MANAGED BY:
JUMAT
28 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 15 Oktober 2019 13:03
Paser Kembali Dilanda Karhutla
TERBAKAR LAGI: Petugas kembali berjibaku melawan karhutla di Desa Rantau Panjang pada Ahad lalu. BPBD Untuk Kaltim Post

PROKAL.CO, TANA PASER - Belum sebulan masuknya musim penghujan di Kabupaten Paser dan meredanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Akhir pekan lalu kembali terjadi karhutla di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tanah Grogot.  

Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser Hendry Tham menyebutkan kebakaran kali ini rentetan dari kebakaran sebelumnya, luasan yang terbakar mencapai 4 hektare, namun hanya 1,5 hektare yang mampu dipadamkan petugas pada Minggu atau 13 Oktober lalu.  

" Ini karena keterbatasan sarapan prasarana. Kita hanya bisa menurunkan 2 unit mobil tangki berisi 5.000 dan 6.000 liter. Akibat angin yang kencang dan lahan gambut, kebakaran sulit dipadamkan petugas," ujar Hendry, kemarin (14/10). Penyebab kebakaran masih belum diketahui petugas, namun petugas mengeluhkan kebakaran ini masih disebabkan oleh ulah manusia. " Ini namanya kita dikerjain lagi sama yang membakar lahan," keluh Hendry. 

Karhutla di Kabupaten Paser beberapa pekan terakhir di Bumi Daya Taka sudah menurun dan bahkan terhenti, setelah hujan turun dan para pembakar diamankan oleh aparat hukum. Total ada tiga tersangka yang telah ditetapkan oleh Polres Paser selama karhutla di Paser. Data terakhir pada pertengahan September lalu saat masuk musim hujan, kurang lebih 215 hektar lahan di Paser yang terbakar selama kemarau. 

Kepala Daops Manggala Agni Paser M. Faisal mengatakan penyebab karhutla ialah tidak lain ulah umat manusia sendiri, saat ini musim penghujan sudah tiba. Sehingga sulit para pelaku membakar, berbeda dengan bulan lalu yang dimanfaatkan sebagai momen yang pas para pemilik lahan pertanian maupun kebun untuk mengosongkan lahannya dengan cara pintas dibakar.  Dia menyebut pencegahan ialah cara paling efektif untuk menangani karhutla yang terus terjadi.  

" Jika memadamkan saja terus bukan solusi, meskipun memang harus dipadamkan. Saat ini yang terpenting menurut kami ialah penindakan terhadap oknum yang sengaja membakar. Karena jika tidak ada efek jera, pasti akan ada terus yang berusaha membakar untuk kepentingan kebun maupun lahan pertaniannya. Terima kasih kepada Polres yang sudah menahan para pelaku pembakar," kata Faisal. 

Jika melihat kasus di lapangan, dia menyayangkan pola pikir warga tani yang menganggap dengan membakar lahan, ialah cara pintas dan tepat untuk pembukaan lahan tanam baru. Padahal jika dikaji secara teknis, untuk jangka waktu yang lama, tidak akan subur lahan yang ditanami melalui dibakar sebelumnya. 

Bahkan di daerah lainnya di Kaltim, sebagian warga kampung menganggap membakar lahan, dipakai untuk kepentingan memancing agar tidak nyamuk, serta para nelayan yang membakar sebagian tanaman padi dipinggiran sungai, untuk menangkap tangkapan ikan. Dan akhirnya berimbas pada kebakaran yang luas. (/jib)

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers