MANAGED BY:
SABTU
16 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 15 Oktober 2019 12:17
Belum Terima Santunan dari Perusahaan
MASIH DIPROSES: Bus yang terlibat kecelakaan diamankan di Mapolres Kubar. RUDY/KP

PROKAL.CO, SENDAWAR – Hingga kini santunan untuk keluarga korban kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dengan bus perusahaan, belum terealisasi. Sopir berinisial AI belum bisa dimintai keterangan. Sebab, kasus masih tahap penyidikan kepolisian.

"Saat ini dia (AI) belum bisa dimintai keterangan, karena masih proses penyidikan. Nanti ada keterangan pers terkait kasus lakalantas yang menimpa warga Sri Mulyo itu (Sukartini)," ujar Kasat Lantas Polres Kubar AKP Edho Damara Yudha, kemarin.

Sukartini (56), warga RT 6, Kampung Sri Mulyo, Kecamatan Sekolaq Darat, menjadi korban lakalantas dengan bus salah satu perusahaan tambang, Rabu (9/10) sekira pukul 05.50 Wita. Korban mengendarai motor lalu diseruduk di jalan poros Melak-Sekolaq Darat, dekat pertigaan Puskesmas Sekolaq Darat.

Istri Suparjo yang meninggalkan empat anak itu hendak pergi kerja di Kampung Sumber Sari, Kecamatan Barong Tongkok. Keempat anak itu yakni Nanang Fauzan (34), Wawan Setiawan (29), Tia Nur Setiana (24), dan Nur Kolis (14).

Anggota DPRD Kubar Suharno meminta perusahaan memberikan hak korban kepada keluarga ditinggalkan. "Saya kira yang bersangkutan segera menyelesaikan persoalan yang telah dijanjikan kepada keluarga korban," cetus Bang Rhoma, sapaan akrab Suharno. 

Pelaksana Administrasi Samsat Melak menyampaikan, keluarga korban menjadi ahli waris sudah menerima santunan kecelakaan oleh Jasa Raharja. Santunan diberikan pada Rabu (9/10) pukul 17.00 Wita, melalui transfer ke rekening korban sebesar Rp 50 juta.

"Redaksional semua proses santunan maksimal satu hari setelah berkas lengkap," terang dia.

Dia mengatakan, penyerahan santunan kepada ahli waris sesuai Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Lalu Lintas Jalan dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1965. Serta Peraturan Kementerian Keuangan Nomor 15 Tahun 2017 tentang korban meninggal dan luka-luka, adalah janda atau duda serta orang tua dan anak kandung korban. (rud/dwi/k16)

 


BACA JUGA

Kamis, 14 November 2019 13:00

PASTI DAH..!! Perceraian Didominasi Faktor Perselingkuhan

SENDAWAR - Kasus perselingkuhan membuat banyak rumah tangga berantakan. Faktor…

Kamis, 14 November 2019 12:52

PBI Kutim Belum Maksimal, Baru 79 Persen untuk Kejar Program UHC

SANGATTA–Kutim masih optimistis mengejar program universal health coverage (UHC), yang…

Kamis, 14 November 2019 12:51

Diikuti Jutaan Calon Peserta, Website SSCN Belum Normal, Dianggap Lumrah

Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) secara online sudah dibuka…

Rabu, 13 November 2019 12:37

Masyarakat Dua Desa Minta HGU PTPN XIII Dicabut

TANA PASER - Masyarakat dari dua desa di Kecamatan Kuaro,…

Selasa, 12 November 2019 13:42

"Dicueki" Bisa Terancam Sanksi, Tak Umumkan RUP, Bakal Kesulitan Anggaran

Kutim diwajibkan menjelaskan ke publik terkait rencana umum pengadaan (RUP) secara…

Selasa, 12 November 2019 13:41

Faktor Alam Mengkhawatirkan, Riskan Merusak Jaringan Listrik

TANJUNG REDEB–Meminimalkan terjadinya gangguan listrik karena faktor alam, PT PLN…

Selasa, 12 November 2019 13:40

Kekuatan Kodim Pas-pasan

SANGATTA–Kodim 0909/Sangatta kekurangan personel. Untuk diketahui, hingga saat ini, baru…

Selasa, 12 November 2019 13:39

Pebalap Liar di Bawah Umur Tumbuh Subur, Tilang dan Pembinaan Tak Mempan

Aksi kebut-kebutan di jalan, seolah jadi “penyakit masyarakat” yang sulit…

Selasa, 12 November 2019 13:38

8,34 Persen Wilayah Kukar Lubang Tambang

DRD mengadakan diskusi di kantor Bappeda Kukar kemarin (11/11). Bupati…

Selasa, 12 November 2019 13:37

RSUD Fokus Pertahankan Akreditasi Paripurna

TENGGARONG – Menjelang survei akreditasi rumah sakit tahun 2019, RSUD…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*