MANAGED BY:
KAMIS
04 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 10 Oktober 2019 11:07
KPI Tegaskan Tidak Awasi YouTube dan Sejenisnya

Kaji Sensor Berlebihan Pada Tayangan TV

PROKAL.CO, JAKARTA – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sempat menjadi sorotan publik. Pemicunya adalah wacana mereka untuk mengawasi tayangan streaming seperti Youtube dan sejenisnya. Namun akhirnya rencana tersebut dipastikan tidak akan dilakukan.

Keterangan tersebut disampaikan langsung Ketua KPI Agung Suprio setelah pembukaan rapat kerja di Istana Wakil Presiden kemarin (9/10). Dia menegaskan merujuk pada UU 32/2002 tentang Penyiaran, maka kewenangan KPI adalah mengawasi lembaga penyiaran televise dan radio.

Dia mengatakan seiring dengan perkembangan teknologi, saat ini bermunculan tayangan berbasis online atau streaming. ’’Ada media-media baru yang bersiaran. Orang yang sering salah paham mengatakan bahwa KPI bertugas mengawasi media baru. Tentu tidak seperti itu,’’ jelasnya. Agung menuturkan KPI pusat maupun daerah bertugas mengawasi lembaga penyiaran konvensional saja.

Agung lantas menuturkan untuk tayangan di TV konvensional atau siaran di radio sudah bersih dari hoax. Namun di media baru seperti layanan streaming, masih ada konten hoax. Dia menegaskan bukan ranah KPI untuk mengawasi konten hoax di media penyiaran baru berbasis streaming itu.

Pada prinsipnya Agung mengatakan media siaran baru berbasis streaming tetap harus diatur. Entah itu nanti diatur oleh lembaga khusus, Kementerian Kominfo, atau KPI. Bagi dia media siaran baru itu tetap harus memiliki tujuan, prinsip, dan arah serta komitmen untuk menjaga integrasi nasional layaknya media penyiaran konvensional.

Selain itu Agung juga menjawab terkait polemik sensor berlebihan. Seperti ada tayangan kartun anak-anak yang diburamkan dengan maksud menghindari konten pornografi. Dia menjelaskan KPI tidak melakukan penyensoran. KPI tugasnya memantau program TV yang sudah ditayangkan.

’’Memang ada reaksi dari lembaga penyiaran melakukan penyensoran tidak sepatutnya atau tidak sewajarnya,’’ katanya. Lembaga penyiaran melakukan penyensoran berlebihan seperti itu karena takut terkena sanksi dari KPI. Agung mengatakan terkait kondisi ini KPI akan melakukan diskusi dengan seluruh pemangku kepentingan. Sehingga ke depan stasiun TV tidak lagi melakukan penyensoran tayangan yang seharusnya tidak perlu disensor.

Pembukaan raker KPI itu juga diikuti oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Dalam Arahannya JK meminta KPI untuk memiliki acuan norma dan nilai untuk mengawasi tayangan televisi. ’’KPI harus objektif,’’ jelasnya. Dia mengatakan di undang-undang bisa jadi tayangan tertentu tidak diatur sebagai pelanggaran. Tetapi KPI harus memiliki standar norma dan nilai. Untuk mengukur apakah sebuah tayangan itu layak untuk dikonsumsi masyarakat. Standar norma dan nilai itu perlu dijadikan kesepakatan dengan lembaga penyiaran.

JK lantas mencontohkan terkait tayangan mayat di TV. Saat ini sudah bagus karena jika ada tayangan mayat di TV, langsung ditutup atau disensor. Upaya ini merupakan perwujudan dari adanya nilai dan norma yang disepakati bersama dengan stasiun televisi. JK juga meminta KPI menjaga integritas dalam pengawasan. (wan)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 04 Juni 2020 15:48

Dana Haji Tidak Boleh Dialihfungsikan, Uang Pelunasan Tak Ditarik, Bakal Dikelola BPKH

JAKARTA – Pengelolaan dana haji menjadi isu sensitif setelah Kementerian…

Kamis, 04 Juni 2020 11:24

Ayo Isi Saldo Kartu Akses Tol, karena Tol Balikpapan-Samarinda Tidak Gratis Lagi

SAMARINDA - Manager Area Jasa Marga Tollroad Operation ( JMTO…

Kamis, 04 Juni 2020 11:17

Tarif Tol Balikpapan-Samarinda Ditetapkan, Mulai Diberlakukan Kapan..??

SAMARINDA - Sesuai keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat…

Kamis, 04 Juni 2020 08:55

Tarif Tol Balikpapan-Samarinda Resmi Keluar, Segini Besarannya....

SAMARINDA - Ditunggu sekian lama, besaran tarif jalan tol Balikpapan…

Rabu, 03 Juni 2020 15:01

Haji 2020 Batal, Begini Prosedur Pengembalian Uang Setorannya

Kementerian Agama (Kemenag) telah memutuskan untuk membatalkan pemberangkatan jemaah musim…

Rabu, 03 Juni 2020 14:54

LIHAT..!! Empat Terdakwa 41 Kg Sabu Divonis Mati

SAMARINDA–Pukulan palu majelis hakim yang dipimpin Burhanuddin bersama Hasrawati Yunus…

Rabu, 03 Juni 2020 14:35

Biaya Tes Swab Lebih Mahal dari Tiket

MENERAPKAN kebijakan serupa dengan Jakarta dan Bali, Pemkot Balikpapan membuat…

Rabu, 03 Juni 2020 14:35

Wajib Swab Test Dikritik Pelaku Usaha

BALIKPAPAN–Wajib swab test dengan hasil negatif Covid-19 mulai berlaku Rabu …

Rabu, 03 Juni 2020 14:25
Maju-Mundur Tangani Masalah Banjir di Samarinda

Masih Berkutat di Master Plan, Proyek Diadang Pemotongan Anggaran

Warga Samarinda sepertinya harus bersabar. Penanganan banjir hingga tahun ini…

Rabu, 03 Juni 2020 14:23
Setelah Tim KPK Pelajari Kebiasaan Istri Nurhadi

Cuma Orang-Orang yang Kerja di Situ Yang Keluar Rumah

Di rumah tempat Nurhadi ditangkap, baru sejak bulan puasa lalu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers