohor.…

Rabu, 13 November 2019 12:03

Formasi Penjaga Tahanan Paling Banyak Peminat

JAKARTA – Antusias masyarakat mengikut tes calon pegawai negeri sipil…

Rabu, 13 November 2019 12:01

Infrastruktur 5 Tahun Butuh Rp 2000 Triliun

JAKARTA – Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebut butuh uang Rp.…

Rabu, 13 November 2019 11:58

Hujan-Angin, Waspada Poros Balikpapan-Samarinda

Musim penghujan tiba. Pengendara yang biasa melintasi poros Balikpapan-Samarinda wajib…

Rabu, 13 November 2019 11:25

Markas Polrestabes Medan Diteror Bom Bunuh Diri, 4 Luka-Luka, Tubuh Pelaku Hancur

MEDAN - Markas Polrestabes Medan di Jalan HM Said No.1…

Rabu, 13 November 2019 11:09

Si Kecil Pedas yang Jadi Pemicu Inflasi di Kaltim

SAMARINDA – Dalam sepuluh tahun terakhir, komoditas cabai berkontribusi cukup…

Rabu, 13 November 2019 11:05
Pertemuan Prabowo dengan Dubes Arab Saudi Bicarakan Hubungan Bilateral

Ajak Presiden Bahas Masalah Rizieq

JAKARTA– Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*