MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 10 Oktober 2019 13:02
Barisan Ibu-Ibu Hebat Peraih Medali Emas di Kejuaraan Dunia Atletik 2019

Dituntut Seimbang Antara Keluarga dan Latihan

Shelly-Ann Fraser-Pryce, Allyson Felix dan Nia Ali.

PROKAL.CO, MENJADI atlet sekaligus seorang ibu merupakan tugas superberat yang dijalani empat atlet yang berkibar di Kejuaraan Dunia 2019. Mereka yakni, Nia Ali (30 tahun), Allyson Felix (33 tahun), Shelly-Ann Fraser-Pryce (32 tahun), dan Liu Hong (32 tahun). Mereka mampu membuktikan, sebagai seorang ibu mereka tetap bisa bersaing dengan atlet yang lebih muda sekalipun.

 

===

KETIKA ibu-ibu mulai mengguncang dunia tak ada satupun yang bisa menghentikan mereka. Salah satu contohnya saat ibu-ibu muda menggebrak panggung Kejuaraan Dunia Atletik 2019 yang berlangsung Doha Qatar 27 September sampai 6 Oktober 2019.

Nia Sifaatihii Ali menjadi contoh paling nyata. Ibu dua orang anak tersebut memberikan perlawanan di ajang selevel Kejuaraan Dunia. Hebatnya lagi, dia meraih emas nomor 100 meter lari gawang, setahun setelah dia melahirkan putri keduanya, Yuri.

Dia mengambil pose membelakangi lintasan atletik di Stadion Khalifa Internasional. Lalu membentangkan bendera Amerika Serikat sembari menggendong Yuri. Di sebelah kirinya Titus mengikuti aksi sang ibunda menebar senyuman di depan kamera.

Ajang Kejuaraan Dunia merupakan kesempatan kedua buat Ali. Dia membuktikan dirinya masih layak bersaing. Pada 2016, Ali berhasil mendulang medali perak Olimpiade Rio 2019, sekitar setahun pasca melahirkan Titus. Perjuangan recovery pasca kehamilan dan melahirkan menjadi momentum krusial bagi para ibu-ibu kembali ke lintasan atletik. Pengalaman sebelumnya menjadi modal penting Nia Ali saat menjalani pemulihan pasca kelahiran.

Hasilnya, dia finis tercepat di nomor 100 meter lari gawang dengan catatan waktu 12,34 detik. Torehan tersebut menjadi spesial buat Ali, karena menjadi personal best sepanjang karirnya. "Hanya karena kamu seorang ibu, bukan berarti kamu tidak bisa tampil di sana dan melanjutkan karir sebagai atlet yang hebat, papan atas dan level dunia," papar atlet kelahiran Norristown, Pennsylvania, Amerika Serikat sebagaimana dikutip NBC Sports.

Kisah tak kalah heroik datang dari rekan senegara Ali, Allyson Felix. Salah satu sprinter terhebat yang pernah dimiliki Amerika Serikat itu baru berlatih intensif pada Juli 2019 lalu. Sebelumnya Felix melahirkan putrinya yang bernama Camryn lewat operasi caesar saat usia kehamilannya 32 minggu, pada 28 November 2018 silam.

"Banyak kerja keras, juga kesulitan, dalam setahun ketika kesehatan saya dan putri saya dalam bahaya," kata Felix dikutip situs resmi IAAF. Dia paham betul tidak berjuang sendirian. Dukungan banyak pihak turut hadir demi menguatkan sosok peraih 13 medali emas sepanjang keikutsertaannya di pentas Kejuaraan Dunia sejak 2005 hingga 2019.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi rekor koleksi emas terbanyak di dunia saat ini. Mengalahkan raihan 11 emas milik Usain Bolt, sprinter legendaris Jamaika yang sudah pensiun. Di edisi 2019,  Felix memang tidak turun di nomor spesialisasinya 200 meter dan 400 meter perorangan.

Tetapi, dia tetap tampil maksimal dalam membantu tim estafet Amerika Serikat meraih medali emas di nomor estafet campuran dan 4x400 meter estafet putri. Dia mendapat banyak masukan dari Shelly-Ann Fraser-Pryce (SAFP), sprinter yang juga seorang ibu lainnya dari Jamaika. "Saya merinding melihat Shelly-Ann. Kami banyak diskusi tahun ini, juga saling menguatkan, Dia memberikan dukungan yang luar biasa," katanya.

SAFP juga membawa pulang dua medali emas dari Doha. Dia menjadi wanita tercepat di jagad raya setelah mencatatkan waktu 10,71 detik di nomor lari 100 meter, mengalahkan pelari muda Inggris Dina Asher-Smith (10,83 detik). "Berdiri di sini, setelah melakukan semua ini pada usia 32 tahun dan menggendong bayi di sana, adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan," ucap Shelly-Ann.

Selain mereka, ada seorang atlet lainnya yang berstatus sebagai seorang ibu. Dia adalah atlet jalan cepat Tiongkok, Liu Hong. Atlet 32 tahun itu menjadi kampiun di nomor 20 kilometer jalan cepat Kejuaraan Dunia 2019. Catatan waktunya  1jam, 32,53 detik mengalahkan dua rekan senegaranya, Qienyang Shenjie (1 jam, 33,10 detik) dan Yang Liujing (1 jam 33,17 detik).

Dia melahirkan pada 20 November 2017 silam. Kala itu, berat badannya naik di kisaran 70 kilogram. Hong terbentur tradisi Tiongkok, yakni ketika seorang wanita hamil dan melahiran, dia butuh istirahat yang cukup lama. Setelah enam bulan berikutnya dia kembali berlatih tetapi kondisinya belum kembali 100 persen.

Baru pada September 2018 silam dia secara intensif berlatih untuk menyongsong Kejuaraan Dunia 2019 dan Olimpiade 2020. Dia paham statusnya tidak hanya seorang atlet, tetapi juga menjadi ibu bagi Xixi, anaknya. "Jadi saya harus mencurahkan banyak waktu untuk membuat keseimbangan antara latihan dan kehidupan keluarga," sebutnya. (nap) 


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 13:39

Tahun Depan UMP Naik, Hotel Belum Berani Naikkan Tarif

Meski upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK)…

Senin, 21 Oktober 2019 13:38

Courtesy Call dengan Presiden dengan Negara Sahabat, Tawarkan Kereta Hingga BUMN

JAKARTA - Momen courtesy call yang dilaksanakan Presiden Joko Widodo…

Senin, 21 Oktober 2019 11:10

Ketika Anak Kembar SMP Ikut Desain Ibu Kota Republik

Dua anak kembar asal Kota Solok berhasil membuat desain ibukota…

Senin, 21 Oktober 2019 11:09
Penghuni Rumah Dinas Wakil Presiden Berganti

Mufidah Kalla Bagikan Merpati Peliharaan, Ma'ruf Boyongan Bawa Sarung

Jusuf Kalla (JK) dan Kiai Ma’ruf Amin (KMA) menjalani kehidupan…

Senin, 21 Oktober 2019 11:01

Portofolio Calon Menteri Beredar, Ada Said Aqil, Edhy Prabowo hingga Viktor Laiskodat

JAKARTA– Presiden Joko Widodo ingin langsung tancap gas bekerja usai…

Senin, 21 Oktober 2019 10:41

CATAT JANJI JOKOWI, Akan Revisi Puluhan Undang-Undang Yang Hambat Investasi

JAKARTA– Joko Widodo berkomitmen akan bekerja dengan cepat dan memberikan…

Senin, 21 Oktober 2019 10:10

Akhir Tahun Konstruksi Menggeliat

SAMARINDA – Memasuki akhir 2019, kinerja lapangan usaha konstruksi diperkirakan…

Minggu, 20 Oktober 2019 22:10

Bincang dengan BPJS Kesehatan Wilayah Kaltimtengseltara

Alih-alih meraih break even point, BPJS Kesehatan mengaku terus mengalami…

Minggu, 20 Oktober 2019 22:09

KPK Mulai “Lumpuh”

JAKARTA – Berlakunya UU Nomor 19/2019 tentang KPK mulai melumpuhkan…

Minggu, 20 Oktober 2019 22:08

Susunan Kabinet Belum Klir

SEMENTARA itu, penyusunan kabinet diprediksi belum akan rampung dalam waktu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*