MANAGED BY:
KAMIS
30 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 10 Oktober 2019 13:07
Yang Mau Pemekaran Daerah Ntar Dulu Ya….

Moratorium Pemekaran Daerah Baru Tetap Dilanjutkan

ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA – Ketua Institut Otonomi Daerah Djohermansyah Djohan meminta moratorium pemekaran daerah baru terus dilanjurkan di pemerintahan mendatang. Baginya keputusan Wapres Jusuf Kalla selaku Ketua Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) memoratorium pengesahan pemekaran sejak 2014 lalu sangat tepat.

Djohermansyah bersama penggagas Institut Otonomi Daerah lainnya menggelar pertemuan dengan Wapres JK di komplek Istana Wakil Presiden kemarin (9/10). Usai pertemuan dia mengatakan salah satu isu yang dibahas adalah tentang pemekaran daerah baru. ’’Beliau (Wapres JK, Red) di DPOD berhasil dalam lima tahun ini menahan pemekaran daerah baru,’’ jelasnya.

Mantan Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu menuturkan di era otonomi daerah saat ini, permintaan untuk pemekaran banyak sekali. Dia mengungkapkan Wapres JK selalu menjawab dengan tegas tidak ada pemekaran daerah baru.

Menurut Djohermansyah saat ini tidak kurang dari 300 usulan pemekaran daerah baru. Dimana 34 diantaranya adalah usulan pemekaran provinsi. Sisanya adalah usulan pemekaran kabupaten serta kota. Baginya usulan pemekaran itu sebagian besar didorong motivasi politik.

’’Motivasi ada jabatan bupati baru, DPRD baru. Motivasinya lebih ke politis,’’ tuturnya. Menurut dia usulan pemekaran daerah baru seharusnya didasari motivasi kebutuhan pelayanan publik.

Djohermansyah mengatakan di luar negeri umumnya yang melakukan pemekaran itu adalah kota-kota yang sudah padat. Sebaliknya di Indonesia yang mekar kebanyakan adalah kabupaten. Dia mencontohkan kota seperti Surabaya dengan jumlah penduduk yang begitu padat, layak untuk memekarkan diri. Tujuannya supaya pelayanan publik bisa maksimal.

’’Bukan kabupaten. Sudah penduduknya 400 ribu, dibelah lagi menjadi dua,’’ tuturnya. Dia menegaskan pemerintah baru nanti supaya tetap menerapkan moratorium pemekaran daerah baru. Apalagi dengan kondisi keuangan negara saat ini.

Sejak reformasi pada 1999 lalu, sampai moratorium diterapkan apda 2014, tercatat ada 233 daerah baru hasil pemekaran. Djohermansyah mengatakan dari sejumlah kajian, 80 persen daerah hasil pemekaran daerah baru itu tidak berhasil. (wan)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 29 Januari 2020 13:33

Orang Tua yang Khawatir Anaknya Berada di Tiongkok, Sehari Bisa Video Call sampai Sepuluh Kali

Para orang tua ini diliputi kecemasan. Anak-anak mereka sedang belajar…

Rabu, 29 Januari 2020 13:29
Backpacker-an ke Hong Kong setelah Demonstrasi (6-Habis)

Toko Kehabisan Stok, Kewalahan Cari Masker

Tahun baru Imlek kali ini cukup berbeda. Dua awak media…

Rabu, 29 Januari 2020 13:24

Maksimalkan DBH CPO dan Sarang Walet

SAMARINDA–Sekitar 13 persen ekspor batu bara nasional berasal dari Kaltim.…

Rabu, 29 Januari 2020 13:02

Evakuasi WNI dari Wuhan Masih Menunggu, Pemerintah Kirim Masker dan Logistik

JAKARTA – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan bahwa bantuan…

Rabu, 29 Januari 2020 12:18

Tiga Petinggi Sunda Empire Ditetapkan Jadi Tersangka

JAKARTA — Fenoma Sunda Empire bakal berakhir. Polri memastikan telah…

Selasa, 28 Januari 2020 14:56

Mahasiswa Penajam Sempat Terjebak di Wuhan

TERUS BERJUANG: Aaliyah (kanan) bersama sang ayah, Ghozali, sebelum berangkat…

Selasa, 28 Januari 2020 14:43

Soal Penciutan Status Lahan WKP Migas, Pemprov Akan Negosiasi dengan Pusat

Wacana penciutan WKP milik Pertamina kembali mengemuka. Setelah upaya Pemkab…

Selasa, 28 Januari 2020 13:58

Peristiwa Merah Putih Sangasanga, Diusulkan Jadi Peringatan Nasional

TENGGARONG–Ingatan Paiman masih jelas. Pada 73 tahun lalu, pasukan kolonial…

Selasa, 28 Januari 2020 13:47
Backpacker-an ke Hong Kong setelah Demonstrasi (5)

Bisa Tenang di Tengah Padatnya Bangunan Bertingkat

Jangan harap banyak melihat rumah tunggal di Hong Kong. Negara…

Selasa, 28 Januari 2020 13:42

81 Orang Meninggal, 43 Ribu Diperkirakan Tertular

KETAKUTAN pada penularan virus 2019-novel Coronavirus (2019-nCov) melanda berbagai negara.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers