MANAGED BY:
KAMIS
27 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Rabu, 09 Oktober 2019 11:40
Pelayanan Administrasi Kependudukan Makin Mudah dan Cepat
Disdukcapil Pakai QR Code, Tak Ada Lagi Tanda Tangan
Sekitar dua bulan terakhir, seluruh produk Disdukcapil memiliki tampilan berbeda. Legalitas surat kini tanpa tanda tangan kepala dinas. Sebagai gantinya diterapkan barcode atau disebut tanda tangan elektronik (TTE).

PROKAL.CO, Sekitar dua bulan terakhir, seluruh produk Disdukcapil memiliki tampilan berbeda. Legalitas surat kini tanpa tanda tangan kepala dinas. Sebagai gantinya diterapkan barcode atau disebut tanda tangan elektronik (TTE).

 

Inovasi TTE yang dirilis Kemendagri diklaim sangat membantu dalam pelayanan publik. Kepala Disdukcapil Hasbullah Helmi menjelaskan, TTE bisa dilakukan di mana dan kapan saja, karena data diakses real time.

Tidak terbatas ruang dan waktu, dan tak lagi mengharuskan dia berada di tempat selama jam kerja. Sehingga pelayanan bagi mereka yang mengurus administrasi akan semakin mudah dan cepat.

Aksesnya secara online melalui sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK). Kemudian data pengajuan dokumen yang masuk ke Disdukcapil terlampir di website tersebut. Selanjutnya kepala Disdukcapil bisa melalukan pemeriksaan data dan membubuhkan TTE daripada harus memberikan tanda tangan secara manual. “Tidak sembarangan yang bisa akses jaringan ini karena menggunakan VPN khusus,” ucapnya.

Keamanan TTE ini terjamin karena telah melibatkan Badan Sandi dan Siber Nasional (BSSN). Dengan keamanan yang tinggi, sulit memalsukan Kode QR atau biasa dikenal dengan istilah QR Code. QR Code adalah bentuk evolusi kode batang atau barcode dari satu dimensi menjadi dua dimensi.. Dia menjelaskan, QR Code ini bukan copy dari gambar tanda tangan. Melainkan data khusus untuk setiap berkas. Sehingga setiap barcode tidak akan sama. Maka dari itu setiap barcode bisa dicek untuk melihat keaslian dokumen dengan aplikasi scan.

Sebelum ada TTE, Helmi biasanya harus menandatangani sekitar 600 lembar dalam sehari secara manual untuk menyelesaikan dokumen administrasi penduduk. Tentu bukan hanya melelahkan, tapi menyita waktu. Belum lagi saat dia harus melakukan perjalanan dinas atau keperluan lain, maka dokumen administrasi menumpuk dan menunggu ditandatangani.

“Sekarang tidak ada lagi berkas menumpuk di meja, saya cukup buka website. Baik dari komputer atau handphone untuk TTE,” katanya. Apalagi TTE Ini berlaku untuk seluruh dokumen Disdukcapil mulai dari akta kelahiran, surat kematian, kartu keluarga (KK), surat perkawinan, surat perceraian, surat pindah, pengangkatan dan pengesahan anak. 

Berjalan sejak 15 Agustus, jumlah KK di Balikpapan yang diterbitkan dengan TTE mencapai 10.394 dan akta kelahiran 3.212 berkas. “Sementara untuk dokumen sebelumnya yang sudah terbit dengan tanda tangan, masyarakat tidak perlu cemas. Dokumen dinyatakan tetap berlaku,” bebernya.

Dia bersyukur, TTE membuat Disdukcapil semakin mudah memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tidak perlu lama menunggu berkas selesai. Hanya saja dengan TTE, ada perubahan standar operasional prosedur (SOP) yang dialami petugas Disdukcapil. Ini memang membutuhkan kerja keras di awal karena tidak familiar dengan sistem tersebut.

Perubahan terjadi jika awalnya dokumen perlu dicetak terlebih dulu berbentuk fisik. Kemudian dibubuhkan tanda tangan. Saat ini justru terbalik. Tahap awal operator masukan data, lalu diverifikasi kepala seksi untuk mengajukan tanda tangan. Hingga datanya masuk ke kepala dinas untuk proses TTE. Setelah semua beres, baru dokumen dicetak.

Konsekuensinya dibutuhkan kekuatan dari sisi server agar proses TTE lancar. Kelebihannya dari sisi biaya lebih murah dibanding sebelumnya. “Karena yang tadi berkas harus empat rangkap, sekarang hanya perlu cetak satu untuk kepala keluarga,” tutupnya. Sementara salinan yang biasa untuk RT, desa/kelurahan, kecamatan menggunakan data yang diberikan Disdukcapil. (gel/ms/k15)


BACA JUGA

Rabu, 26 Februari 2020 13:25

Andi Walinono Jadi Penjamin Utang

Sidang RPU di Pengadilan Tipikor Samarinda Kembali Bergulir - sub…

Rabu, 26 Februari 2020 13:25

Pipa Transmisi Kembali Bocor

Darurat pipa transmisi bocor kembali terjadi, (25/2) sekira pukul 16.00…

Selasa, 25 Februari 2020 15:10

Jalan Sinar Mas Land Boulevard Difungsikan, Sayonara Macet, Genjot Mobilitas Warga

BALIKPAPAN mendapat hadiah monumental pada peringatan hari jadinya ke-123. Kemarin…

Selasa, 25 Februari 2020 14:41

Polda Kaltim Tetapkan Dua Tersangka, Merasa Jadi Korban, Bank Bukopin Ikut Buat Laporan

“Sudah dua orang ditetapkan sebagai tersangka. Hingga kini ada 20…

Selasa, 25 Februari 2020 14:33

Anjungan Kapal, Spot Wisata Baru di Kampung Pinisi

Objek wisata Kampung Pinisi telah menarik perhatian wisatawan. Sebagai inovasi,…

Selasa, 25 Februari 2020 14:31

Bocor, Pipa PDAM di Agung Tunggal Diperbaiki, 45 Persen Pelanggan Terganggu

BALIKPAPAN – Tekanan dari kendaraan yang sering melintas beresiko besar…

Selasa, 25 Februari 2020 14:31

Bocor, Pipa PDAM di Agung Tunggal Diperbaiki, 45 Persen Pelanggan Terganggu

BALIKPAPAN – Tekanan dari kendaraan yang sering melintas beresiko besar…

Selasa, 25 Februari 2020 14:29

Waspada, Awal Tahun 250 Kasus DBD, Sudah Tiga Pasien Meninggal

Musim penghujan tiba. Demam berdarah dengue pun kembali menghantui. Warga…

Selasa, 25 Februari 2020 14:27

Belum Ada Perda, Polisi Tak Berwenang, Pengetap Cuma Kena Tilang

BALIKPAPAN - Menindaklanjuti keresahan akibat ulah pengetap yang menggunakan sepeda…

Senin, 24 Februari 2020 14:42

Baru dan Perpanjangan, Bikin SIM Harus Tes Psikologi, Berlaku sejak 1 Maret

BALIKPAPAN – Berbeda dari sebelumnya, saat ini ada persyaratan baru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers