MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Jumat, 11 Oktober 2019 11:34
Catatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2019 (1)
Tiap 40 Detik, Satu Orang Bunuh Diri
Jaya Mualimin

PROKAL.CO, Ketika merasa tidak dihargai. Hidup sudah tak ada arti. Stres berujung depresi. Jalan terakhir dan satu-satunya bukanlah bunuh diri.

 

RADEN RORO MIRA, Samarinda

 

PENCEGAHAN bunuh diri dan promosi kesehatan mental. Merupakan tema Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2019 yang jatuh pada 10 Oktober. Tema itu ditetapkan World Health Organization (WHO). Sebab, melihat prevelansi bunuh diri di dunia 800 ribu orang setiap tahunnya.

Itu artinya, setiap 40 detik, satu orang dilaporkan meninggal karena bunuh diri. Umumnya, usia remaja dan produktif. Di Samarinda, kasus bunuh diri memang tidak tampak. Namun, mereka yang berisiko melakukan hal tersebut meningkat dibanding 2018.

Diungkapkan Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Kaltim Wahyu Nhira Utami, sepanjang 2019, dia menangani 10 pasien berisiko bunuh diri. “Tahun lalu hanya sekitar 2–3 orang. Bahkan, ada remaja yang sengaja menebalkan garis nadi di tangannya. Saya tanya kenapa, katanya biar mudah ketika disilet,” kata psikolog RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda itu.

Peningkatan tersebut juga dituturkan psikolog Yulia Wahyu Ningrum. Pasien yang dia tangani sebagian besar usia sekolah menengah atas dengan kasus bullying. Anak merasa tidak berdaya. Ditambah orangtua jarang di rumah karena bekerja. Akhirnya, merasa tidak punya siapa-siapa.

“Mereka merasa sendiri. Orang terdekat yang seharusnya bisa menjadi teman cerita tak ada. Ujung-ujungnya self harm (menyakiti diri sendiri),” jelas pemilik Biro Psikolog Mata v Hati tersebut.

Dijelaskan Psikiater Jaya Mualimin, semakin tinggi peradaban, tinggi pula hasrat mengakhiri hidup dengan mudah. Bunuh diri terjadi pada kalangan siapa saja. Bahkan, mereka yang bergelimang harta pun sama berisikonya dengan yang tidak punya apa-apa.

Hal tersebut berkaitan dengan perasaan dan proses internalisasi individu. Ketika depresi, risiko bunuh diri semakin sempurna. Jaya menyebut depresi sebagai kondisi kehilangan objek yang sangat dicintai.

Ada empat macam bunuh diri atau suicide. “Ada altruistik, melambangkan kepahlawanan. Bunuh diri berkorban. Ada pula egoistik, anomik, dan fatalistik yang berhubungan dengan masalah kesehatan jiwa dan sosial,” jelas dokter spesialis kesehatan jiwa RSKD Atma Husada Mahakam tersebut, dalam seminar kesehatan mental bertema Dunia Belum Berakhir, Menyelesaikan Masalah Tanpa Harus Bunuh Diri, kemarin (10/10), di Aula Dispora Kaltim. (*/dns/k8)


BACA JUGA

Minggu, 17 November 2019 14:32

Proyek MYC Ditarget Rampung Akhir Desember

SAMARINDA–Tak hanya Jembatan Mahakam IV yang menjadi sorotan publik. Ada…

Minggu, 17 November 2019 14:27

Revisi RTRW Diusulkan di Prolegda 2020

SAMARINDA–Pembenahan kawasan kumuh di Sungai Karang Mumus (SKM) jadi atensi…

Minggu, 17 November 2019 14:26

Kelurahan Sungai Keledang Kebakaran Lagi, Belum Sepekan, 10 Bangunan Hangus

SAMARINDA–Kepulan asap masuk dari celah dinding kediaman Yuliani (38). Suaminya…

Minggu, 17 November 2019 14:04

Keluhkan Akses Jalan Alternatif SMP 38 yang Buruk

Tak kunjung selesai permasalahan pembebasan lahan di SMP 38. Bukan…

Sabtu, 16 November 2019 23:08

Ajang Kreativitas Seni dan Musik Teh Pucuk Harum, 140 Band Samarinda Ikut Seleksi

SAMARINDA-  Teh Pucuk Harum kembali menggelar ajang kreativitas seni dan…

Jumat, 15 November 2019 13:00

Progres Proyek Sisa 60 Persen, Komisi III Jadwalkan Peninjauan Pembangunan Infrastruktur

  SAMARINDA. Ketua Komisi III DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud menegaskan…

Jumat, 15 November 2019 09:18

Satukan Presepsi Terkait Data LTT di Kaltim

SAMARINDA - Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Kaltim menggelar…

Kamis, 14 November 2019 16:34

Mau Kabur, Kedua Kaki Gembong Curanmor Dibikin Pincang

SAMARINDA - Kepolisian dari Polsek Samarinda Kota terpaksa menembak kedua…

Kamis, 14 November 2019 13:05

Jalan Utama Diportal, SMP 38 Bikin Jalan Baru

Polemik pembebasan lahan menerpa akses jalan menuju SMP 38, Jalan…

Kamis, 14 November 2019 13:05

Diintai Dua Pekan, Pengedar Lawas Akhirnya Ditangkap

SAMARINDA–Satuan Reserse Kriminal Polsek Sungai Kunjang berhasil membekuk Yusril, pelaku…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*