MANAGED BY:
KAMIS
09 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Kamis, 17 Oktober 2019 10:50
Empat Benua Buru El Chapo Asia
Tse Chi Lop

PROKAL.CO,

SYDNEY– Tse Chi Lop sedang menjadi pusat perhatian. Tapi, tidak ada seorang pun yang tahu keberadaannya. Warga negara Kanada keturunan Tiongkok itu adalah bintang utama Operasi Kungur. Itu merupakan operasi besar-besaran untuk memburu bos perdagangan narkoba Asia-Pasifik. Lelaki berjuluk El Chapo Asia tersebut mengantongi uang sedikitnya USD 17 miliar (sekitar Rp 240,96 triliun) per tahun dari bisnis narkoba.

Operasi Kungur adalah operasi transnasional di bawah komando Kepolisian Federal Australia (AFP). Selain polisi Australia, ada 20 lembaga dari Asia, Amerika Utara, dan Eropa yang terlibat dalam operasi tersebut. ’’Reputasi Tse Chi Lop sama dengan El Chapo atau Pablo Escobar,” kata Jeremy Douglas, wakil UNODC (United Nations Office on Drugs and Crime) untuk wilayah Asia Tenggara dan Pasifik.

Jejaring narkoba Tse bernama Sam Gor yang artinya kakak ketiga. Konon, kakak ketiga adalah nama panggilan Tse. Selain Sam Gor, jejaring narkoba Tse dikenal sebagai The Company. Jaringan tersebut terhubung dengan lima kelompok triad Asia dan Tse adalah kepalanya. Sam Gor alias The Company menguasai sekitar 40 sampai 70 persen peredaran narkoba di Asia-Pasifik.

Pria 55 tahun itu sejatinya sudah pernah tertangkap karena narkoba pada 1998. Pengadilan Federal Distrik Timur New York menjatuhkan vonis bersalah kepadanya dan mengirimkannya ke penjara. Di pengadilan yang sama, pengedar narkoba asal Meksiko Joaquin ’’El Chapo” Guzman juga dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada tahun lalu.

Tse, kabarnya, hanya sembilan tahun mendekam di penjara. Berdalih anaknya sakit parah dan tidak ada yang merawat, dia berhasil bebas. Dia meninggalkan bui pada 2006. ’’Tidak butuh waktu lama baginya untuk terjun lagi ke perdagangan narkoba,’’ terang sumber New York Post.

Jaringan Tse yang ternyata sudah menggurita di Asia-Pasifik terkuak pada 2016. Tepatnya, setelah salah seorang kurir Tse tertangkap di Myanmar. Ketika itu, si kurir membawa berkantong-kantong ketamine yang diplester di paha. Aparat menyita dua telepon genggam dari kurir yang tidak disebutkan namanya tersebut.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 24 Oktober 2012 08:56

Bimtek bagi Pendata NJOP

<div style="text-align: justify;"> <strong>SAMARINDA </strong>&ndash;…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers