MANAGED BY:
SABTU
16 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Jumat, 11 Oktober 2019 11:36
Warga Tak Menyangka HY Tega Menggagahi Buah Hatinya

Korban Dikenal Sering Keluar Rumah

BERDALIH: Sempat mengelak atas perbuatannya hingga tidak mengakui darah dagingnya sendiri. HY (baju oranye) kini dibekuk polisi lantaran terbukti mencabuli anaknya sejak usia 11 tahun. Dadang Yono S

PROKAL.CO, Melati, bukan nama sebenarnya, sering pergi meninggalkan rumah. Tak hanya sekali, berkali-kali dia meninggalkan rumah dan tidak pulang hingga beberapa hari. Bukan tanpa alasan, Melati pergi dari rumah untuk menghindari HY. Ayahnya, yang tega menyetubuhi darah dagingnya.

 

SAMARINDA–Tak ada yang berbeda dari HY. Dia seperti seorang ayah lainnya, sesekali mengajak jalan Melati, bukan nama sebenarnya, beberapa waktu terakhir. Warga yang melihat juga tidak pernah menaruh prasangka buruk kepada HY lantaran merupakan hal lumrah.

Di balik aksi HY yang dianggap sebagai salah satu perhatian kepada putrinya sendiri, perbuatan tidak senonoh menimpa Melati. Bukan hanya sekali, sejak Melati menginjak umur 11 tahun hingga kini 16 tahun, perlakuan buruk itu diterimanya.

Kasus pencabulan yang dilakukan HY terhadap anaknya membuat warga sekitar tidak habis pikir. Mereka juga mengecam tindakan tidak senonoh itu.

HY memang dikenal tak banyak bergaul. Di mata beberapa warga di dikenal angkuh. Cara bicara yang meninggi dan selalu menyanjung dirinya, membuat beberapa warga tidak enak hati untuk mengajaknya sekadar berbincang ringan.

Kaltim Post Kamis (10/10) sempat bertemu ketua rukun tetangga (RT) tempat HY bermukim. Dia mengaku HY memang jarang bercengkerama dengan warga lain. “Memang jarang ngobrol, kalau sama saya ya sering saja negur. Tapi kalau sama warga yang lain jarang,” ucapnya. Dia juga menerangkan HY sekeluarga telah bermukim di daerahnya sejak 2010.

Pria berperawakan tinggi itu juga menuturkan, HY memang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan tetap. Perihal pengakuannya yang sebagai pelaut dibantah olehnya. “Pelaut apanya, dia itu cuma sebentar kerja di laut, kalau Mas yang ini baru pelaut,” ucapnya sambil menunjuk rekannya.

Dia juga sebenarnya sering melihat Melati diajak jalan oleh ayahnya, tapi tidak ada rasa curiga lantaran merupakan hal lumrah. “Ya sering saja lihat Mas, tapi kan itu anaknya jadi nggak kepikiran kalau bisa begini jadinya, kan biasa aja anak sama ayahnya jalan,” tambahnya.

Persoalan HY yang tidak menganggap Melati sebagai anak kandungnya, dia menyikapi itu sebagai alasan belaka. “Selama ini dia mengakui itu anaknya kok, yang saya tahu di kartu keluarga dia (Melati) itu anaknya. Jangan cuma terjerat kasus ini dia berdalih seperti itu, sama saja itu menyalakan istrinya,” sahutnya dengan nada kesal.

Laporan Melati kerap pergi meninggalkan rumah hingga beberapa hari juga sering mendarat di telinganya. Perihal alasan perginya Melati saat itu, dia tak tahu pasti. “Saat itu memang nggak tahu Mas, tapi semenjak terbongkarnya kasus ini, mungkin itu caranya dia (Melati) untuk menghindar,” terangnya.

 

Keluarga Mengecam

Selain ketua RT, Kaltim Post sempat bertemu keluarga Melati. Pakde, sapaan akrab Melati untuk pria berperawakan gemuk itu. Kasus yang menimpa keponakannya itu memang sempat membuat dirinya naik pitam, dia juga tidak menyangka HY tega berbuat keji.

Dia mengaku keluh kesah yang selama ini didengarnya sebatas ekonomi, sedangkan masalah tindakan tidak senonoh HY, dia tak pernah mendengar. Pakde juga membenarkan perihal Melati yang kerap meninggalkan rumah memang sering terjadi. “Memang sering Mas, biasanya kabur ke tempat teman sekolahnya, dan dijemput oleh ibunya,” terang dia.

Pria berkacamata itu juga menerangkan, Melati seharusnya saat ini kelas 1 SMA tapi tak melanjutkan pendidikannya. Sebelum dia melapor tindakan tidak senonoh ayahnya pada Rabu (2/10), Melati memang tak pulang ke rumahnya. “Yang terakhir itu dia (Melati) nggak pulang ke rumah, bahkan nggak ada yang tahu kalau dia lapor polisi,” tambahnya.

Dia juga menjelaskan, untuk Melati telah diamankan pihak KPAI dan berada di panti sosial untuk menjalani rehabilitasi. “Saya mewakili keluarga mengharapkan pelaku (HY) dapat dihukum seberat-beratnya hingga ada efek jera,” pungkasnya. (*/dad/dns/k8)


BACA JUGA

Jumat, 15 November 2019 09:18

Satukan Presepsi Terkait Data LTT di Kaltim

SAMARINDA - Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Kaltim menggelar…

Kamis, 14 November 2019 16:34

Mau Kabur, Kedua Kaki Gembong Curanmor Dibikin Pincang

SAMARINDA - Kepolisian dari Polsek Samarinda Kota terpaksa menembak kedua…

Kamis, 14 November 2019 13:05

Jalan Utama Diportal, SMP 38 Bikin Jalan Baru

Polemik pembebasan lahan menerpa akses jalan menuju SMP 38, Jalan…

Kamis, 14 November 2019 13:05

Diintai Dua Pekan, Pengedar Lawas Akhirnya Ditangkap

SAMARINDA–Satuan Reserse Kriminal Polsek Sungai Kunjang berhasil membekuk Yusril, pelaku…

Kamis, 14 November 2019 13:03
Ngebut Kerjakan Jembatan Mahkota IV

Jembatan Mahakam IV Bakal Cantik Wal..!! Begini Rencananya Pencahayaannya...

SAMARINDA–Sejalan dengan sisa pembetonan bentang tengah Jembatan Mahakam IV. Saat…

Kamis, 14 November 2019 13:01

Kabel Rumah Sakit Islam Dicuri di Siang Bolong

SAMARINDA–Satreskrim Polsek Samarinda Kota membekuk Edy Ramlan alias Mellang, pelaku…

Kamis, 14 November 2019 12:58

Meski Hujan, si Jago Merah Tetap Mengamuk

SAMARINDA–Petugas pemadam kebakaran kali ini harus bekerja lebih keras. Kebakaran…

Kamis, 14 November 2019 12:57

Usulkan Rp 3 Miliar untuk PJU

SAMARINDA–Pelaporan penerangan jalan umum (PJU) sudah memanfaatkan peranti lunak yang…

Kamis, 14 November 2019 12:56

Soal Sisa Proyek Jembatan Kembar yang Dilelang Belakangan, Pengamat: Harusnya Satu Kesatuan

Adanya pelelangan ulang tampaknya membuat sisa pekerjaan Jembatan Mahakam IV…

Kamis, 14 November 2019 12:54

Berpacu Batas Penahanan Tersangka yang Habis 8 Desember Nanti

SAMARINDA–Dugaan korupsi pembangunan Pasar Baqa menyeret tiga tersangka yang resmi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*