MANAGED BY:
KAMIS
09 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Minggu, 13 Oktober 2019 22:13
Tugboat Antre Melintas di Bawah Jembatan
Dengan adanya dua jembatan, nakhoda kapal tugboat maupun kapal pandu harus akurat dan presisinya.

PROKAL.CO,

SAMARINDA - Jembatan kembar rupanya menjadi momok tugboat (kapal tunda) menarik tongkang bermuatan batu bara atau kayu log. Kekhawatiran itu dikatakan Kasi Angkutan Laut Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas II Samarinda, Priyatno.

Kekhawatiran itu muncul setelah beberapa kali insiden tertabraknya Jembatan Mahakam. “Dinas PU Kaltim kalau bisa jangan bangun-bangun jembatan lagi lah, seperti dibangunnya Jembatan Kembar tambah sempit, bukannya dikasih lebar,” ungkapnya.

Dia mengatakan, saat Jembatan Kembar dibangun, mengapa di dekat Jembatan Mahakam? “Meski bukan lahir di Kaltim, saya merasa prihatin. Di Taiwan yang canggih saja bisa ambruk juga jembatannya. Sebab, dengan adanya dua jembatan, nakhoda kapal tugboat maupun kapal pandu harus akurat dan presisinya tambah tinggi agar tak tertabrak pilar jembatan,” ucapnya.

Menurut informasi di Handil, Muara Jawa, akan dibangun jembatan lagi. Totalnya di sepanjang Sungai Mahakam ini ada enam jembatan. “Paling sulit lewat Jembatan Kembar ini karena tepat di tikungan (belokan), kapal pandu harus bisa memperkirakan debit ai. Kalau dangkal, lebik baik tunda dulu, kalau debit air pasang baru lewat,” tuturnya.

Terbangunnya jembatan dari sisi transportasi darat memang memperlancar arus lalu lintas. Namun, dari sisi perairan ini bikin macet alias membuat antrean panjang. “Ini seperti terhambatnya lalu lintas, kapal tongkang antre dulu, bergantian di assist kapal pandu,” terangnya.

Terpisah, Anggota DPRD Provinsi Baharuddin Demu berkata, pembangunan jembatan jangan dijadikan momok. Sebab,  yang lewat bukan hanya angkutan sungai.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers