MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Rabu, 09 Oktober 2019 11:40
Pelayanan Administrasi Kependudukan Makin Mudah dan Cepat
Disdukcapil Pakai QR Code, Tak Ada Lagi Tanda Tangan
Sekitar dua bulan terakhir, seluruh produk Disdukcapil memiliki tampilan berbeda. Legalitas surat kini tanpa tanda tangan kepala dinas. Sebagai gantinya diterapkan barcode atau disebut tanda tangan elektronik (TTE).

PROKAL.CO, Sekitar dua bulan terakhir, seluruh produk Disdukcapil memiliki tampilan berbeda. Legalitas surat kini tanpa tanda tangan kepala dinas. Sebagai gantinya diterapkan barcode atau disebut tanda tangan elektronik (TTE).

 

Inovasi TTE yang dirilis Kemendagri diklaim sangat membantu dalam pelayanan publik. Kepala Disdukcapil Hasbullah Helmi menjelaskan, TTE bisa dilakukan di mana dan kapan saja, karena data diakses real time.

Tidak terbatas ruang dan waktu, dan tak lagi mengharuskan dia berada di tempat selama jam kerja. Sehingga pelayanan bagi mereka yang mengurus administrasi akan semakin mudah dan cepat.

Aksesnya secara online melalui sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK). Kemudian data pengajuan dokumen yang masuk ke Disdukcapil terlampir di website tersebut. Selanjutnya kepala Disdukcapil bisa melalukan pemeriksaan data dan membubuhkan TTE daripada harus memberikan tanda tangan secara manual. “Tidak sembarangan yang bisa akses jaringan ini karena menggunakan VPN khusus,” ucapnya.

Keamanan TTE ini terjamin karena telah melibatkan Badan Sandi dan Siber Nasional (BSSN). Dengan keamanan yang tinggi, sulit memalsukan Kode QR atau biasa dikenal dengan istilah QR Code. QR Code adalah bentuk evolusi kode batang atau barcode dari satu dimensi menjadi dua dimensi.. Dia menjelaskan, QR Code ini bukan copy dari gambar tanda tangan. Melainkan data khusus untuk setiap berkas. Sehingga setiap barcode tidak akan sama. Maka dari itu setiap barcode bisa dicek untuk melihat keaslian dokumen dengan aplikasi scan.

Sebelum ada TTE, Helmi biasanya harus menandatangani sekitar 600 lembar dalam sehari secara manual untuk menyelesaikan dokumen administrasi penduduk. Tentu bukan hanya melelahkan, tapi menyita waktu. Belum lagi saat dia harus melakukan perjalanan dinas atau keperluan lain, maka dokumen administrasi menumpuk dan menunggu ditandatangani.

“Sekarang tidak ada lagi berkas menumpuk di meja, saya cukup buka website. Baik dari komputer atau handphone untuk TTE,” katanya. Apalagi TTE Ini berlaku untuk seluruh dokumen Disdukcapil mulai dari akta kelahiran, surat kematian, kartu keluarga (KK), surat perkawinan, surat perceraian, surat pindah, pengangkatan dan pengesahan anak. 

Berjalan sejak 15 Agustus, jumlah KK di Balikpapan yang diterbitkan dengan TTE mencapai 10.394 dan akta kelahiran 3.212 berkas. “Sementara untuk dokumen sebelumnya yang sudah terbit dengan tanda tangan, masyarakat tidak perlu cemas. Dokumen dinyatakan tetap berlaku,” bebernya.

Dia bersyukur, TTE membuat Disdukcapil semakin mudah memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tidak perlu lama menunggu berkas selesai. Hanya saja dengan TTE, ada perubahan standar operasional prosedur (SOP) yang dialami petugas Disdukcapil. Ini memang membutuhkan kerja keras di awal karena tidak familiar dengan sistem tersebut.

Perubahan terjadi jika awalnya dokumen perlu dicetak terlebih dulu berbentuk fisik. Kemudian dibubuhkan tanda tangan. Saat ini justru terbalik. Tahap awal operator masukan data, lalu diverifikasi kepala seksi untuk mengajukan tanda tangan. Hingga datanya masuk ke kepala dinas untuk proses TTE. Setelah semua beres, baru dokumen dicetak.

Konsekuensinya dibutuhkan kekuatan dari sisi server agar proses TTE lancar. Kelebihannya dari sisi biaya lebih murah dibanding sebelumnya. “Karena yang tadi berkas harus empat rangkap, sekarang hanya perlu cetak satu untuk kepala keluarga,” tutupnya. Sementara salinan yang biasa untuk RT, desa/kelurahan, kecamatan menggunakan data yang diberikan Disdukcapil. (gel/ms/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 16 November 2019 11:32

Jual Ayam dan Telur Harus Ditimbang, Tak Boleh Lagi Per Ekor dan Per Butir

BALIKPAPAN – Kementerian Perdagangan (Kemendag) sudah mengimbau kepada pedagang khususnya…

Sabtu, 16 November 2019 11:31

Pengantin Baru Segera Disidangkan

BALIKPAPAN- Pasangan suami istri yang baru dua pekan resmi menikah,…

Sabtu, 16 November 2019 11:27

Jangan Terkecoh, Ada yang Telepon Pura-Pura Menangis, Itu Penipuan

BALIKPAPAN-Aksi penipu melalui telepon mulai beraksi lagi. Meski belum ada…

Jumat, 15 November 2019 13:25

Wakapolda: Adukan jika Polisi Peras Pengusaha

BALIKPAPAN – Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wakil Kapolda…

Kamis, 14 November 2019 10:53

Teror Bom Markas Polisi, Kaltim Siaga

Korps Bhayangkara bersiaga. Teror bom di markas Polrestabes Medan berimbas…

Kamis, 14 November 2019 10:49

Rancangan Perda Pengawasan Pengendalian Penebangan, Pohon Bakal Bayar Kompensasi

BALIKPAPAN – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Balikpapan terus…

Rabu, 13 November 2019 12:00

Jukir Liar Merajalela, Dishub Diminta Perketat Pengawasan

BALIKPAPAN – Setiap akhir pekan, warga Kota Minyak kerap berkumpul…

Rabu, 13 November 2019 11:59

Soal Ricuh Tarian Pria Berpakaian Perempuan di Mal, Ini Kata Manajemen

BALIKPAPAN – Manajemen Pentacity Shopping Venue mengungkap permohonan maaf. Sekaligus…

Rabu, 13 November 2019 11:57

Difable ID, Jembatani Disabilitas dan Dunia Kerja

Banyak komunitas anak muda yang ada di Kota Minyak. Termasuk…

Selasa, 12 November 2019 11:47

Kakak Bunuh Selingkuhan Adik, Pelaku "Saya Tak Tahu Dia Meninggal"

BALIKPAPAN – Sakit menimpa, sesal terlambat. Hardiansyah, pelaku penganiayaan berujung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*