MANAGED BY:
RABU
15 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Kamis, 17 Oktober 2019 10:18
Tanpa IKN, Investasi Hilirisasi Harus Masuk

Pemprov Siap Buka Jalan untuk Investor

Kelapa sawit harus hilirisasi.

PROKAL.CO,

SAMARINDA – Tumbuhnya sektor lain selain pertambangan batu bara diharapkan hadir di Bumi Etam. Seperti jasa dan perdagangan yang diprediksi tumbuh cukup tinggi seiring perindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim. Sektor ini perlahan bisa menggeser 46 persen kontribusi pertambangan dan penggalian.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Tutuk SH Cahyono mengatakan, ada atau tidak adanya IKN di Kaltim harus sudah ada diversifikasi sektor usaha. Intinya meningkatkan nilai tambah bagi seluruh komoditas Kaltim yang selama ini dijual mentah. Nilai tambah terhadap produk-produk di Bumi Etam harus ditumbuhkan, investasi diarahkan ke sana.

“Walaupun nanti setelah ada IKN jasa dan perdagangan akan meningkat, Kaltim tetap butuh hilirisasi komoditas,” jelasnya, Rabu (16/10).

Dia menambahkan, dari dulu tanpa IKN pun ekonomi Kaltim harus sudah berubah. Tidak boleh 46 persen ekonominya didominasi oleh satu sektor. Diversifikasi komoditas ini tidak hanya perlu dibicarakan, semua orang di Kaltim sudah tau hilirisasi dibutuhkan. “Kuncinya untuk menuju hilirisasi adalah membuat kondisi investasi yang nyaman bagi investor. Mereka perlu disambut ramah,” katanya.

Menurutnya, investor yang masuk jangan hanya pertambangan baru bara atau sebatas crude palm oil (CPO). Investor tambang boleh, tapi harus sampai hilirisasi. Jangan sebatas mengekspor komoditas mentah. Buka lebar-lebar keran investasi, kasih insentif kepada investor yang mau mengarah kepada produk-produk yang berbasis CPO atau batu bara.

Kasih insentif kepada investor yang mau membuat minyak goreng, kosmetik, sabun dan sebagainya yang bahan dasarnya dari CPO. Mempermudah investor yang orientasinya hilirisasi adalah satu-satunya cara agar Kaltim bisa mengarah ke sana. “Jika tidak, maka seluruh investasi yang masuk akan selalu berbasis ekspor komoditas mentah,” tutupnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers