MANAGED BY:
RABU
03 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Rabu, 09 Oktober 2019 10:16
JERMAN vs ARGENTINA
Kikis Ketergantungan Nomor 9
Timo Werner butuh pelapis selain Luca Waldschmidt.

PROKAL.CO, DORTMUND- Lima tahun pasca final Piala Dunia 2014, Jerman dan Argentina ternyata punya nasib nyaris serupa. Bukan makin berjaya. Justru sebaliknya. Kedua tim kini berada dalam masa transisi. Die Mannschaft--julukan Jerman--yang pernah menduduki peringkat pertama FIFA sebanyak 3 kali sejak kampiun Piala Dunia 2014 (Juli 2014 – Juni 2015, Juli 2017, September 2017 – Juni 2018) kini harus puas di posisi ke-16.

Argentina setali tiga uang meski sedikit lebih baik. Tim tango yang pernah 2 kali berada di puncak ranking FIFA (Juli – Oktober 2015, April 2016 – April 2017) sekarang tengah merangkak ke lima besar dengan bercokol di posisi kesepuluh.

Nah, menurunnya performa kedua tim dibarengi dengan minimnya stok striker. Untuk hal ini, Argentina lebih merasakan dampaknya. Selepas Gonzalo Higuain pensiun tahun lalu, posisi striker tim asuhan Lionel Scaloni itu lebih banyak diisi pemain miskin caps. (lihat grafis)

Justru nama-nama senior dengan jam terbang tinggi di Eropa seperti Sergio Aguero dan Mauro Icardi diabaikan. Jadilah mereka hanya mengandalkan duet second striker yang dipaksakan jadi striker. Mereka adalah Lautaro Martinez dan Paulo Dybala. Kebetulan, performa keduanya musim ini sedang menanjak.

El Toro--julukan Lautaro--mampu mengimbangi kehadiran Romelu Lukaku dengan mencetak 3 gol dan 1 assist dari 9 laga di semua ajang. Beda dari Lautaro, La Joya--julukan Dybala--di Juventus tetap berperan second striker dengan mengemas 1 gol plus 3 assist dari 7 pertandingan. Gol pertamanya bagi Juve tercipta pada Derby d'Italia kontra Inter pada giornata ketujuh Serie A (7/10).

Itu belum termasuk absennya Lionel Messi. Striker Barcelona itu sedang menjalani skorsing tiga bulan dilarang membela Argentina pasca menghina Conmebol (federasi sepak bola Amerika Selatan) pada Copa America 2019. Padahal, Si Kutu--julukan Messi--adalah satu-satunya yang tersisa dari skuad lima tahun lalu. Bisa dibilang, Argentina saat ini bak tim baru.

''Ini bukan musim panas yang mudah. Tetapi, secara mental, beban yang ada di pundak saya serasa berkurang sekarang,'' ujar Dybala kepada Corriere della Sera tadi malam mengenai psikisnya saat ini pasca melawan Inter.

Bagaimana Jerman? Tim asuhan Joachim Loew lebih beruntung dari Argentina. Mereka tidak perlu cemas berlebihan pasca ditinggal Miroslav Klose dan Mario Gomez sebagai dua striker tajam yang pensiun pasca Piala Dunia 2014.

Ya, Jerman punya Timo Werner. Striker RB Leipzig itu sudah membukukan 10 gol dari 27 caps bersama Jerman sejak debut dua tahun lalu. Permasalahannya, Striker 23 tahun itu hanya mencetak 1 gol sepanjang tahun ini untuk Jerman. Singkatnya, Jerman butuh pelapis Werner yang hingga kini Jogi--sapaan akrab Loew--belum berhasil menemukannya. Bahkan, dalam skuad Jerman saat ini hanya dihuni dua striker. Selain Werner, ada pula striker non-caps Luca Waldschmidt.

Kabar buruknya, Werner harus absen pada laga nanti karena sakit. Dia menyusul Toni Kroos, Jonathan Tah, dan Ilkay Guendogan yang sudah pasti out untuk laga nanti.

Untungnya, kampiun Piala Dunia empat kali itu punya pemain di lini kedua dengan naluri mencetak gol cukup tinggi. Pasca Piala Dunia 2018, total 20 dari total 24 gol Jerman dilesakkan pemain dari lini kedua. Bahkan, wide attacker Serge Gnabry lebih produktif dari Werner dengan 6 gol berbanding 2 gol untuk Werner sejak tahun lalu.

Dalam kurun waktu yang sama, Argentina yang lebih doyan bongkar-pasang pemain justru punya striker yang lebih produktif dari Jerman. Aguero dan Icardi total mencetak 3 gol dari 24 gol Argentina. Tetapi, Argentina bisa menyulap kebutuhan gol mereka dengan Lautaro dan Dybala. Kedua pemain itu total menyumbang 11 gol.

''Ini jelas bukan situasi menyenangkan karena sulit berharap banyak dari tim (yang ditinggal beberapa pilar karena cedera, Red). Tetapi tim tetap serius karena Argentina lawan tangguh,'' ucap Loew kepada Eurosport. (io)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 12:15

Fans MU Walkout di Menit ke-68

KEBERHASILAN mendatangkan Bruno Fernandes tidak menyurutkan niat fans Manchester United…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:14

Batal Pulang Karena Korona

PREMIER League kembali memanggil bomber Marko Arnautovic. Namanya sempat masuk…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:13
REAL MADRID VS ATLETICO MADRID

Puncak Rivalitas Si Gurita dan Si Tembok

MADRID- Belum ada kiper yang memenangi Zamora Trophy lima musim…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:08

Diogo Resmi Diperkenalkan

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda akhirnya resmi memperkenalkan Diogo Campos…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:04
Man United vs Wolverhampton

Panggung Rekrutan Baru

MANCHESTER– Manchester United sudah lebih dari sedekade ditinggal minggat Cristiano…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:03

Racing Point Menjadi Aston Martin

SILVERSTONE- Racing Point akan menjalani transformasi signifikan pada musim 2021.…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:02

Misi Jungkalkan Raja

MELBOURNE - Dominic Thiem memastikan diri sebagai penantang juara bertahan…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:01

El Matador Gagal, Pilih CLBK

UPAYA Atletico Madrid mendapatkan striker PSG Edinson Cavani berakhir seiring…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:46

Wajib Kerja Keras

Menukangi Borneo FC Samarinda, beban coach Edson Tavares dipastikan tak…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:45

Borneo FC Ingin Uji Coba Internasional

SAMARINDA - Borneo FC terus mempersiapkan diri menyambut kompetisi musim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers