MANAGED BY:
SABTU
18 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 08 Oktober 2019 16:18
Usai Diperiksa 1 Jam, Kepala Dinas BPBD Samarinda Ditahan
Sulaiman Sade usai pemeriksaan langsung ditahan.

PROKAL.CO, PROKAL.CO, SAMARINDA - Kejaksaan Negeri Samarinda menahan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda Sulaeman Sade ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Sempaja, Selasa (8/10/2019) pukul 11.00.

Sade ditahan usai diperiksa sejam oleh penyidik terkait keterlibatannya kasus dugaan korupsi proyek pasar Baqa Samarinda Seberang Tahun Anggaran 2014-2015. Ia ditetapkan tersangka oleh penyidik Kejaksaan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) kasus korupsi tersebut.

"Penetapan tersangka (Sade) ini sejak 2018. Penyelidikannya juga sejak lama. Atas pertimbangan penyidik dan perintah pimpinan, tersangka ini ditahan 20 hari ke depan," ujar Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Samarinda, Zainal Efendi.

Zainal menambahkan kerugian Negara terhadap kasus korupsi ini diperkirakan mencapai Rp 2 miliar. Jumlah ini sementara hasil perhitungan oleh para ahli dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dimana jaksa penyidik telah berkoordinasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kurang lebih Rp 2 miliar kerugiannya, tapi ini ada perubahan lagi karena ada item-item yang belum dihitung dari hasil pengembangan penyidikan," katanya. Sade, diduga terlibat korupsi proyek pasar Baqa saat masih menjabat Kepala Dinas Pasar Samarinda.

"Tersangka SS (Sulaiman Sade) diduga menerima sesuatu dari pihak ketiga sebagai Pegawai Negeri Sipil dan pejabat Negara saat itu," kata Zainal. Dengan pemberian kepada Kepala Dinas Pasar, pihak ketiga yakni kontraktor melakukan pengurangan volume terhadap proyek pasar Baqa yang memiliki bangunan 2 lantai. Selain Sade, penetapan tersangka dilakukan penyidik terhadap Said Syahruzzaman sebagai kontraktor dan Miftachul Choir selaku PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan).

"Ketiga tersangka telah ditahan hari ini. Selama ini, kami tidak melakukan penahanan, tersangka cukup koperatif pemanggilan dan pemeriksaan tambahan. Tapi, penahanan tersangka ini agar perkara ini jangan sampai ditunda-tunda penyelesaiannya dan demi kepastian hukum," kata Zainal.

Tersangka Sulaiman Sade dan Miftachul dikenakan sangkaan telah melanggar  Pasal 2 ayat (1) dan Subsider Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor : 31 Tahun 1999 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan minimal lima tahun. (mym)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 17 Januari 2020 11:48

Komisi V DPR RI Akan Tinjau Waduk

SAMARINDA–Banjir yang terjadi di beberapa kawasan di Samarinda belakangan ini,…

Jumat, 17 Januari 2020 11:47

Kasus Penilap Pajak Masuk Kejaksaan

SAMARINDA–Meja kerja Korps Adhyaksa Samarindakedatangan satu perkara penggelapan pajak limpahan…

Jumat, 17 Januari 2020 11:40

Saat Diperbaiki, Kapal Pesut Etam Tenggelam

SAMARINDA–Kapal Wisata Pesut Etam yang tengah bertambat di tepi Sungai…

Jumat, 17 Januari 2020 10:33

Karena Masyarakat Banyak Tak Minta Karcis Bikin PAD Parkir Tak Pernah Tercapai

SAMARINDA–Parkir liar yang menjamur terus menghantui warga. Padahal, lokasi parkir…

Jumat, 17 Januari 2020 10:31

Kebakaran di Tengah Banjir

SAMARINDA–Saat banjir dan tanah longsor melanda Kota Tepian, mendadak jago…

Jumat, 17 Januari 2020 10:29

Kasus Pasar Baqa Segera Dilimpahkan

SAMARINDA–Berkas tiga tersangka korupsi pembangunan Pasar Baqa yang menggantung di…

Kamis, 16 Januari 2020 20:08

Turun, Kaltim Peringkat ke 23 Pengguna Narkoba Se Indonesia

SAMARINDA - Kalimantan Timur menduduki peringkat ke 23 se Indonesia…

Kamis, 16 Januari 2020 13:55

Sempat Sulit Cari Solar, Begini TNI dan Warga Sediakan Nasi Bungkus untuk Korban Banjir

SAMARINDA - Kesibukan menyajikan nasi bungkus terlihat di Posko Dapur…

Rabu, 15 Januari 2020 20:43

Atasi Banjir Samarinda, Wagub Hadi : Harus dengan Program Jangka Panjang

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menegaskan persoalan banjir…

Rabu, 15 Januari 2020 15:32

Kawasan Bisnis Samarinda Ikut Terendam, Warga Minta Bantuan Makanan

SAMARINDA - Memasuki hari ketiga, banjir semakin meluas di Samarinda,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers