MANAGED BY:
JUMAT
28 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Senin, 14 Oktober 2019 13:34
Tas dan Sepatu, Semakin Mahal, Semakin Sulit Merawat
MENYESUAIKAN: Ada berbagai macam jenis bahan tas dan sepatu. Perihal perawatan harus disesuaikan dengan jenis bahan. Misal, tas dengan bahan sintetis begitu sensitif tak dapat diperlakukan sama dengan tas kulit asli.

PROKAL.CO, Ada berapa pasang sepatu di rumah? Atau khusus kaum hawa, berapa banyak koleksi tas Anda? Apalagi jika barang tersebut bermerek, biasanya ada perawatan khusus. Nah, agar tetap awet, Anda harus paham cara merawat dan membersihkannya.

 

TAS salah satu aksesori wajib kaum hawa. Beberapa jenis bahan pembuatan tas tak jauh beda dengan sepatu. Namun, tas sebagian besar terbuat dari kulit. Baik autentik maupun sintetis.

Ada beberapa jenis bahan kulit. Saat diwawancara pada Rabu (9/10) Arbayanti selaku pemilik Umaiza Bag Spa menjelaskan, kulit terbagi menjadi 17 macam. “Di antara 17 jenis itu, setidaknya hanya tiga bahan yang umum pembuatan tas. Di antaranya, calfskin, suede, dan grain leather,” ujar perempuan yang akrab disapa Arr itu.

“Harus diketahui, kalau tas dengan harga mahal, bahkan dengan kualitas nomor wahid, tingkat kesulitan merawatnya lebih tinggi. Jadi jangan termakan harga, karena semakin mahal harganya, semakin sulit perawatannya,” jelasnya.

Memperlakukan bahan kulit sama seperti merawat kulit asli. Koleksi tas atau sepatu berbahan dasar kulit, harus dihindari dari sinar matahari langsung. Arr menuturkan, terlalu lama terkena paparan sinar matahari menyebabkan rentan terkelupas.

“Paparan langsung sinar matahari dalam waktu lama juga bisa merusak estetika warna. Akhirnya, kehilangan warna aslinya dan seiring berjalan waktu, bahan kulit berubah kusam,” tambahnya.

Selain itu, jika ingin bahan kulit selalu mulus, hindari meletakkannya di tempat yang mudah terkena air. Anda harus menjaganya dari air hujan, tumpahan air minum, bahkan keringat. Sebab, air memiliki kelembapan tinggi dan tumbuhnya jamur.

“Kalau koleksi tas secara tidak sengaja terkena air, segera bersihkan dengan kain lembut yang mudah menyerap air. Anda juga dapat menghilangkan jamur dengan cara menyikatnya secara perlahan, menggunakan sabun khusus pembersih kulit,” bebernya.

Hindari bahan kulit dari musuh terbesarnya, yakni plastik. Jangan simpan koleksi barang berbahan kulit dalam posisi bersentuhan plastik. Dapat menyerap warna sehingga membuatnya terlihat pudar.

“Bukan hanya itu, menempelnya plastik pada bahan kulit bisa menimbulkan noda yang terkesan seperti jamur lho! Meski kini banyak sekali jasa yang menawarkan re-coloring produk kulit, tentu butuh biaya besar,” imbaunya.

Tak ketinggalan, Arr menuturkan, ada satu hal yang wajib diketahui jika Anda ingin sepatu dan tas tak berjamur, apapun itu bahannya. Yakni tidak membuang silica gel yang kerap Anda dapatkan saat membeli barang baru.

“Jangan pernah membuang benda tersebut karena sesungguhnya silica gel itu sangat berfungsi menyerap kelembapan, mencegah tumbuhnya bakteri dan jamur,” ujarnya tegas.

Perihal cara penggunaan terbilang cukup mudah. Anda hanya perlu meletakkan kembali silica gel dalam tas usai digunakan. Dengan demikian, tas kesayangan Anda terjauh dari risiko berjamur. (*/nul*/rdm2/k16)

 

 

 


BACA JUGA

Minggu, 23 Februari 2020 10:47

Cegah Jantung Koroner, Hindari Makan Jeroan

BALIKPAPAN – Kabar wafatnya Ashraf Sinclair pada Selasa (18/2) cukup…

Minggu, 23 Februari 2020 10:05

Microsleep Sama dengan Bertaruh Nyawa

MENGEMUDIKAN kendaraan dengan jarak yang cukup jauh perlu tenaga ekstra.…

Selasa, 18 Februari 2020 10:42

Mengenal Post Sex Blues, Perasaan Sedih setelah Bercinta

UMUMNYA, tiap kali selesai berhubungan seks akan membawa kebahagiaan bagi…

Selasa, 18 Februari 2020 10:41

Carpal Tunnel Syndrome, Tak Bisa Diprediksi, Pergi Lalu Datang Lagi

Hampir setiap orang mungkin menganggap kesemutan sebagai hal wajar. Bahkan…

Selasa, 18 Februari 2020 10:40

Jangan Anggap Sepele, Kesemutan Berujung Operasi

SERUPA tapi tak sama. Sindrom guyon adalah akibat dari saraf…

Selasa, 18 Februari 2020 10:37

Dulu Benci Kini Jatuh Hati, Koleksi 300 Reptil

Memiliki gecko ratusan ekor cukup membuktikan kecintaan Hansen Gunawan terhadap…

Selasa, 18 Februari 2020 10:35

Teliti Memandikan Sugar Glider

TAK cukup jatuh hati pada gecko, Hansen Gunawan kembali jatuh…

Selasa, 18 Februari 2020 10:33

Sup Buntut Bakar Kaya Rempah

Sajian menu boleh saja sama. Makin banyak orang familiar dan…

Selasa, 18 Februari 2020 10:32

Nasi Goreng Komplit dan Si Merah Romantis

Salah satu menu favorit di Swiss-Belhotel Balikpapan adalah nasi goreng…

Rabu, 12 Februari 2020 11:24

Organic Parenting, Kecerdasan Emosi Meningkat

KONTEN jadi hal utama yang harus diperhatikan orangtua. Di samping…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers