MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 08 Oktober 2019 16:18
Usai Diperiksa 1 Jam, Kepala Dinas BPBD Samarinda Ditahan
Sulaiman Sade usai pemeriksaan langsung ditahan.

PROKAL.CO, PROKAL.CO, SAMARINDA - Kejaksaan Negeri Samarinda menahan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda Sulaeman Sade ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Sempaja, Selasa (8/10/2019) pukul 11.00.

Sade ditahan usai diperiksa sejam oleh penyidik terkait keterlibatannya kasus dugaan korupsi proyek pasar Baqa Samarinda Seberang Tahun Anggaran 2014-2015. Ia ditetapkan tersangka oleh penyidik Kejaksaan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) kasus korupsi tersebut.

"Penetapan tersangka (Sade) ini sejak 2018. Penyelidikannya juga sejak lama. Atas pertimbangan penyidik dan perintah pimpinan, tersangka ini ditahan 20 hari ke depan," ujar Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Samarinda, Zainal Efendi.

Zainal menambahkan kerugian Negara terhadap kasus korupsi ini diperkirakan mencapai Rp 2 miliar. Jumlah ini sementara hasil perhitungan oleh para ahli dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dimana jaksa penyidik telah berkoordinasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kurang lebih Rp 2 miliar kerugiannya, tapi ini ada perubahan lagi karena ada item-item yang belum dihitung dari hasil pengembangan penyidikan," katanya. Sade, diduga terlibat korupsi proyek pasar Baqa saat masih menjabat Kepala Dinas Pasar Samarinda.

"Tersangka SS (Sulaiman Sade) diduga menerima sesuatu dari pihak ketiga sebagai Pegawai Negeri Sipil dan pejabat Negara saat itu," kata Zainal. Dengan pemberian kepada Kepala Dinas Pasar, pihak ketiga yakni kontraktor melakukan pengurangan volume terhadap proyek pasar Baqa yang memiliki bangunan 2 lantai. Selain Sade, penetapan tersangka dilakukan penyidik terhadap Said Syahruzzaman sebagai kontraktor dan Miftachul Choir selaku PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan).

"Ketiga tersangka telah ditahan hari ini. Selama ini, kami tidak melakukan penahanan, tersangka cukup koperatif pemanggilan dan pemeriksaan tambahan. Tapi, penahanan tersangka ini agar perkara ini jangan sampai ditunda-tunda penyelesaiannya dan demi kepastian hukum," kata Zainal.

Tersangka Sulaiman Sade dan Miftachul dikenakan sangkaan telah melanggar  Pasal 2 ayat (1) dan Subsider Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor : 31 Tahun 1999 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan minimal lima tahun. (mym)

loading...

BACA JUGA

Senin, 11 November 2019 23:27

Hari Pahlawan, Pendidikan Moral Paling Utama

Pandangan Masyarakat tentang Peringatan Hari Pahlawan   Kemarin, 10 November…

Senin, 11 November 2019 23:23

Bikin Aplikasi untuk PJU Bermasalah

SAMARINDA–Kewenangan penerangan jalan berada di dua organisasi perangkat daerah (OPD).…

Senin, 11 November 2019 23:21

Laka di Mahkota II, Satu Remaja Tewas

SAMARINDA–Jembatan Mahkota II yang menjadi penghubung Palaran-Sambutan selalu dipadati lalu…

Senin, 11 November 2019 23:19

Kebakaran Keempat di Sungai Keledang, Tiga Bangunan Sisa Arang

Pekikan penjual minuman keliling mencuri perhatian warga yang tengah mempersiapkan…

Senin, 11 November 2019 22:27

BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Adakan Monitoring dan Evaluasi

SAMARINDA- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Samarinda mengadakan…

Senin, 11 November 2019 17:17

Jaga Persatuan dan Kesatuan, Warga Dayak di Kaltim Mendukung Program Pemerintah Wujudkan IKN

PROKAL.CO, SAMARINDA - Meski pemindahan pusat pemerintahan ke Kaltim baru…

Senin, 11 November 2019 13:54

Gadis 18 Tahun Diperkosa Ayah Tirinya, Begini Kronologisnya

PROKAL.CO, SAMARINDA - Jajaran Polres Samarinda menahan seorang pria, Arman…

Senin, 11 November 2019 12:54

Ada Hotel 60 Kamar, Tapi Tak Ada Tempat Parkir Mobil

Jalur pejalan kaki, masih sangat minim tersedia di beberapa hotel…

Senin, 11 November 2019 12:04

Interpelasi yang Diusulkan DPRD Kaltim, Djailani : Seperti Meriam Menembak Nyamuk

SAMARINDA-Ketua Aliansi Ormas Daerah Kaltim M Djaelani mengibaratkan, hak interpelasi…

Minggu, 10 November 2019 23:33

Teknologi Harus Diimbangi Pendidikan Karakter

SAMARINDA - Masalah SDM kerap menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, Kaltim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*