MANAGED BY:
MINGGU
23 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 10 Oktober 2019 12:55
Pasang Foto Joker, BPJS Kesehatan Disomasi

Khawatir Stigma bagi Penyintas ODGJ

ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA– Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mendapat somasi dari berbagai organisasi yang peduli dengan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Masalahnya adalah iklan layanan masyarakat yang diunggah BPJS Kesehatan di media sosialnya. Organisasi yang terdiri dari Sejiwa, BCI, PJS, IHCS dan YLBHI serta personal Usman Hamid dari Amnesty Internasional Indonesia dan Dian Humas Cahaya Jiwa itu mempersoalkan konten ODGJ yang dikaitkan film Joker.

”Kami bertujuan agar BPJS Kesehatn dalam membuat himbauan dalam iklan layanan kesehatan agar tidak menjadikan iklan itu memuat konten yang menggiring stigma terhadap ODGJ,” tutur salah satu founder Sehat Jiwa Indonesia (Sejiwa) Anastacia. Menurutnya dalam konten iklan tersebut memuat gambar Joker yang notabene adalah ODGJ dan bertindak kriminal. Dia khawatir jika hal ini dibiarkan maka masyarakat menganggap ODGJ adalah kriminal. ”Padahal banyak kriminal yang tidak ODGJ,” imbuhnya. 

Menanggapi surat ini, BPJS Kesehatan mengajak organisasi yang menyomasi untuk bertemu. Annastacia mengatakan bahwa besok (11/10) pertemuan itu akan dilakukan.  Selain itu, BPJS Kesejatan juga telah menurunkan postingan di media sosialnya. Meski demikian Anastacia tidak mencabut somasinya. Sebab yang mereka inginkan adalah meminta maaf dan klarifikasi kepada publik melalui media masa. Dalam surat somasi itu, BPJS Kesehatan diharuskan meminta maaf dan klarifikasi di lima media cetak, tv, dan online. ”Kami menyambut baik itikad BPJS untuk bertemu dengan kami. Harapan kami permintaan kami tercapai dan pelayanan BPJS lebih baik lagi dan merata,” katanya. 

Selain itu, dia juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah mendiagnosa diri mengalami gangguan jiwa. Pasca munculnya film Joker, ada fenomena masyarakat merasa mengalami masalah kejiwaan. ”Jadi sebaiknya jika merasakan atau mengalami gejala terkait gangguan kejiwaan dan dirasa mengganggu aktivitas sebaiknya segera menemui ahlinya,” sarannya. Tujuannya agar mendapatkan penanganan yang tepat. 

Jika tidak, hal itu dapat berbahaya. Menurutnya jika diagnosa pribadi itu meleset dari dugaan, bisa memperparah keadaan. Misalnya ketika penyakit yang dideritanya lebih parah dari self diagnosa maka bisa salah minum obat. ”Secara gangguan jiwa kan banyak jenisnya dan penanganannya berbeda,” ucapnya. 

Sementara itu, Sekretaris Utama BPJS Kesehatan Kisorowati menyatakan baha pihaknya belum menerima surat somasi secara resmi. Pihaknya baru menerima surat dari pesan yang beredar di WhatsApp. ” Semua pihak yang peduli dengan BPJS Kesehatan pasti kami akan jalin komunikasi,” jawabnya ketika ditanya soal rencana pertemuan.

Lalu apa maksud BPJS Kesehatan memasang foto Joker dalam iklan layanan masyarakatnya? Kisworowati menjelaskan bahwa sebenarnya tujuannya adalah menginfokan bahwa lembaganya peduli dengan penyakit gangguan jiwa. ”JKN menanggung biaya pelayanan kesehatannya. Jadi tidak ada sama sekali maksud maksud lain,” ungkapnya. (lyn) 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 22 Februari 2020 10:45

YAELLAAA...!! Desember, Kunjungan Wisatawan di Kaltim Hanya 62 Orang

SAMARINDA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat kunjungan wisatawan…

Sabtu, 22 Februari 2020 10:20

PGRI dan MPR Minta Mapel Moral Pancasila Dihidupkan Lagi

JAKARTA- Pendidikan Pancasila sudah lama hilang dalam sistem pendidikan nasional…

Jumat, 21 Februari 2020 14:55

Di RUU CLK, Pesangon Masih Jadi Perdebatan

JAKARTA– Pesangon dan upah minimum  (UP) masih jadi perdebatan dalam…

Jumat, 21 Februari 2020 14:49

Beach Club Pemilik Lab Daur Ulang Sampah, Hasilkan Kotak Sabun, Lilin, serta Batu Bata

Banyak beach club di Bali. Namun, baru Potato Head yang…

Jumat, 21 Februari 2020 14:46

Imbas Tol, Permukiman Banjir Lumpur

BALIKPAPAN – Proyek pembangunan tol Balikpapan – Samarinda (Balsam) di…

Jumat, 21 Februari 2020 14:37

RUU Ciptaker Rawan Konflik Agraria, Masyarakat Rawan Kehilangan Tanah Atas Nama Bisnis

JAKARTA---Kesulitan pengadaan tanah adalah salah satu dasar dari dibuatnya UU…

Jumat, 21 Februari 2020 14:36

Komponen Cadangan TNI dari Masyarakat Sipil

JAKARTA– Kementerian Pertahanan (Kemhan) segera merealisasikan pembentukan komponen cadangan atau…

Jumat, 21 Februari 2020 14:36

Komponen Cadangan TNI dari Masyarakat Sipil

JAKARTA– Kementerian Pertahanan (Kemhan) segera merealisasikan pembentukan komponen cadangan atau…

Jumat, 21 Februari 2020 14:22

Pengakuan Tersangka Suap, Pejabat Tak Diberi Uang, Proyek Bakal “Diganggu”

SAMARINDA–Hartoyo tak menyangka akan besaran tuntutan yang dilayangkan komisi antirasuah…

Jumat, 21 Februari 2020 14:21

Bisik-Bisik Mainkan Syarat Lelang

PRAKTIK persekongkolan dalam tender pemerintah sebenarnya bisa dibongkar. Peserta lelang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers