MANAGED BY:
RABU
15 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 12 Oktober 2019 13:33
Sepatu Lokal Lebih Berkualitas, tapi Lebih Mahal
PRODUK LOKAL: Levina Puspa memilih sepatu buatan dalam negeri di sentra Industri Sandal dan Sepatu, Wedoro, Sidoarjo, kemarin.

PROKAL.CO,

SURABAYA– Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas produk dalam negeri. Tujuan utamanya, tentu melawan impor. Apalagi belakangan makin marak sepatu branded imitasi alias KW di pasar Indonesia. Sepatu-sepatu itu didatangkan dari Vietnam dan Tiongkok.

Kepala BPIPI Heru Budi Susanto mengatakan bahwa banyak sepatu KW yang dipasarkan secara konvensional maupun dalam jaringan (daring). ”Bisnis sepatu imitasi memang sangat meresahkan karena harganya lebih murah. Kualitas produk dan bahan juga sangat jauh dari aslinya,” ujarnya kemarin (11/10).

Menurut Heru, membanjirnya sepatu KW di tanah air itu merupakan dampak keterbukaan pasar ASEAN dan Tiongkok. Juga, adanya kebutuhan sepatu dalam jumlah besar di pasar domestik. ”Meskipun keterbukaan pasar mendorong brand lokal untuk berani bersaing menggunakan merek sendiri, kebijakan impor tetap harus diperketat untuk melindungi produk lokal,” urainya.

Heru menambahkan bahwa budaya hype dan sneakerhead di kalangan milenial semakin kental. Akibatnya, pasar dalam negeri membutuhkan banyak stok sepatu kekinian dengan harga yang reasonable. Demand yang tinggi itu seharusnya bisa dimanfaatkan produsen lokal.

Ironisnya, justru kalangan milenial pula yang menjadi importer sepatu brand global, termasuk yang KW. Heru menjelaskan bahwa sebagian besar produsen domestik yang menjual sepatu impor KW adalah pelaku UKM. Jika sepatu impor KW sudah beredar di pasaran, BPIPI tidak memiliki wewenang untuk menindak. Itu menjadi wewenang Kementerian Perdagangan. ”Dan biasanya pemalsuan merek ditindaklanjuti pemilik brand itu sendiri,” ucapnya.

BPIPI hanya bisa membagikan strategi penjualan sepatu lokal kepada para produsen supaya tidak kalah dengan alas kaki impor. Misalnya, BPIPI berkolaborasi dengan merek lokal untuk bersama-sama membangun image bahwa kualitas produk dalam negeri pun tinggi.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers