MANAGED BY:
SELASA
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 15 Oktober 2019 11:16
Masa Jabatan Dipangkas, Pemenang Pilkada Jangan Berharap Balik Modal

Calon Kepala Daerah Realistis

Perhelatan Pilgub Kaltim 2018 lalu.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN–Kebijakan memangkas masa jabatan kepala daerah terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatangkan berbagai implikasi. Dari penganggaran hingga proses politik dalam menyongsong Pemilu 2024.

Pengamat politik dari Universitas Mulawarman (Unmul) Sonny Sudiar menyebut, dalam berbagai kemungkinan, mereka yang berlaga di Pilkada 2020 tetap akan menyambut kontestasi demokrasi dengan antusias. “Ini panggung untuk menunjukkan kemampuan mereka,” ucap Sonny.

Menurutnya, efek pemangkasan masa jabatan bakal berlaku sebagai strategi jika bakal calon kepala daerah akhirnya keluar sebagai pemenang. Dari penyesuaian masa penyusunan program kerja, hitung-hitungan soal pengembalian modal selama menjalani masa kampanye, hingga kapan waktunya muncul sebagai calon kepala daerah petahana untuk periode kedua mereka.

“Tahun pertama kepala daerah akan menghitung pengembalian modal. Masuk ke tahun kedua baru menjalankan program. Dan di tahun ketiga mereka akan masuk ke masa kampanye untuk pemilu selanjutnya,” ujarnya. Secara umum, ini akan berlaku di dua kota besar di Kaltim. Yakni Balikpapan dan Samarinda. Di mana pada Pilkada 2020 nanti calon kepala daerah cenderung bukan kepala daerah petahana yang sudah menjalani masa dua periode kepemimpinan.

Pun, jika wakil wali kota Balikpapan misalnya maju menjadi calon wali kota. “Implikasinya yang bakal dirasakan ada di masyarakat. Mereka akan cenderung kaget dengan cepatnya pelaksanaan pemilu serentak,” ujarnya. Sonny mencatat, sebenarnya yang patut menjadi perhatian adalah lembaga penyelenggara pemilu. Terutama untuk para petugas pemilu di lapangan. Yang rentan terhadap stres hingga kematian. Seperti yang terjadi pada Pemilu 2019.

“Ini yang wajib diantisipasi potensi kematian petugas pemilu di lapangan,” tegasnya. Sebagaimana diketahui, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, kepala daerah hasil pilkada serentak 2020 hanya akan menduduki jabatan maksimal 4 tahun. Hal tersebut seiring dengan perubahan kebijakan pilkada yang akan dilakukan serentak pada 2024, bersamaan dengan pemilihan presiden dan juga pemilihan umum legislatif.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 21 September 2020 09:52
Pilih Realistis Bukan Pragmatis

Fenomena Calon Tunggal: Antara Aksi Borong Partai hingga Kandidat Punya Kualitas

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Balikpapan dan Kutai…

Senin, 21 September 2020 09:51

Mahar Politik Bikin Pengaderan Parpol Tak Berjalan

DUA dari sembilan daerah di Kaltim hanya memiliki calon tunggal…

Senin, 21 September 2020 09:49

Mobil Terbang dari Turki

MOBIL terbang menjadi teknologi masa depan yang banyak dikembangkan beberapa…

Minggu, 20 September 2020 12:29
Korban Prostitusi Online Diperkosa Penjaga

Terbuai Janji Nikah, Rela Berikan Servis Gratis

NAJIB/KP   Bak pagar makan tanaman, penjaga menggasak korban yang…

Minggu, 20 September 2020 12:26

Hampir 4 Tahun Off, Nah....Akhir Tahun, Rumah Sakit Islam Beroperasi

SAMARINDA–Hampir empat tahun sudah bangunan Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda…

Minggu, 20 September 2020 09:45

Langgar Protokol Kesehatan saat Mendaftar, Tiga Calon Kepala Daerah Ditegur Mendagri

BALIKPAPAN–Kontroversi kampanye di masa pandemi oleh peserta Pilkada Serentak 2020…

Sabtu, 19 September 2020 11:46

Pasien Covid-19 Dirawat di Hotel, Pemerintah Kumpulkan Hotel-Hotel Bintang 3 Sebagai Fasiltas Isolasi

JAKARTA—Pemerintah berencana akan menggunakan hotel-hotel kelas bintang 3 di seluruh…

Sabtu, 19 September 2020 11:35

Resesi Terburuk dalam Satu Dekade, Selandia Baru Optimistis Ekonomi Lekas Pulih

WELLINGTON– Selandia Baru sukses menekan angka penularan Covid-19. Hanya sedikit…

Sabtu, 19 September 2020 11:05

Picu Klaster Baru Covid-19, Tolak Kampanye Diselingi Konser, Kumpulan Massa Tak Lebih 100 Orang

SAMARINDA–Jalannya Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19 memunculkan kekhawatiran.…

Sabtu, 19 September 2020 11:00

Nestapa Nelayan Tradisional di Pesisir Kaltim, Ruang Tangkap Makin Kecil, Tersingkir Geliat Perusahaan

ABDUL Kadirkaget bukan kepalang. Ketika bangun dari tidurnya di atas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers