MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 15 Oktober 2019 23:28
Ditemukan Katak Jenis Baru di Kalimantan, Dia Bertanduk..!!
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menemukan spesies baru Katak tanduk di Kalimantan yang dinamakan diberi nama Megophrys kalimantanensis. (Megophrys-nasuta_Amir-Hamidy_LIPI)

PROKAL.CO, Hutan Kalimantan sangat kaya flora dan fauna. Terbaru, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menemukan spesies katak jenis baru di Kalimantan. Katak tanduk yang merupakan penemuan spesies baru di Kalimantan itu dinilai sangat mirip dengan katak tanduk pinokio (Megophrys nasuta) yang tersebar luas mulai dari Sumatera, Kalimantan, Semenanjung Malaya serta pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Katak Jenis baru ini memiliki tanduk (dermal accessory) pada bagian moncong dan mata yang lebih pendek jika dibandingkan dengan katak tanduk pinokio. Juga sepasang lipatan lateral tambahan pada sayap

“Jenis baru ini dikoleksi dari ekspedisi yang dilakukan di pegunungan Meratus di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, juga di Bario, Sarawak dan pegunungan Crocker di Sabah, Malaysia,” jelas peneliti bidang herpetologi Pusat Penelitian Biologi LIPI, Amir Hamidy. Seperti dilansir dari Betahita, penemuan jenis baru ini dipublikasikan di jurnal Zootaxa vol. 4679

Secara akustik, suara individu jantan dari jenis baru ini memiliki variasi yang lebih banyak dan lebih panjang jika dibandingkan dengan katak-tanduk pinokio.

“Berdasarkan hasil analisis dari tiga metode pendekatan tersebut kami menyimpulkan bahwa jenis tersebut merupakan jenis baru dan kemudian diberi nama Megophrys kalimantanensis,” kata Amir seperti diberitakan JawaPos.com.

Peneliti LIPI juga berhasil menemukan tiga spesies baru kodok wayang dari hutan dataran tinggi Sumatera. Sigalegalephrynus gayoluesensis dari Gayo Lues, Aceh dan Sigalegalephrynus burnitelongensis dari gunung Burni Telong, Aceh yang ditemukan di daerah utara Sumatera, sedangkan Sigalegalephrynus harveyi berasal dari gunung Dempo, Sumatera Selatan.

”Genus Sigalegalephrynus memiliki lebih banyak spesies endemik dibandingkan genus kodok lainnya di Indonesia,” ujar Irvan Sidik dari Pusat Penelitian Biologi LIPI seperti dikutip Sumeks.co (Jawa Pos Group), Selasa (15/10).

Hasil analisis filogenetik mengindikasikan terdapat perbedaan taksonomi antara kodok di dataran tinggi utara dan selatan.

“Hasil identifikasi karateristik morfologis, genetik dan akustik dari ketiga spesies baru tersebut berbeda dengan dua spesies genus Sigalegalephrynus sebelumnya yaitu Sigalegalephrynus mandailinguensis, dari gunung Sorikmarapi, Sumatera Utara dan Sigalegalephrynus minangkabauensis dari gunung Kunyit, Jambi,” ujar Irvan. Penemuan jenis baru ini dipublikasikan di jurnal Zootaxa vol. 4679. (jpc)


BACA JUGA

Selasa, 12 November 2019 13:57

Lagi, Polisi Samarinda Temukan Tungku Penyulingan Minyak Mentah Dekat Gerbang Jalan Tol

PROKAL.CO, SAMARINDA - Jajaran kepolisian dari Polres Samarinda menemukan lagi…

Selasa, 12 November 2019 13:11

Debat Sengit Prabowo dengan Anggota Komisi I, Perincian Anggaran Dibahas Tertutup

PERDEBATAN sengit terjadi setelah Menhan Prabowo Subianto memaparkan konsep pertahanan…

Selasa, 12 November 2019 13:05

Jokowi Singgung Terlalu Banyak Peraturan Menteri

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyinggung banyaknya regulasi dalam rapat…

Selasa, 12 November 2019 12:58

Jokowi - Paloh Tegaskan Tak Ada Keretakan

JAKARTA- Partai Nasdem telah merampungkan Kongres II yang digelar di…

Selasa, 12 November 2019 11:12

3 Orangutan Dilepasliarkan di Hutan Kehje Sewen, Dua Diantaranya Ibu dan Anak

PROKAL.CO, SAMARINDA - Borneo Orangutan Survival Foundation (Yayasan BOS) dan…

Selasa, 12 November 2019 10:35

Akhir Tahun Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Lebih Lambat

SAMARINDA-Ekonomi Kaltim pada triwulan ketiga tahun ini tumbuh 6,89 persen…

Senin, 11 November 2019 23:00

Pertimbangan IKN, Peluang Dibangun Dua Jembatan Lagi di Teluk Balikpapan

BALIKPAPAN-Rencana pemindahan Jembatan Tol Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU) masih menanti…

Senin, 11 November 2019 22:57
Sindikat Mafia Minyak Beroperasi di Dekat Tambang

Dicuri di Sangasanga, Diolah di Samarinda

Selain mengamankan ratusan ton minyak mentah yang diduga ilegal, aparat…

Senin, 11 November 2019 22:38

Subsidi Tetap Harus Dibarengi Cleansing Data

JAKARTA– Pekerjaan rumah untuk membenahi BPJS Kesehatan masih banyak. Menaikkan…

Senin, 11 November 2019 13:29
(1) Indonesia U-19 vs Korea Utara U-19 (1)

Karena Berjuang Layaknya Pahlawan

JAKARTA– ’’Kami sudah sepakat sebelum pertandingan. Hari ini 10 November…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*