MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 10 Oktober 2019 12:55
Pasang Foto Joker, BPJS Kesehatan Disomasi

Khawatir Stigma bagi Penyintas ODGJ

ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA– Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mendapat somasi dari berbagai organisasi yang peduli dengan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Masalahnya adalah iklan layanan masyarakat yang diunggah BPJS Kesehatan di media sosialnya. Organisasi yang terdiri dari Sejiwa, BCI, PJS, IHCS dan YLBHI serta personal Usman Hamid dari Amnesty Internasional Indonesia dan Dian Humas Cahaya Jiwa itu mempersoalkan konten ODGJ yang dikaitkan film Joker.

”Kami bertujuan agar BPJS Kesehatn dalam membuat himbauan dalam iklan layanan kesehatan agar tidak menjadikan iklan itu memuat konten yang menggiring stigma terhadap ODGJ,” tutur salah satu founder Sehat Jiwa Indonesia (Sejiwa) Anastacia. Menurutnya dalam konten iklan tersebut memuat gambar Joker yang notabene adalah ODGJ dan bertindak kriminal. Dia khawatir jika hal ini dibiarkan maka masyarakat menganggap ODGJ adalah kriminal. ”Padahal banyak kriminal yang tidak ODGJ,” imbuhnya. 

Menanggapi surat ini, BPJS Kesehatan mengajak organisasi yang menyomasi untuk bertemu. Annastacia mengatakan bahwa besok (11/10) pertemuan itu akan dilakukan.  Selain itu, BPJS Kesejatan juga telah menurunkan postingan di media sosialnya. Meski demikian Anastacia tidak mencabut somasinya. Sebab yang mereka inginkan adalah meminta maaf dan klarifikasi kepada publik melalui media masa. Dalam surat somasi itu, BPJS Kesehatan diharuskan meminta maaf dan klarifikasi di lima media cetak, tv, dan online. ”Kami menyambut baik itikad BPJS untuk bertemu dengan kami. Harapan kami permintaan kami tercapai dan pelayanan BPJS lebih baik lagi dan merata,” katanya. 

Selain itu, dia juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah mendiagnosa diri mengalami gangguan jiwa. Pasca munculnya film Joker, ada fenomena masyarakat merasa mengalami masalah kejiwaan. ”Jadi sebaiknya jika merasakan atau mengalami gejala terkait gangguan kejiwaan dan dirasa mengganggu aktivitas sebaiknya segera menemui ahlinya,” sarannya. Tujuannya agar mendapatkan penanganan yang tepat. 

Jika tidak, hal itu dapat berbahaya. Menurutnya jika diagnosa pribadi itu meleset dari dugaan, bisa memperparah keadaan. Misalnya ketika penyakit yang dideritanya lebih parah dari self diagnosa maka bisa salah minum obat. ”Secara gangguan jiwa kan banyak jenisnya dan penanganannya berbeda,” ucapnya. 

Sementara itu, Sekretaris Utama BPJS Kesehatan Kisorowati menyatakan baha pihaknya belum menerima surat somasi secara resmi. Pihaknya baru menerima surat dari pesan yang beredar di WhatsApp. ” Semua pihak yang peduli dengan BPJS Kesehatan pasti kami akan jalin komunikasi,” jawabnya ketika ditanya soal rencana pertemuan.

Lalu apa maksud BPJS Kesehatan memasang foto Joker dalam iklan layanan masyarakatnya? Kisworowati menjelaskan bahwa sebenarnya tujuannya adalah menginfokan bahwa lembaganya peduli dengan penyakit gangguan jiwa. ”JKN menanggung biaya pelayanan kesehatannya. Jadi tidak ada sama sekali maksud maksud lain,” ungkapnya. (lyn) 

loading...

BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 13:39

Tahun Depan UMP Naik, Hotel Belum Berani Naikkan Tarif

Meski upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK)…

Senin, 21 Oktober 2019 13:38

Courtesy Call dengan Presiden dengan Negara Sahabat, Tawarkan Kereta Hingga BUMN

JAKARTA - Momen courtesy call yang dilaksanakan Presiden Joko Widodo…

Senin, 21 Oktober 2019 11:10

Ketika Anak Kembar SMP Ikut Desain Ibu Kota Republik

Dua anak kembar asal Kota Solok berhasil membuat desain ibukota…

Senin, 21 Oktober 2019 11:09
Penghuni Rumah Dinas Wakil Presiden Berganti

Mufidah Kalla Bagikan Merpati Peliharaan, Ma'ruf Boyongan Bawa Sarung

Jusuf Kalla (JK) dan Kiai Ma’ruf Amin (KMA) menjalani kehidupan…

Senin, 21 Oktober 2019 11:01

Portofolio Calon Menteri Beredar, Ada Said Aqil, Edhy Prabowo hingga Viktor Laiskodat

JAKARTA– Presiden Joko Widodo ingin langsung tancap gas bekerja usai…

Senin, 21 Oktober 2019 10:41

CATAT JANJI JOKOWI, Akan Revisi Puluhan Undang-Undang Yang Hambat Investasi

JAKARTA– Joko Widodo berkomitmen akan bekerja dengan cepat dan memberikan…

Senin, 21 Oktober 2019 10:10

Akhir Tahun Konstruksi Menggeliat

SAMARINDA – Memasuki akhir 2019, kinerja lapangan usaha konstruksi diperkirakan…

Minggu, 20 Oktober 2019 22:10

Bincang dengan BPJS Kesehatan Wilayah Kaltimtengseltara

Alih-alih meraih break even point, BPJS Kesehatan mengaku terus mengalami…

Minggu, 20 Oktober 2019 22:09

KPK Mulai “Lumpuh”

JAKARTA – Berlakunya UU Nomor 19/2019 tentang KPK mulai melumpuhkan…

Minggu, 20 Oktober 2019 22:08

Susunan Kabinet Belum Klir

SEMENTARA itu, penyusunan kabinet diprediksi belum akan rampung dalam waktu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*