MANAGED BY:
SABTU
18 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Jumat, 11 Oktober 2019 10:57
Ada Bayern Dibalik Kepindahan Gnabry
Serge Gnabry

PROKAL.CO, Performa winger tim nasional Jerman Serge Gnabry kembali menuai decak kagum. Selain membuat satu gol, maka pemain 24 tahun itu juga mengarsiteki gol kedua Die Mannschaft yang diciptakan Kai Havertz.

Atas performa moncer Gnabry ini, eks pelatih Arsenal Arsene Wenger sama sekali tak kaget. Pria 69 tahun tersebut sudah mencium bakat besar Gnabry bahkan ketika pemain kelahiran Stuttgart itu bermain di level akademi Arsenal.

"Serge (Gnabry) contoh seorang bocah dengan bakat yang luar biasa akan tetapi pada satu tahapan dia sosok yang pemalu. Namun kami tak pernah mengecilkan perannya di masa mendatang," kata Wenger dalam wawancara dengan beIN Sports kemarin (10/10).

Wenger merupakan sosok yang berpandangan 180 derajat berbeda dengan pelatih West Bromwich Albion Tony Pulis ketika Gnabry dipinjamkan musim panas 2015. Pulis bahkan menyebutkan Gnabry bukanlah pemain yang bisa berada di level Premier League.

"Ketika Serge kembali ke Arsenal musim panas 2016, kami tahu dia mengalami hal yang sangat buruk ketika dipinjamkan ke West Brom. Kepercayaan dirinya hancur dan kami di Arsenal berusaha membangunnya lagi," ucap Wenger. "Namun nyatanya Serge memilih pergi ke Werder Bremen," tambah pelatih yang 22 musim menjadi pelatih Arsenal itu.

Nah, keberadaan Gnabry yang hanya semusim di Bremen (2016-2017) lalu musim berikutnya pindah Bayern Muenchen (2017-sekarang) menimbulkan pertanyaan buat Wenger. Dengan pengalamannya lebih dari dua dekade di sepak bola, Wenger membaca ada yang tak beres ketika Gnabry meninggalkan Arsenal.

"Saya melihat kalau Bayern melakukan permainan di balik layar dengan Serge. Kita tahu kalau Bayern memiliki reputasi buruk dalam melakukan pembajakan kepada pemain-pemain yang diinginkannya," tutur pria yang menyumbangkan 17 trofi selama 22 tahun di Arsenal itu.

Wenger dan Arsenal pantas merasa gondok dengan performa Gnabry saat ini. Ketika dijual ke Bremen, harga Gnabry sangat murah. Yakni GBP 5 juta (Rp 86,44 miliar). Setahun kemudian, ketika dibeli Bayern banderolnya pun masih murah. Yakni GBP 8 juta (Rp 138, 31 miliar).

Dibandingkan saat ini, harga Gnabry melonjak tajam. Versi Transfermarkt, Gnabry memiliki market value GBP 60 juta (Rp 1, 03 triliun). Atau melonjak hampir delapan kali dari harga ketika dibeli Bayern. (dra)


BACA JUGA

Jumat, 17 Januari 2020 14:28

Fadil Kembali ke Persija

BALIKPAPAN - Salah satu pemain yang sebelumnya diproyeksikan bertahan, Fadil…

Jumat, 17 Januari 2020 14:28

Bungkam Soal Rumor Transfer

TENGGARONG – Pemain senior Mitra Kukar, Atep Rizal hingga kini…

Jumat, 17 Januari 2020 14:25

Bukti Kalau Belum Layak Pergi

MILAN– Malamnya para striker yang terusik. Ya, begitulah gambaran dari…

Jumat, 17 Januari 2020 14:24

Chicha dan Bayang-Bayang Ibra

COMEBACK Zlatan Ibrahimovic ke Eropa memunculkan tanda tanya, siapa striker…

Jumat, 17 Januari 2020 14:23

Perjudian Yang Fatal

MANCHESTER– Ketika Manchester United menang 4-0 atas Norwich City (11/1),…

Jumat, 17 Januari 2020 14:21

Kembalinya Sang Penyihir

"(Juan) Mata dikenal sebagai sang penyihir dalam tim kami. Melihat…

Jumat, 17 Januari 2020 14:03

Ulang Memori Wimbledon 2019

MELBOURNE - Tidak banyak bigmatch yang tersaji pada partai pembuka…

Jumat, 17 Januari 2020 14:02

Bisa Hadir Di Anfield

Transfer gelandang Sporting Lisbon Bruno Fernandes ke Manchester United akhirnya…

Jumat, 17 Januari 2020 12:03

Sainz Menuju Gelar Ketiga

HARADH- Pacuan tiga pereli masih tersaji hingga etape penutup Reli…

Jumat, 17 Januari 2020 12:02

Masuk Kandidat Presiden RFEF

IKER Casillas punya kans untuk balik ke Spanyol. Bukan sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers