MANAGED BY:
KAMIS
30 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Kamis, 10 Oktober 2019 12:56
Empat Liga Elite Terancam Hilang Kuota
Liga Italia termasuk salah satu liga top Eropa.

PROKAL.CO, LONDON– Saat ini Premier League (Inggris), La Liga (Spanyol), Bundesliga (Jerman), dan Serie A (Italia) menikmati kuota empat klub lolos langsung ke fase grup Liga Champions. Keistimewaan itu didapatkan berdasarkan rangking berdasarkan poin koefisien performa klub dari empat kompetisi itu.

Dalam Leaders Sports Business Summit kemarin (9/10) keempat liga elite Eropa itu dikurangi jatah lolos langsung untuk Liga Champions 2021-2022 mendatang. Tiga tim teratas lolos langsung sedang peringkat keempat mengawali kompetisi via play-off.

Chairman Juventus dan European Club Association (ECA) Andrea Agnelli mengatakan pengurangan itu merupakan bagian dari mereformasi kompetisi tertinggi Eropa itu. Selain memangkas kursi lolos langsung ke fase grup empat liga elite, maka Agnelli mengusulkan penambahan peserta. '

Saat ini, kompetisi Liga Champions diikuti 32 tim. Atas nama meningkatkan kualitas kompetisi maka Agnelli mengusulkan menjadi 48 tim. Rinciannya jika semula delapan grup yang diisi masing-masing empat klub setiap grupnya. Maka di format baru hanya ada enam grup namun diisi enam klub pada tiap grup.

"Apapun sistem yang berubah hal ini tak akan banyak berdampak kepada klub sekelas Real Madrid atau Paris Saint-Germain. Yang penting dari perubahan sistem ini adalah membuat sistem dimana klub-klub bisa tumbuh dengan sehat," tutur Agnelli dikutip The Guardian.

Usul Agnelli tersebut ditentang oleh Presiden European League Lars-Christer Olsson. Seperti diberitakan Daily Record menurut Olsson menambah jumlah pertandingan Liga Champions akan berdampak kepada kompetisi domestik.

Dengan sistem empat klub terbagi dalam delapan grup, maka setiap klub akan bermain enam kali di fase grup. Sedangkan dengan usul Agnelli, setiap klub bisa bermain sepuluh kali di fase grup saja.

"Jumlah laga yang berlipat-lipat banyaknya dari yang ada membuat para pemain berhadapan dengan situasi rawan cedera. Dengan sistem baru Liga Champions jika disetujui maka pemain bisa berlaga antara 70 sampai 80 laga dalam satu kalender kompetisi," ucap Olsson. (dra/tom) 


BACA JUGA

Rabu, 29 Januari 2020 13:10

Janji Lanjutkan Warisan Black Mamba

LOS ANGELES– Seluruh dunia turut berduka ketika Kobe Bryant dikabarkan…

Rabu, 29 Januari 2020 12:55

Si Banteng Absen di Derbi

IMBANG 1-1 kontra Cagliari pada giornata ke-21 Serie A (26/1)…

Rabu, 29 Januari 2020 12:54

Eriksen Pemupus Rindu 21 Bulan

TADI MALAM WIB, Christian Eriksen resmi jadi pemain Inter Milan.…

Rabu, 29 Januari 2020 12:52

Serang Balik Tudingan Pep

Kritik pelatih Manchester City Pep Guardiola mengenai keterisian Etihad Stadium…

Rabu, 29 Januari 2020 12:50

Tantangan Enam Bulan Persiapan Olimpiade

TOKYO- Olimpiade 2020 yang akan berlangsung di Tokyo, tidak hanya…

Rabu, 29 Januari 2020 12:48

Vinales di Yamaha Sampai 2022

YAMAHA melakukan pergerakan cepat menjelang bergulirnya musim baru 2020. Mereka…

Rabu, 29 Januari 2020 12:31
REAL ZARAGOZA VS REAL MADRID

Misi Tiga Monsieur

ZARAGOZA– Real Madrid belum terkalahkan dalam 19 pertandingan terakhir di…

Rabu, 29 Januari 2020 12:28

Garuda Select Selanjutnya Hadapi Queens Park Rangers

COMO– Garuda Select menutup rangkaian uji coba di Italia dengan…

Rabu, 29 Januari 2020 12:25
Inter Milan vs Fiorentina

Reuni Dua Sensasi Derbi

MILAN– Ingatan Lautaro Martinez dan Patrick Cutrone kembali ke musim…

Rabu, 29 Januari 2020 12:21

United Mencari Kesempurnaan

MANCHESTER– "Timmu tak akan mengalahkan (Manchester) City dua atau tiga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers