MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Selasa, 08 Oktober 2019 12:59
IKN Beri Sentimen Positif

Neraca Perdagangan Mengecil, Tapi Masih Aman

Slamet Brotosiswoyo

PROKAL.CO, Meski neraca perdagangan Kaltim angkanya terus mengecil, kondisi ini belum menghadirkan kepanikan seperti jatuhnya ekonomi Bumi Etam pada 2014. Isu ibu kota negara (IKN) baru menjadi optimisme di kalangan pengusaha, sehingga penurunan harga komoditas tidak terlalu dirasa.

BALIKPAPAN – Seperti diketahui, pada awal tahun ini pertumbuhan perekonomian Kaltim kembali dihantui penurunan harga komoditas andalan, batu bara. Angkanya bahkan mendekati harga terendah pada 2014 lalu. Berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), harga batu bara acuan pada September lalu berada di angka USD 65,79 per ton.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltim, Slamet Brotosiswoyo mengakui, harga batu bara dan sejumlah komoditas lainnya yang menjadi andalan Kaltim memang turun. Bahkan harga batu bara menyentuh titik rendah sejak 2016. Tapi, tidak terlalu mengkhawatirkan.

“Ya karena isu IKN yang akan memulai pembangunan di 2020 menjadi optimisme pengusaha Kaltim. Kami (pengusaha) menatap masa depan positif. Bahkan, beberapa rekan saya sudah bersiap untuk investasi di Kaltim,” terangnya.

Di sisi lain, ia menilai impor migas akan menghambat laju defisit neraca perdagangan di tahun ini. Apalagi belakangan harga minyak naik akibat sentimen produksi minyak Arab Saudi berkurang setengah setelah dua kilang minyak utama diserang.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kaltim Tutuk Cahyono mengatakan kondisi itu merefleksikan Bumi Etam yang terus memproduksi barang mentah. Barang mentah, lanjut dia secara alamiah harganya cenderung fluktuatif dan menjadi spekulasi global.

Menurutnya dorongan hilirisasi mutlak dilakukan agar Kaltim bisa menciptakan harga yang stabil. Selain itu pemerintah memiliki proyeksi perhitungan yang lebih baik dengan menciptakan kondisi bisnis yang nyaman bagi pengusaha.

Kaltim perlu membuka investasi seluas-luasnya dari luar daerah. Sebab, Kaltim belum memiliki teknologi untuk memproses komoditas yang ada. Lazimnya, proses menjadi daerah yang maju mesti diawali dengan penguatan-penguatan teknologi untuk menjadi mata rantai global.

“Proses dari negara maju itu selalu penguatan teknologi dan kelembagaan regulasi. Kita harus datangkan teknologi hilirisasi itu, permudah investor agar mau ke Kaltim. Investor datang bawa uang, sisanya dipermudah agar hilirisasi berjalan,” jelasnya.

Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik, neraca perdagangan Kaltim pada Agustus 2019 mengalami surplus senilai USD 1,07 miliar. Nilai itu sedikit lebih rendah dibandingkan pada Juli 2019 senilai USD 1,18 miliar.

Sementara itu secara kumulatif dibandingkan dari periode Januari—Agustus 2019 neraca perdagangan mengalami surplus USD 9,15 miliar. Sebagai perbandingan nilai kumulatif pada paruh pertama tahun ini senilai USD 6,91 miliar terus mengecil dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai USD 6,99 miliar dan pada 2017 senilai USD 7,02 miliar. (aji/ndu2)


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 13:40

Investasi Terhambat, Konsumsi Tersendat

JAKARTA– Kondisi ekonomi global belum juga menunjukkan sinyal yang membaik.…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:14

Nikmati Diskon Natal dari Sekarang

SAMARINDA – Tak perlu menunggu akhir tahun untuk menikmati diskon…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:03

April 2020, Ponsel BM Tak Lagi Bisa Beredar

JAKARTA– Rencana penegakan peraturan validasi International Mobile Equipment Identity (IMEI)…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:26

Ekspor CPO ke India Bisa Membesar

SAMARINDA – Pengusaha kelapa sawit tampaknya bisa memperbesar ekspor crude…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:18

Perusahaan Kaltim Minat IPO, Sudah Ada 12 Perusahaan yang Serius

BALIKPAPAN – Bursa Efek Indonesia (BEI) Balikpapan terus mendorong minat…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:33

10 BUMN Bantu Merpati Terbang Lagi

JAKARTA– Sepuluh badan usaha milik negara (BUMN) bersinergi untuk membangkitkan…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:18

Tanpa IKN, Investasi Hilirisasi Harus Masuk

SAMARINDA – Tumbuhnya sektor lain selain pertambangan batu bara diharapkan…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:17

Apindo Berencana Bangun Kawasan Ekonomi, Lirik Lahan 10 Hektare di Kawasan IKN

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltim bertekad untuk berkontribusi dalam pembangunan…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:14

Ikuti Tren untuk Menangkan Persaingan Pasar

DI mana ada kemauan di situ ada jalan. Pernyataan ini…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:13

Realisasi Baru Capai 67,97 Persen , DJP Kaltimra Kejar Target Pajak

BALIKPAPAN – Target Direktorat Jenderal Pajak (DJP) wilayah Kalimantan Timur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*