MANAGED BY:
SELASA
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 12 Oktober 2019 11:43
Jual Kosmetik Ilegal lewat Media Sosial, Untung Rp 13 Juta Setiap Bulan
BELUM ADA IZIN: SA (balik badan) setelah diringkus Satreskrim Polres Berau lantaran menjual kosmetik yang tidak mengantongi izin BPOM. DAYAT/BP

PROKAL.CO, Sebisa mungkin menutupi bisnis terselubung, SA tetap tak bisa berbuat banyak kala aparat berpakaian sipil mendatangi kediamannya, di Jalan Jenderal Sudirman, Gang Menara Indah, Tanjung Redeb. Polisi menyita barang bukti berupa kosmetik tanpa izin alias ilegal.  

 

TANJUNG REDEB-Perempuan 25 tahun itu dibekuk Kamis (10/9), sekitar pukul 12.30 Wita dengan barang bukti yang tak sedikit.

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kasat Reskrim AKP Rengga Puspo Saputro menuturkan, pengungkapan tersebut berkat laporan masyarakat yang resah dengan produk yang dijual pelaku. "Kami langsung menindaklanjuti," ujarnya di hadapan awak media.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti cukup banyak, yakni 16 merek zamzam, ada pula 60 paket NR Glow serta 14 whitening glow. Barang bukti diakui pelaku dari Makassar. "Di dalam produk terdapat kandungan merkuri yang berbahaya bagi kulit. Kami cek izinnya juga ternyata tidak ada, enggak terdaftar di Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM)," jelasnya. Pelaku membeli produk tersebut dengan harga Rp 85 ribu. Kemudian dijual kembali Rp 135 ribu, sampai ke tangan konsumen bisa mencapai Rp 150 ribu. Dari pengakuan SA, bisa mengambil keuntungan hingga Rp 13 juta per bulan.

"Dia gunakan media sosial (medsos), seperti Facebook dan Instagram untuk memasarkan produknya tersebut," jelas perwira balok tiga itu.

Rengga menjelaskan, pelaku melakukan usaha di rumah. “Pelanggan mendatangi dirinya, kemudian terjadi transaksi,” ungkapnya. Selain itu, pihaknya mengamankan 15 buku catatan pelanggan.  Dalam sehari, pelaku bisa menjual hingga lima produk.

"Bisnis kosmetik sudah sejak Januari lalu. Dia juga mengaku tak tahu kalau produknya tidak terdaftar di BPOM," jelasnya.

Pelaku diancam Pasal 197 Juncto Pasal 106 Ayat 1, Undang-Undang Nomor 36/2009 tentang Kesehatan dengan penjara paling lama 10 tahun, serta denda Rp 1,5 miliar. "Kami masih mengembangkan pelaku," tutupnya.  (*/hmd/dra2/k16)

 


BACA JUGA

Senin, 20 Januari 2020 14:09

17 Tahun Jalan Tak Kunjung Diperbaiki

TANA PASER- Sejumlah warga protes mempertanyakan badan Jalan KH Agus…

Senin, 20 Januari 2020 13:23

Antisipasi Bencana Banjir di PPU, Normalisasi Bergulir di Tiga Sungai

Banyak cara mencegah banjir. Salah satunya menormalisasi sungai. Baik melakukan…

Senin, 20 Januari 2020 13:18

Pengajuan CPNS 2020 Didominasi Guru

PENAJAM - Kabupaten Penajam Pasar Utara (PPU) jadi satu-satunya daerah…

Senin, 20 Januari 2020 10:44

Jembatan Ambruk, Perekonomian Warga Terancam

TANA PASER - Infrastruktur di pedesaan memang masih butuh perhatian…

Minggu, 19 Januari 2020 12:19

Masalah Jalan Urung Terselesaikan, Warga Butuh Bukti

Pemkab Kubar merespons keluhan warga Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara…

Minggu, 19 Januari 2020 12:17

Olahan Delima Bikin Paser Berjaya

TANA PASER - Melimpahnya tanaman alam di Desa Batu Kajang…

Minggu, 19 Januari 2020 11:41

Jalur Pendekat Tenggarong Seberang Menuju Bandara APT Pranoto, Berharap Tuntas di Musrenbang

TENGGARONG-Lama tak terdengar kabarnya, jalur pendekat Tenggarong menuju Bandara Aji…

Minggu, 19 Januari 2020 11:39

2020, Paser Terima Bankeu Provinsi Senilai Rp 368 Miliar

TANA PASER - Legislator dari Karang Paci atau DPRD Kaltim,…

Sabtu, 18 Januari 2020 09:53

Perpisahan Sekolah, Siswa Diminta Rp 600 Ribu, Begini Kata Kadisdik

Jelang akhir masa sekolah, sejumlah orangtua waswas. Bukan takut anaknya…

Sabtu, 18 Januari 2020 09:52

Tes CPNS Sebentar Lagi, PLN dan Telkom Mesti Siap Juga Nih

ARTA KUSUMA YUNANDA/BP TANJUNG REDEB–Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers