MANAGED BY:
KAMIS
13 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 15 Oktober 2019 23:28
Ditemukan Katak Jenis Baru di Kalimantan, Dia Bertanduk..!!
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menemukan spesies baru Katak tanduk di Kalimantan yang dinamakan diberi nama Megophrys kalimantanensis. (Megophrys-nasuta_Amir-Hamidy_LIPI)

PROKAL.CO,

Hutan Kalimantan sangat kaya flora dan fauna. Terbaru, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menemukan spesies katak jenis baru di Kalimantan. Katak tanduk yang merupakan penemuan spesies baru di Kalimantan itu dinilai sangat mirip dengan katak tanduk pinokio (Megophrys nasuta) yang tersebar luas mulai dari Sumatera, Kalimantan, Semenanjung Malaya serta pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Katak Jenis baru ini memiliki tanduk (dermal accessory) pada bagian moncong dan mata yang lebih pendek jika dibandingkan dengan katak tanduk pinokio. Juga sepasang lipatan lateral tambahan pada sayap

“Jenis baru ini dikoleksi dari ekspedisi yang dilakukan di pegunungan Meratus di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, juga di Bario, Sarawak dan pegunungan Crocker di Sabah, Malaysia,” jelas peneliti bidang herpetologi Pusat Penelitian Biologi LIPI, Amir Hamidy. Seperti dilansir dari Betahita, penemuan jenis baru ini dipublikasikan di jurnal Zootaxa vol. 4679

Secara akustik, suara individu jantan dari jenis baru ini memiliki variasi yang lebih banyak dan lebih panjang jika dibandingkan dengan katak-tanduk pinokio.

“Berdasarkan hasil analisis dari tiga metode pendekatan tersebut kami menyimpulkan bahwa jenis tersebut merupakan jenis baru dan kemudian diberi nama Megophrys kalimantanensis,” kata Amir seperti diberitakan JawaPos.com.

Peneliti LIPI juga berhasil menemukan tiga spesies baru kodok wayang dari hutan dataran tinggi Sumatera. Sigalegalephrynus gayoluesensis dari Gayo Lues, Aceh dan Sigalegalephrynus burnitelongensis dari gunung Burni Telong, Aceh yang ditemukan di daerah utara Sumatera, sedangkan Sigalegalephrynus harveyi berasal dari gunung Dempo, Sumatera Selatan.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 12 Agustus 2020 12:25

Anak Aniaya Ayah Kandung hingga Tewas, Istri Juga Disabet Parang, Pelaku Diduga Pura-pura Sinting

SANGATTA–Tragedi berdarah terjadi Sangatta, Kutai Timur, Selasa (11/8), sekitar pukul…

Rabu, 12 Agustus 2020 11:55
Presiden Tengok Uji Klinis Tahap 3 Vaksin Covid-19

Uji Klinis Butuh Waktu Enam Bulan

JAKARTA– Uji klinis tahap 3 vaksin Covid-19 dimulai kemarin (11/8)…

Selasa, 11 Agustus 2020 22:08

Aniaya Ayah Kandung Hingga Tewas, Pria Ini Ditangkap

SAMARINDA - Kepolisian dari Polsek Bengalon menangkap pria atas nama…

Selasa, 11 Agustus 2020 12:28

Tabung Sampo Meledak, Tangan Kanan Pekerja Putus, Lalu Meninggal

Duar! dentuman keras itu terjadi kemarin (10/8). Mengejutkan warga di…

Selasa, 11 Agustus 2020 12:18

Dampak Pemindahan IKN, Sektor Konstruksi Bakal Menggeliat Tahun Depan

BALIKPAPAN-Keputusan pemerintah memasukkan proyek pembangunan ibu kota negara (IKN) dalam…

Selasa, 11 Agustus 2020 12:16

Di Karo, Siang Berubah Jadi Malam karena Sinabung

Puluhan desa gelap selama tiga jam karena sinar matahari tak…

Selasa, 11 Agustus 2020 12:08
Pandemi, Pendapatan Kaltim Naik Rp 150 M

Kinerja Migas dan Batu Bara Melemah, APBD 2021 Masih Samar

Pendapatan Kaltim seperti anomali. Ketika pandemi Covid-19 membuat ekonomi lesu,…

Selasa, 11 Agustus 2020 11:56

PNS Eselon I dan II Dapat Gaji Ke 13, Sudah Cair 82,5 Persen

JAKARTA– Pemerintah memastikan pencairan gaji ke 13 bisa terakselerasi dengan…

Selasa, 11 Agustus 2020 11:35

3 Ribu Desa Belum Ada Listrik, 11 Ribu Desa Belum Terkoneksi Internet

JAKARTA– Peresmian Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-25 oleh Wapres…

Selasa, 11 Agustus 2020 10:43

Harga TBS Kelapa Sawit Kembali Bergairah

SAMARINDA- Setelah merosot sejak Maret 2020, harga tandan buah segar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers