MANAGED BY:
SENIN
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 09 Oktober 2019 11:33
Evolusi Jagat Raya Diganjar Nobel Fisika
Jim Peebles

PROKAL.CO, JENEWA– Jim Peebles tak pernah berencana membuat temuan besar di awal karirnya. Dulu ilmuwan kelahiran Manitoba, Kanada, 25 April 1935, itu hanya ingin melakukan satu dua hal yang dirinya mampu di bidang kosmologi. Meraih penghargaan memang menarik, tetapi bukan bagian dari rencananya.

’’Anda harus terjun ke sains karena tertarik,’’ tuturnya dalam sesi konferensi pers setelah namanya diumumkan sebagai peraih Nobel Fisika. Peebles tak sendiri. Dia berbagi hadiah dan penghargaan dengan dua ilmuwan lainnya asal Swiss, Michel Mayor dan Didier Queloz.

Profesor Emeritus Princeton University itu menang berkat teorinya tentang evolusi semesta setelah Big Bang. Menurut dia, radiasi samar gelombang mikro yang memenuhi ruang kosmos 400 ribu tahun setelah ledakan berisi petunjuk penting tentang alam semesta bisa terlihat pada masa awal hingga berkembang 13 miliar tahun berikutnya.

Dia memulai penelitiannya pada 1964. Ketika itu Peebles diajak mentornya, Profesor Robert Henry Dicke. Penelitiannya didasari atas karya Albert Einstein tentang asal usul alam semesta. Dengan bermodal kalkulasi dan teori, dia menggambar perkirakan hubungan antara suhu radiasi yang dipancarkan setelah Big Bang dan jumlah materi yang diciptakannya.

Sementara itu, duo Mayor dan Queloz menerima penghargaan karena menemukan exoplanet yang diberi nama 51 Pegasi b yang jaraknya 50 tahun cahaya di konstelasi Pegasus. Itulah bola gas yang setara dengan ukuran Jupiter. Berkat temuan pada 1995 tersebut, para astronom lain berhasil menemukan lebih dari 4.000 exoplanet lainnya dengan berbagai ukuran, bentuk, dan orbit.

’’Mereka bertiga telah berkontribusi untuk memberikan pemahaman kepada kita tentang evolusi alam semesta dan tempat planet bumi di kosmos,’’ ujar Sekjen Royal Swedish Academy of Sciences Profesor Goran Hansson sebagaimana dikutip The Guardian.

Di sisi lain, pada Senin (8/10) tiga ilmuwan lainnya mendapatkan penghargaan nobel di bidang kedokteran. Yaitu , William Kaelin dan Gregg Semenza dari AS serta Peter Ratcliffe dari Inggris. Mereka meneliti cara sel-sel tubuh menusia mendeteksi dan beradaptasi terhadap perubahan level oksigen. Saat level oksigen rendah, tubuh memproduksi banyak sel darah merah untuk membawa lebih banyak oksigen. (sha/c14/dos)

 

Siapa Peraih Nobel Itu...?

 

Peraih Nobel Kedokteran 2019

William Kaelin Jr. (AS)

Gregg Semenza (AS)

Sir Peter Ratcliffe (Inggris)

• – Mereka meneliti bagaimana sel manusia merasakan dan beradaptasi terhadap ketersediaan oksigen. Penelitian tersebut membuka jalan untuk menemukan cara baru pengobatan anemia, kanker, serangan jantung, stroke, dan penyakit lainnya.

 

Peraih Nobel Fisika 2019

James Peebles (Kanada-Amerika)

- Penghargaan ini diperoleh karena penemuan teoretis Peebles tentang bagaimana alam semesta berevolusi pasca ledakan besar (big bang).

 

Michel Mayor (Swiss)

Didier Queloz Swiss)

• – Pada Oktober 1995, Mayor dan Queloz menemukan planet di luar sistem tata surya alias exoplanet yang diberi nama 51 Pegasi b. Penelitian mereka dianggap meningkatkan pemahaman manusia tentang evolusi semesta dan posisi planet bumi di jagat raya.

 

Sumber: AFP, BBC

=====

Fakta-Fakta Penghargaan Nobel

• – Pada 27 November 1895, Alfred Nobel meneken wasiat untuk menyerahkan sebagian besar kekayaannya sebagai hadiah bagi orang-orang yang punya sumbangsih besar di bidang fisika, kimia, kedokteran, perdamaian, dan sastra.

• – Setiap penerima penghargaan mendapatkan hadiah sebesar SEK (krona) 9 juta atau sekitar Rp 12,88 miliar.

• – Sejak 1901 hingga 2018, Penghargaan Nobel dan Penghargaan untuk Ilmu Sosial sudah diterimakan kepada 590 pemenang. Jumlah individu penerimanya adalah 908 orang dan 27 lembaga. Sebanyak 52 di antaranya adalah perempuan.

• – Peraih penghargaan termuda adalah Malala Yousafzai (Pakistan) yang berumur 17 tahun saat menerima Nobel Perdamaian pada 2014. Dia pernah ditembak Taliban karena memperjuangkan pendidikan bagi kaumnya.

• – Peraih penghargaan paling sepuh adalah Arthur Ashkin (96 tahun) saat menerima Nobel Fisika pada 2018.

• – Pemenang penghargaan Nobel Sastra 2018 diumumkan berbarengan dengan pemenang 2019 pada 10 Oktober. Tahun lalu, penghargaan itu ditiadakan karena komite Nobel diguncang skandal pelecehan seksual.

Sumber: AFP, Nobelprize.org


BACA JUGA

Senin, 16 Desember 2019 11:39

Baru 72 Persen Target, Penerimaan Pajak Jauh dari Harapan

JAKARTA– Realisasi penerimaan pajak pada tahun ini masih jauh dari…

Senin, 16 Desember 2019 11:23

Tuah Perang Dagang, CPO Kaltim Membaik

Perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok berdampak baik pada…

Minggu, 15 Desember 2019 21:04

WUIHH MAKIN ENAK..!! Tahun 2020, PNS Tak Perlu Ngantor

Abdi negara bisa segera berkantor di mana saja. Pola perhitungan…

Minggu, 15 Desember 2019 21:03

Tak Semua Eselon III dan IV Dihapus

Jabatan Eselon III dan IV bakal tidak ada lagi. Aparatur…

Minggu, 15 Desember 2019 21:00

Jembatan Mahakam IV Diperkirakan Bisa Dipakai Maret 2020

SAMARINDA–Masyarakat Kota Tepian tampaknya harus banyak bersabar. Sebab, Jembatan Mahakam…

Minggu, 15 Desember 2019 20:57

Azura Luna, Warga Kediri yang Jadi Buronan Interpol Hong Kong

Sosialita asal Kediri terlibat banyak kasus penipuan. Kemudian, menghilang setelah…

Minggu, 15 Desember 2019 20:50

Progres Jalan Bontang - Samarinda dan Sangatta 95 Persen, Rampung Bulan Ini

BALIKPAPAN – Proyek preservasi jalan nasional Samarinda, Bontang, dan Sangatta…

Minggu, 15 Desember 2019 20:11

BPS Sebut Ekonomi Indonesia Tahun 2020 Bakal Suram

JAKARTA- Secara mengejutkan Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan pernyataan yang…

Minggu, 15 Desember 2019 14:02

Bandara APT Pranoto Kembali Beroperasi Besok, Maskapai Ini Sudah Buka Reservasi

SAMARINDA - Bandara APT Pranoto akan kembali beroperasi pada hari…

Minggu, 15 Desember 2019 10:00

Pemerintah Kaji Bus Amfibi Jadi Moda Transportasi di Calon Ibu Kota Negara

Melihat karakter geografis calon ibu kota negara, Kalimantan Timur, banyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.