MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Kamis, 10 Oktober 2019 11:44
Hamil, Malu, Lalu Bekap Bayi Hingga Tewas

Jasad Bayi Ditaruh di Bawah Jok Motor, Arnelia : Saya Tak Berniat Membunuh

NIKMAT MEMBAWA SENGSARA : Arnelia dan pacarnya.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN- Tak ada niat membunuh. “Saya cuma membekapnya pelan agar tangisnya tak terdengar. Sungguh saya tak punya niat membunuh,” kata Arnelia Putri Wulandari (22). Pengakuan itu disampaikannya saat diperiksa penyidik di Polsek Balikpapan Utara sebagai tersangka karena membunuh bayi yang baru dilahirkannya pada Senin (7/10).

Arnelia bersama pacarnya, Oksaktian Subarka (23) bahkan bersikeras, mereka berniat mengasuh sang bayi bersama-sama. Tapi tangisan bayi yang baru lahir membuat Arnelia panik. Sehingga bertindak tanpa pikir panjang yang berujung menghilangkan nyawa bayinya sendiri.

Meski tak ada niat, penyidik Polsek Balikpapan Utara menjerat pasangan yang sudah 13 bulan pacaran itu dengan Pasal 338 KUHP tentang menghilangkan nyawa. Ini dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), barang bukti serta keterangan saksi.

 “Tersangka belum sepenuhnya kami minta keterangan. Masih proses pemeriksaan,” terang Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta bersama Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Supartono Sudin, Rabu (9/10). 

Dari keterangan yang ada Arnelia adalah perantauan asal Sulawesi. Di Balikpapan ia bekerja sebagai karyawan swasta. Pada September tahun lalu ia berjumpa Oksaktian. Keduanya saling jatuh cinta, dan…nikmat pun membawa sengsara.

Ketika diwawancarai media ini, pasangan ini, terutama Arnelia tampak masih trauma setelah kejadian tersebut.  Keduanya lebih banyak terdiam setiap media mengajukan pertanyaan.

 “Saya panik karena bayinya menangis. Maksudnya ingin menutup mulutnya saja,” jawab Arnelia pelan. Kepanikannya karena tangisannya khawatir didengar warga.   Namun, bekapan itu rupanya membuat bayi tak bisa bernapas dan meninggal.

Di hadapan penyidik, mereka mengaku berhubungan badan sejak Desember 2018. Mereka pun tinggal bersama. Beberapa kali pindah indekos. Hingga Arnelia akhirnya hamil, keduanya bingung. Sempat terlintas mencari jalan pintas menggugurkan bayi dalam kandungan yang sudah berusia lebih tiga bulan. Namun niat itu diurungkan. Arnelia memilih merawat kehamilannya. Tapi dia tak pernah bercerita ke teman, bahkan orangtua dan keluarganya yang berada di Sulawesi.

 “Takut, karena sudah hamil. Malu,” ujarnya. Mereka berniat menikah dan mengasuhnya, namun kenyataannya kini berbeda.  Saat proses persalinan yang berlangsung normal itu, bayi perempuan keluar, dan langsung menangis keras. “Saat itu tersangka membekapnya dengan tangannya hingga meninggal,” sebut kapolsek. Kemudian ari-ari dan jasadnya dibungkus menggunakan kerudung.

Tersangka lantas menelepon sang pacar yang sedang berada di luar rumah. Mengetahui Arnelia sudah melahirkan dan anak meninggal, pada Selasa (8/10) pukul 02.00 Wita, keduanya bersepakat menguburkan jasad bayi tak berdosa ini. Tujuannya untuk menghilangkan jejak.

Sang bayi perempuan itu dibungkus kemudian –ya ampun-- ditaruh di bagasi di bawah jok motor. Namun, baru sekitar pukul 10.00 Wita Oksaktian mengubur jasad bayi di bawah kolong bangunan kayu, berjarak sekitar 1 kilometer dari indekosnya. Terbetik kabar, ketika itu ada warga yang melihatnya menggali tanah untuk mengubur sang bayi.

Dari saksi mata itulah beberapa saat kemudian warga dihebohkan penemuan bayi tersebut di RT 47, Kelurahan Sumber Rejo. Setelah dilaporkan ke Polsek, jasad kemudian dievakuasi dan dimakamkan. Pasangan kekasih ini lantas diamankan sore harinya.

 “Kami lidik, akhirnya keduanya kami amankan. Berkat informasi warga, melihat tersangka menguburkan sesuatu,” terang kapolsek. Sementara untuk motifnya, diduga tersangka ingin menghilangkan jejak hasil hubungan di luar nikah.  “Ini masih terus kami kembangkan,” kata kapolsek. (aim/ms/k15)


BACA JUGA

Senin, 18 November 2019 11:18

97 Satwa Dilindungi Disita KLHK

BALIKPAPAN – Sedikitnya 97 satwa dilindungi yang diduga diperdagangkan disita…

Senin, 18 November 2019 09:47

Jangkau PRSE, Dissos Bidik Kube

BALIKPAPAN – Tidak hanya mengurus anak telantar dan lansia, Dinas…

Senin, 18 November 2019 09:43

Satgas AMB Lidik ke Kaltim, Juga Incar Pelaku Judi Bola

Satgas AMB berkunjung ke Balikpapan. Mereka berkoordinasi agar dapat mengawasi…

Senin, 18 November 2019 09:30

Kisah Sersan Mayor yang Menjadi Perajin, Tak Ada Latihan, Cuma Lihat-Lihat

Usia bukan tolok ukur semangat juang. Seperti Asiman, yang pantang…

Senin, 18 November 2019 09:28

Warna Baru Fashion Pria

SEJUMLAH penggiat fashion memadati Borneo Bay Park di Plaza Balikpapan…

Sabtu, 16 November 2019 11:34

BALIKPAPAN MEMANG TOP..!! Ada Ruang Terbuka Dilengkapi Wifi, Cek Nih Ada 6 Lokasi

Predikat Balikpapan sebagai kota yang nyaman untuk ditinggali makin terasa.…

Sabtu, 16 November 2019 11:32

Jual Ayam dan Telur Harus Ditimbang, Tak Boleh Lagi Per Ekor dan Per Butir

BALIKPAPAN – Kementerian Perdagangan (Kemendag) sudah mengimbau kepada pedagang khususnya…

Sabtu, 16 November 2019 11:31

Pengantin Baru Segera Disidangkan

BALIKPAPAN- Pasangan suami istri yang baru dua pekan resmi menikah,…

Sabtu, 16 November 2019 11:27

Jangan Terkecoh, Ada yang Telepon Pura-Pura Menangis, Itu Penipuan

BALIKPAPAN-Aksi penipu melalui telepon mulai beraksi lagi. Meski belum ada…

Jumat, 15 November 2019 13:25

Wakapolda: Adukan jika Polisi Peras Pengusaha

BALIKPAPAN – Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wakil Kapolda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*