MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 15 Oktober 2019 13:03
Paser Kembali Dilanda Karhutla
TERBAKAR LAGI: Petugas kembali berjibaku melawan karhutla di Desa Rantau Panjang pada Ahad lalu. BPBD Untuk Kaltim Post

PROKAL.CO, TANA PASER - Belum sebulan masuknya musim penghujan di Kabupaten Paser dan meredanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Akhir pekan lalu kembali terjadi karhutla di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tanah Grogot.  

Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser Hendry Tham menyebutkan kebakaran kali ini rentetan dari kebakaran sebelumnya, luasan yang terbakar mencapai 4 hektare, namun hanya 1,5 hektare yang mampu dipadamkan petugas pada Minggu atau 13 Oktober lalu.  

" Ini karena keterbatasan sarapan prasarana. Kita hanya bisa menurunkan 2 unit mobil tangki berisi 5.000 dan 6.000 liter. Akibat angin yang kencang dan lahan gambut, kebakaran sulit dipadamkan petugas," ujar Hendry, kemarin (14/10). Penyebab kebakaran masih belum diketahui petugas, namun petugas mengeluhkan kebakaran ini masih disebabkan oleh ulah manusia. " Ini namanya kita dikerjain lagi sama yang membakar lahan," keluh Hendry. 

Karhutla di Kabupaten Paser beberapa pekan terakhir di Bumi Daya Taka sudah menurun dan bahkan terhenti, setelah hujan turun dan para pembakar diamankan oleh aparat hukum. Total ada tiga tersangka yang telah ditetapkan oleh Polres Paser selama karhutla di Paser. Data terakhir pada pertengahan September lalu saat masuk musim hujan, kurang lebih 215 hektar lahan di Paser yang terbakar selama kemarau. 

Kepala Daops Manggala Agni Paser M. Faisal mengatakan penyebab karhutla ialah tidak lain ulah umat manusia sendiri, saat ini musim penghujan sudah tiba. Sehingga sulit para pelaku membakar, berbeda dengan bulan lalu yang dimanfaatkan sebagai momen yang pas para pemilik lahan pertanian maupun kebun untuk mengosongkan lahannya dengan cara pintas dibakar.  Dia menyebut pencegahan ialah cara paling efektif untuk menangani karhutla yang terus terjadi.  

" Jika memadamkan saja terus bukan solusi, meskipun memang harus dipadamkan. Saat ini yang terpenting menurut kami ialah penindakan terhadap oknum yang sengaja membakar. Karena jika tidak ada efek jera, pasti akan ada terus yang berusaha membakar untuk kepentingan kebun maupun lahan pertaniannya. Terima kasih kepada Polres yang sudah menahan para pelaku pembakar," kata Faisal. 

Jika melihat kasus di lapangan, dia menyayangkan pola pikir warga tani yang menganggap dengan membakar lahan, ialah cara pintas dan tepat untuk pembukaan lahan tanam baru. Padahal jika dikaji secara teknis, untuk jangka waktu yang lama, tidak akan subur lahan yang ditanami melalui dibakar sebelumnya. 

Bahkan di daerah lainnya di Kaltim, sebagian warga kampung menganggap membakar lahan, dipakai untuk kepentingan memancing agar tidak nyamuk, serta para nelayan yang membakar sebagian tanaman padi dipinggiran sungai, untuk menangkap tangkapan ikan. Dan akhirnya berimbas pada kebakaran yang luas. (/jib)

 


BACA JUGA

Senin, 18 November 2019 13:44

Jalan Masih Tanah, Warga Hanya Pasrah

Lebar jalan sekitar 7 meter. Kondisinya belum “menghitam” alias beraspal.…

Senin, 18 November 2019 13:43

Ngungsi Belajar saat Kelas Terbakar

Kegiatan belajar-mengajar di SD 009 Tanjung Redeb setelah kebakaran tetap…

Senin, 18 November 2019 13:42

Antrean di SPBU Makin Panjang, Makin “Mencekik”

Warga di Tanjung Redeb masih kesulitan mendapat bahan bakar minyak…

Senin, 18 November 2019 13:40

Lalu Lintas Semrawut saat Traffic Light Padam Sepekan

SANGATTA–Sepekan sudah traffic light di persimpangan Jalan APT Pranoto, Sangatta…

Senin, 18 November 2019 13:34

Calon Wabup Lebih Tepat Uji Publik

TENGGARONG - Dua nama yang diusulkan Bupati Kukar Edi Damansyah ke…

Senin, 18 November 2019 13:33

Kapal Angkutan Barang Bandel, Dishub Sampai Bosan Beri Peringatan

Dishub mengeluhkan kapal angkutan barang ke Kubar. Pasalnya, para pemilik…

Senin, 18 November 2019 13:30

Tahura Petangis Pulihkan 500 Hektare Lahan

TANA PASER - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Paser Abdul…

Senin, 18 November 2019 13:29

Paser Terlambat Buka Pendaftaran, Pendaftaran CPNS Diperpanjang

TANA PASER - Kabupaten Paser termasuk telat mengumumkan pendaftaran seleksi…

Senin, 18 November 2019 10:45

Gedung Terancam Ambruk, Murid SD Beloan Gantian Belajar

SENDAWAR – Sejumlah murid kelas 1, 2, dan 3 SD…

Senin, 18 November 2019 10:43

Ini Dia, Catatan Pendidik setelah Sambangi Delta Mahakam

Tak sekadar mendorong budaya literasi di kalangan pelajar, menulis buku…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*