MANAGED BY:
RABU
20 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Selasa, 15 Oktober 2019 10:13
Ungkap Pelaku Penikaman, Polisi Olah TKP dan Periksa Saksi

Tiba di Makassar, Jenazah Korban Penikaman Dibawa ke Toraja Utara

Warga mengantar jenazah korban.

PROKAL.CO, WAMENA-Kapolres Jayawijaya AKBP. Tonny Ananda Swadaya mengatakan Polres Jayawijaya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penikaman yang menewaskan seorang warga bernama Deri Datu Padang di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (12/10) lalu.

Untuk mengungkap kasus ini, penyidik Satuan Reskrim Polres Jayawijaya menurut Tonny Ananda, sudah melakukan olah TKP di Wouma. Selain itu, juga telah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. “Kami juga masih mengumpul saksi-saksi untuk dimintai keterangannya,” ucap Tonny Ananda kepada Cenderawasih Pos, kemarin.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku menurut Tonny, menyerang dan menikam korban setelah itu melarikan diri. Hal ini mengakibatkan warga yang berada di sekitar TKP agak sulit mengenal pelaku. “Jadi otomatis hanya saksi-saksi saja yang bisa dikembangkan,” tuturnya.

“Kami juga minta kepada kepala-kepala suku jika mengetahui keberadaan pelaku untuk segera diserahkan. Sementara untuk motifnya belum diketahui karena dua pelakunya masih dalam pengejaran, nanti setelah tertangkap baru kita tahu motifnya,” sambungnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap saksi, menurut Tonny Ananda, saksi tidak mengenal para pelaku. Sehingga diduga para pelaku jarang terlihat di lokasi kejadian atau mereka ini diduga dari luar dan bukan tinggal di sekitar lokasi kejadian.

“Tetapi kita juga belum bisa memastikan, apakah mereka ini dari luar atau yang ada di Jayawijaya. Ini masih terus kami kembangkan,” ujarnya.

Saat menjalankan aksinya, pelaku diduga dalam keadaan dipengaruhi minuman keras. Kapolres Tonny Ananda mengatakan, pihaknya sudah melakukan sweping terhadap penjualan Miras setiap hari, namun para penjual Miras ini cukup lihai menyembunyikan Miras hasil industri rumahan.

“Kita memang kesulitan juga dalam peredaran miras ini, namun tetap kita juga akan melakukan operasi. Sebenarnya kepolisian sudah berbuat semaksimal mungkin hanya saja peraturan daerahnya yang kurang menguatkan. Karena pelaku berpikir hanya denda dan akan terus berbuat lagi,” tandasnya.

Selama ini, khusus untuk masalah Miras, kepolisian hanya menangkap kemudian dilimpahkan kepada kejaksaan dan dilanjutkan ke pengadilan dan yang memutuskan hukumannya di pengadilan. Setelah itu, kepolisian tidak punya kewenangan lagi.

“Masalah ini akan saya bicarakan dengan pemda dalam hal ini Bupati Jayawijaya untuk lebih mempertegas perda pelarangan Miras,” tegasnya.

Sementara itu, dari pantauan Cenderawasih Pos, Senin (14/10), jenazah korban penikaman Deri Datu Padang diterbangkan ke kampung halamannya di Toraja untuk dimakamkan.

Dari Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, jenazah diterbangkan menggunama pesawat cargo Trigana Air menuju Bandara Sentani, Jayapura. Dari Bandara Sentani, jenazah kemudian diterbangkan ke Makassar dan selanjutnya dibawa ke kampung halamannya untuk dimakamkan.

Sebelum diterbangkan ke Sentani, jenazah yang disemayamkan di gedung Tongkonan, Wamena, diarak warga menuju apron cargo Bandara Wamena.

Jenazah diarak ribuan warga dari Jalan Irian Atas hingga ke apron cargo. Suasana duka menyelimuti pemberangkatan jenazah. Sejumlah warga sempat meluapkan emosi dengan memecahkan kaca dua mobil yang diparkir di depan apron cargo. Meskipun demikian situasi dapat dikendalikan dengan baik dan warga akhirnya membubarkan diri dengan aman.

Sementara itu, pesawat Trigana Air Cargo PK-YSN yang membawa jenazah juga telah tiba dengans elamat di Bandara Sentani, kemarin siang.

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon menyebutkan jenazah langsung dibawa dan disemayamkan sementara di kantor Bandara Sentani sambil menunggu pesawat yang akan menerbangkan jenazah ke Makassar.

“Jenazah sudah diterbangkan menggunakan pesawat Batik Air menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin,” tambahnya. (jo/bet/bat)


BACA JUGA

Selasa, 19 November 2019 11:02

Gerah di Jogja Imbas Badai, Bukan Merapi

JOGJA- Kepala Stasiun Klimatologi (Staklim) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika…

Selasa, 19 November 2019 10:43

Kecewa Kalah Pemilihan Kepala Dusun, Pria Ini Bakar Puluhan KIS Warga Miskin

SINGARAJA - Ada-ada saja ulah Ketut Suarta, warga Desa Anturan,…

Selasa, 19 November 2019 10:29

Buku Pelajaran Agama yang Baru Mulai Diajarkan Tahun Depan, Bedanya Apa Sih?

JAKARTA– Perubahan terhadap 155 buku ajar mata pelajaran Pendidikan Agama…

Senin, 18 November 2019 11:34

Gunung Merapi Erupsi Masih Akan Terus Erupsi

JAKARTA– Setelah erupsi pada 9 November lalu, Gunung Merapi di…

Senin, 18 November 2019 11:12

PKS Target Menang 60 Persen Pilkada 2020

JAKARTA– Rapat koordinasi nasional (Rakornas) PKS memunculkan sejumlah rekomendasi penting.…

Senin, 18 November 2019 11:10

Dominan Gas dan Abu Vulkanik, Penerbangan Normal

JOGJA -  Gunung Merapi kembali mengalami aktivitas vulkanik, Minggu (17/11).…

Senin, 18 November 2019 10:52

Panasnya Pilkades di Jawa, Persaingan Suami Versus Istri di 18 Desa

KUDUS- Gelaran pesta politik arus bawah atau pemilihan kepala desa…

Senin, 18 November 2019 00:08

Mendes PDTT : LDN Bisa Ciptakan Pemain Berbakat Dari Desa

JOMBANG  - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes…

Minggu, 17 November 2019 20:30

Indonesia Kutuk Serangan Israel ke Palestina

JAKARTA – Indonesia mengutuk serangan udara Israel ke Palestina yang terjadi…

Sabtu, 16 November 2019 11:55

Susah Solar Akibat Kuota Dikurangi

JAKARTA– Kosongnya stok solar bersubsidi di SPBU-SPBU telah menghambat aktivitas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*