MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Kamis, 10 Oktober 2019 12:56
Empat Liga Elite Terancam Hilang Kuota
Liga Italia termasuk salah satu liga top Eropa.

PROKAL.CO, LONDON– Saat ini Premier League (Inggris), La Liga (Spanyol), Bundesliga (Jerman), dan Serie A (Italia) menikmati kuota empat klub lolos langsung ke fase grup Liga Champions. Keistimewaan itu didapatkan berdasarkan rangking berdasarkan poin koefisien performa klub dari empat kompetisi itu.

Dalam Leaders Sports Business Summit kemarin (9/10) keempat liga elite Eropa itu dikurangi jatah lolos langsung untuk Liga Champions 2021-2022 mendatang. Tiga tim teratas lolos langsung sedang peringkat keempat mengawali kompetisi via play-off.

Chairman Juventus dan European Club Association (ECA) Andrea Agnelli mengatakan pengurangan itu merupakan bagian dari mereformasi kompetisi tertinggi Eropa itu. Selain memangkas kursi lolos langsung ke fase grup empat liga elite, maka Agnelli mengusulkan penambahan peserta. '

Saat ini, kompetisi Liga Champions diikuti 32 tim. Atas nama meningkatkan kualitas kompetisi maka Agnelli mengusulkan menjadi 48 tim. Rinciannya jika semula delapan grup yang diisi masing-masing empat klub setiap grupnya. Maka di format baru hanya ada enam grup namun diisi enam klub pada tiap grup.

"Apapun sistem yang berubah hal ini tak akan banyak berdampak kepada klub sekelas Real Madrid atau Paris Saint-Germain. Yang penting dari perubahan sistem ini adalah membuat sistem dimana klub-klub bisa tumbuh dengan sehat," tutur Agnelli dikutip The Guardian.

Usul Agnelli tersebut ditentang oleh Presiden European League Lars-Christer Olsson. Seperti diberitakan Daily Record menurut Olsson menambah jumlah pertandingan Liga Champions akan berdampak kepada kompetisi domestik.

Dengan sistem empat klub terbagi dalam delapan grup, maka setiap klub akan bermain enam kali di fase grup. Sedangkan dengan usul Agnelli, setiap klub bisa bermain sepuluh kali di fase grup saja.

"Jumlah laga yang berlipat-lipat banyaknya dari yang ada membuat para pemain berhadapan dengan situasi rawan cedera. Dengan sistem baru Liga Champions jika disetujui maka pemain bisa berlaga antara 70 sampai 80 laga dalam satu kalender kompetisi," ucap Olsson. (dra/tom) 


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 14:12

Bukti Raksasa Alergi Tim Promosi

PALMA - La Liga musim ini baru berjalan sembilan jornada.…

Senin, 21 Oktober 2019 14:10

Bencic Sedang di Puncak

MOSKOW -Pekan ini WTA Tour menjadi kisah manis bagi Belinda…

Senin, 21 Oktober 2019 14:08
Sheffield United vs Arsenal

Spirit Jagielka atau Magis Laca

SHEFFIELD– Arsenal dua musim terakhir punya kebiasaan tersandung di kandang…

Senin, 21 Oktober 2019 13:00

Bukan Laga Formalitas

Tidak ada yang lebih prestisius selain mempertaruhkan gengsi. SORE INI…

Senin, 21 Oktober 2019 12:57

Buka Opsi Rotasi

MENJAMU Persiba Balikpapan sore ini, pelatih Mitra Kukar Rafael Berges…

Senin, 21 Oktober 2019 12:56

Fokus Hadapi Derbi

MELAKONI partaibertajuk derbi seperti antara Mitra Kukar melawan Persiba Balikpapan…

Senin, 21 Oktober 2019 12:55

Obat Kekecewaan

Meski memastikan musim depan tetap berkompetisi di Liga 2, Persiba…

Senin, 21 Oktober 2019 12:53

Borneo FC Intip Zona Asia

  Kemenangan Borneo FC pekan lalu menjamu Bali United berarti…

Senin, 21 Oktober 2019 12:52

Maksimalkan Persiapan

Tidak gampang mendapat jatah bermain di bawah asuhan Mario Gomez.…

Senin, 21 Oktober 2019 12:52

Garansi Tampil Inti

Performa Gianluca Pandeynuwu di dua laga terakhir Borneo FC berimbas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*