MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Kamis, 17 Oktober 2019 10:14
Ikuti Tren untuk Menangkan Persaingan Pasar
Randy Prasetiawan

PROKAL.CO, DI mana ada kemauan di situ ada jalan. Pernyataan ini dipegang teguh oleh Randy Prasetiawan. Di tengah kesibukan kuliah, dia tetap mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah. Dengan membuat berbagai jenis aksesori berbahan dasar tali paracord, Mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman ini mampu membantu orang tuanya membiayai perkualiahan.

Randy melihat peluang bisnis itu di bangku kuliah. Selain lingkungan kampus yang kental dengan kegiatan outdoor, mayoritas mahasiswa di kampus tersebut gemar memakai gelang berbahan tali paracord. “Saya tertarik membuatnya sendiri. Awalnya untuk pribadi. Tapi karena banyak yang pengen dibuatkan jadi saya perbanyak," terangnya saat ditemui, Rabu (16/10).

Bermodal Rp 300 ribu, dia pun memperbesar produksi. Tak disangka, pesanannya terus meningkat. Ini membuat Randy konsisten menjalankan bisnis tersebut hingga sekarang. “Karena hasilnya lumayan keterusan deh sampai sekarang," imbuhnya.

Dia mengungkapkan, usahanya tersebut dimulai sejak 2016. Awalnya dia per bulan hanya memproduksi sebanyak 200-600 unit gelang dan mampu menjual 400 paracord handmade. Cara penjualannya dengan menitipkan produknya di beberapa toko aksesori di Samarinda dan mengakomodasi pesanan dari luar daerah.

Produk buatannya dijual dengan harga mulai Rp 5-70 ribu, tergantung jenis rajutan atau anyaman dan bahan yang digunakan. Tentunya bahan yang dipakai berkualitas terbaik. “Untuk bahan saya dapatkan dari luar daerah. Per bulan keuntungan bersih yang saya dapat jutaan rupiah," ungkapnya,

Selain membuat aksesori gelang, dia juga mulai mengembangkan bisnis dengan memproduksi strap jam tangan dan kalung. Mengikuti tren yang ada. Ke depan Randy ingin mengembangkan karyanya dengan bahan lain seperti kulit. “Saat ini masih sulit karena harus berbagi waktu dengan kuliah. Apalagi saya masih mengerjakan sendiri. Kadang dibantu teman-teman juga," tututrnya.

Dengan berbagai kemudahan melakukan pemasaran, dia berencana menjual produknya hingga kancah nasional. Mengingat produknya juga berkualitas dan bernilai jual tinggi. Tidak kalah dengan buatan orang lain. (*/ain/ndu/k18)


BACA JUGA

Senin, 18 November 2019 13:31

Kejar Ekspor, Paser Kembangkan Pisang

TANA PASER - Semakin tingginya permintaan buah pisang di pasar…

Senin, 18 November 2019 12:40

Ekonomi Kaltim Tumbuh 6,89%, Ini Penyebabnya

SAMARINDA - Ekonomi Kalimantan Timur triwulan III tahun 2019 tumbuh…

Minggu, 17 November 2019 13:47

Buka Cabang Samarinda dan Banjarmasin, Warung Wakaka Merambah Bisnis di Pulau Kalimantan

SAMARINDA - Sudah berjalan dua bulan membuka bisnisnya, Warung Wakaka…

Sabtu, 16 November 2019 11:36

Akhir Tahun, Inflasi Dipastikan Terkendali

SAMARINDA- Inflasi Kaltim selalu terkendali dan masih berada dalam target…

Jumat, 15 November 2019 10:12

Imbau UKM Manfaatkan Warehouse

SIDOARJO– Perusahaan e-commerce Lazada agresif menggaet usaha kecil dan menengah…

Kamis, 14 November 2019 10:41

Penyaluran KUR Harus ke Sektor Produktif

Pemangkasan bunga kredit usaha rakyat (KUR) dari 7 persen menjadi…

Kamis, 14 November 2019 10:38

Genjot Pendapatan lewat Layanan Digital

Asuransi Astra Kenalkan Garda Mall === Sub BALIKPAPAN – Kinerja…

Rabu, 13 November 2019 11:06

Pertamina Lubricants Lirik Pasar Ekspor

BALIKPAPAN – PT Pertamina Lubricants, anak usaha PT Pertamina (persero)…

Rabu, 13 November 2019 11:03

Rangsang Masyarakat Lebih Produktif, Pemerintah Pangkas Bunga KUR Jadi 6 Persen

Tahun depan, pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bakal…

Selasa, 12 November 2019 11:25

Batu Bara Masih Jadi Penyumbang PDRB Tertinggi di Kaltim

Ketergantungan Kaltim terhadap sektor pertambangan dan penggalian masih sulit dilepaskan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*