MANAGED BY:
KAMIS
30 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 08 Oktober 2019 16:18
Usai Diperiksa 1 Jam, Kepala Dinas BPBD Samarinda Ditahan
Sulaiman Sade usai pemeriksaan langsung ditahan.

PROKAL.CO, PROKAL.CO, SAMARINDA - Kejaksaan Negeri Samarinda menahan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda Sulaeman Sade ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Sempaja, Selasa (8/10/2019) pukul 11.00.

Sade ditahan usai diperiksa sejam oleh penyidik terkait keterlibatannya kasus dugaan korupsi proyek pasar Baqa Samarinda Seberang Tahun Anggaran 2014-2015. Ia ditetapkan tersangka oleh penyidik Kejaksaan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) kasus korupsi tersebut.

"Penetapan tersangka (Sade) ini sejak 2018. Penyelidikannya juga sejak lama. Atas pertimbangan penyidik dan perintah pimpinan, tersangka ini ditahan 20 hari ke depan," ujar Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Samarinda, Zainal Efendi.

Zainal menambahkan kerugian Negara terhadap kasus korupsi ini diperkirakan mencapai Rp 2 miliar. Jumlah ini sementara hasil perhitungan oleh para ahli dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dimana jaksa penyidik telah berkoordinasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kurang lebih Rp 2 miliar kerugiannya, tapi ini ada perubahan lagi karena ada item-item yang belum dihitung dari hasil pengembangan penyidikan," katanya. Sade, diduga terlibat korupsi proyek pasar Baqa saat masih menjabat Kepala Dinas Pasar Samarinda.

"Tersangka SS (Sulaiman Sade) diduga menerima sesuatu dari pihak ketiga sebagai Pegawai Negeri Sipil dan pejabat Negara saat itu," kata Zainal. Dengan pemberian kepada Kepala Dinas Pasar, pihak ketiga yakni kontraktor melakukan pengurangan volume terhadap proyek pasar Baqa yang memiliki bangunan 2 lantai. Selain Sade, penetapan tersangka dilakukan penyidik terhadap Said Syahruzzaman sebagai kontraktor dan Miftachul Choir selaku PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan).

"Ketiga tersangka telah ditahan hari ini. Selama ini, kami tidak melakukan penahanan, tersangka cukup koperatif pemanggilan dan pemeriksaan tambahan. Tapi, penahanan tersangka ini agar perkara ini jangan sampai ditunda-tunda penyelesaiannya dan demi kepastian hukum," kata Zainal.

Tersangka Sulaiman Sade dan Miftachul dikenakan sangkaan telah melanggar  Pasal 2 ayat (1) dan Subsider Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor : 31 Tahun 1999 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan minimal lima tahun. (mym)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 29 Januari 2020 21:04

Ketua PDIP Samarinda Sebut Andi Harun Langgar Ketentuan Pendaftaran Calon Wali Kota di PDIP

SAMARINDA - Partai PDI Perjuangan menegaskan tak bisa mengusung Andi…

Rabu, 29 Januari 2020 20:52

272 Siswa Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi

SAMARINDA - Sebanyak 272 siswa/siswi mengikuti pembukaan pelatihan berbasis kompetensi…

Rabu, 29 Januari 2020 16:50

BPK Diminta Turun Periksa Perusda Milik Pemprov Kaltim

SAMARINDA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diminta turun untuk audit…

Rabu, 29 Januari 2020 14:32

Imbas Keributan, PKL Jelawat “Dihambur” Satpol PP

SAMARINDA–Sebanyak 110 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan…

Rabu, 29 Januari 2020 14:31

Paviliun Sakura AWS Disatroni Maling

SAMARINDA–Meski pernah mendekam di penjara selama enam tahun dan baru…

Rabu, 29 Januari 2020 14:30

Minta Upeti dan Bikin Rusuh, Tujuh Preman Pasar Dibekuk Polisi

Aktivitas premanisme terjadi hampir di semua daerah di Indonesia, tak…

Rabu, 29 Januari 2020 14:29

Instansi Penunggak Air Menyusut, Bayar setelah Anggaran Cair

SAMARINDA–Verifikasi instansi pemerintah penunggak rekening air yang ditempuh PDAM Tirta…

Rabu, 29 Januari 2020 14:29

Pemuda di Loa Janan Ilir Mengamuk Bawa Samurai

SAMARINDA–Jam dinding menunjukkan pukul 00.00 Wita menuju Selasa (28/1). Indekos…

Rabu, 29 Januari 2020 12:34

Soal Minyak Ilegal, Belum Ada Tersangka

PENYIDIK Subdit 4 Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Direktorat Reserse Kriminal…

Selasa, 28 Januari 2020 16:45

Pungut Rp 5 Ribu per Hari ke PKL, Polisi Tangkap 7 Preman Jalan Jelawat

SAMARINDA - Tujuh pria diduga preman yang kerap memungut uang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers