MANAGED BY:
MINGGU
31 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Kamis, 10 Oktober 2019 13:24
Warga Tewas setelah Tabrakan dengan Bus Tambang
TEWAS DI TEMPAT: Korban yang tergeletak bersama sepeda motornya saat diseruduk bus karyawan perusahaan tambang di jalan poros Melak-Sekolaq Darat kemarin. RUDY/KP

PROKAL.CO, SENDAWAR - Suasana duka menyelimuti kediaman Sukartini (56), warga RT 06, Kampung Sri Mulyo, Kecamatan Sekolaq Darat, Kutai Barat (Kubar). Perempuan yang akrab disapa Tini itu tewas sebagai korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di jalan poros Sekolaq Darat-Melak.

Tepatnya, di dekat pertigaan ke puskesmas, Kampung Sekolaq Darat, Kecamatan Sekolaq Darat, Rabu (9/10) sekitar pukul 05.50 Wita. Setelah motor Honda Vario biru yang dikendarai korban bertabrakan dengan bus angkutan karyawan perusahaan tambang.

Korban pagi itu bermaksud turun kerja ke toko sayur Bagas, RT 3 Kampung Sumber Sari, Kecamatan Barong Tongkok. Di sini korban mendapat upah Rp 2 juta per bulan. Jaraknya sekitar 15 kilometer dari kediamannya.

Biasanya, siang hingga sore, korban melanjutkan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga di rumah Rahel Sulistiawati, Kampung Sumber Sari, Kecamatan Barong Tongkok.

Istri Suparjo (59) tersebut meninggalkan empat anak. Yakni, Nanang Fauzan (34), Wawan Setiawan (29), Tia Nur Setiana (24), dan Nur Kolis (14). Kepada media ini, Nanang Fauzan meminta pihak pelaku menepati janji untuk memberikan santunan.

Atas kejadian ini, dia mengungkapkan, tidak ada firasat sebelum  ditinggal ibunda tercintanya. "Saya harap pihak bersangkutan (pelaku) dapat memenuhi janji. Sebab, ibu dan bapak, masih punya tanggungan menyekolahkan adik bungsu saya (Nur Kolis)," sebut Nanang, tanpa memerincikan besaran tanggungan dimaksud.

Suparjo, pekerja jual beli kendaraan bekas menceritakan, sebelum berangkat kerja, istrinya sempat membuatkan hidangan untuk sarapan pagi dan mencuci pakaian. Meski tak sadar, dirinya pun mendapat pesan khusus dari sang istri sebelum meninggal.

"Pak, nanti kalau ibu (korban) dapat arisan Rp 1,2 juta, uangnya disimpan ya, dibelikan handphone untuk Kolis. Soalnya takut, ibu tidak sempat ambil uangnya nanti," kata Suparjo menirukan ucapan mendiang istrinya seusai prosesi pemakaman di Kampung Sri Mulyo.

Rahel Sulistiawati (39) majikan korban mengaku turut berduka. Tini baru 10 hari bekerja sebagai asisten rumah tangga. Korban sangat rajin dalam melakukan pekerjaan dan ramah.

"Beberapa hari ini tidak ada sikap aneh dari Bu Tini. Kalau gajinya, karena baru rencana, saya akan kasih Rp 1 juta Mas, karena baru 10 hari ikut kerja di rumah," tandas Rahel Sulistiawati.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Kubar Iptu Edo Damara Yudha saat dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan terhadap kasus lakalantas ini. Sebab, masih mengumpulkan beberapa bukti. (rud/kri/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers