MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Selasa, 08 Oktober 2019 12:59
IKN Beri Sentimen Positif

Neraca Perdagangan Mengecil, Tapi Masih Aman

Slamet Brotosiswoyo

PROKAL.CO, Meski neraca perdagangan Kaltim angkanya terus mengecil, kondisi ini belum menghadirkan kepanikan seperti jatuhnya ekonomi Bumi Etam pada 2014. Isu ibu kota negara (IKN) baru menjadi optimisme di kalangan pengusaha, sehingga penurunan harga komoditas tidak terlalu dirasa.

BALIKPAPAN – Seperti diketahui, pada awal tahun ini pertumbuhan perekonomian Kaltim kembali dihantui penurunan harga komoditas andalan, batu bara. Angkanya bahkan mendekati harga terendah pada 2014 lalu. Berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), harga batu bara acuan pada September lalu berada di angka USD 65,79 per ton.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltim, Slamet Brotosiswoyo mengakui, harga batu bara dan sejumlah komoditas lainnya yang menjadi andalan Kaltim memang turun. Bahkan harga batu bara menyentuh titik rendah sejak 2016. Tapi, tidak terlalu mengkhawatirkan.

“Ya karena isu IKN yang akan memulai pembangunan di 2020 menjadi optimisme pengusaha Kaltim. Kami (pengusaha) menatap masa depan positif. Bahkan, beberapa rekan saya sudah bersiap untuk investasi di Kaltim,” terangnya.

Di sisi lain, ia menilai impor migas akan menghambat laju defisit neraca perdagangan di tahun ini. Apalagi belakangan harga minyak naik akibat sentimen produksi minyak Arab Saudi berkurang setengah setelah dua kilang minyak utama diserang.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kaltim Tutuk Cahyono mengatakan kondisi itu merefleksikan Bumi Etam yang terus memproduksi barang mentah. Barang mentah, lanjut dia secara alamiah harganya cenderung fluktuatif dan menjadi spekulasi global.

Menurutnya dorongan hilirisasi mutlak dilakukan agar Kaltim bisa menciptakan harga yang stabil. Selain itu pemerintah memiliki proyeksi perhitungan yang lebih baik dengan menciptakan kondisi bisnis yang nyaman bagi pengusaha.

Kaltim perlu membuka investasi seluas-luasnya dari luar daerah. Sebab, Kaltim belum memiliki teknologi untuk memproses komoditas yang ada. Lazimnya, proses menjadi daerah yang maju mesti diawali dengan penguatan-penguatan teknologi untuk menjadi mata rantai global.

“Proses dari negara maju itu selalu penguatan teknologi dan kelembagaan regulasi. Kita harus datangkan teknologi hilirisasi itu, permudah investor agar mau ke Kaltim. Investor datang bawa uang, sisanya dipermudah agar hilirisasi berjalan,” jelasnya.

Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik, neraca perdagangan Kaltim pada Agustus 2019 mengalami surplus senilai USD 1,07 miliar. Nilai itu sedikit lebih rendah dibandingkan pada Juli 2019 senilai USD 1,18 miliar.

Sementara itu secara kumulatif dibandingkan dari periode Januari—Agustus 2019 neraca perdagangan mengalami surplus USD 9,15 miliar. Sebagai perbandingan nilai kumulatif pada paruh pertama tahun ini senilai USD 6,91 miliar terus mengecil dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai USD 6,99 miliar dan pada 2017 senilai USD 7,02 miliar. (aji/ndu2)


BACA JUGA

Selasa, 12 November 2019 11:23

Harus Cermat Belanja Online di Festival 11.11

BALIKPAPAN – Perilaku belanja berbasis daring, online atau e-commerce ini…

Selasa, 12 November 2019 10:43

Surplus Neraca Perdagangan Kaltim Mulai Meningkat

SAMARINDA-Neraca perdagangan Kaltim selalu mencatatkan nilai surplus, namun pada 2019…

Selasa, 12 November 2019 10:40

Harga CPO Melesat, TBS Kaltim Membaik

SAMARINDA-Tandan buah segar (TBS) kelapa sawit pada Oktober Rp 1.250…

Selasa, 12 November 2019 10:33

Harga CPO Terus Melesat, Pengusaha Harus Manfaatkan Peluang

SAMARINDA -Tampak suram pada awal tahun, harga crude palm oil…

Selasa, 12 November 2019 10:31

Bunga KUR Harus Sesuai Kekuatan Subsidi

SAMARINDA-Tahun ini Bank Indonesia (BI) cukup agresif menurunkan suku bunga…

Selasa, 12 November 2019 10:30

Industri Pengolahan Kaltim Naik 14,30 Persen

SAMARINDA- Produksi industri besar dan sedang (IBS) Kaltim dalam periode…

Senin, 11 November 2019 22:40

Sriwijaya Pilih Akhiri Kerja Sama dengan Garuda

JAKARTA– Sempat mengalami pasang surut, hubungan kerja sama antara Sriwijaya…

Senin, 11 November 2019 13:16

Rekening di Atas Rp 2 M Naik, Sinyal Konsumen Tahan Belanja

JAKARTA– Jumlah rekening simpanan dengan nilai saldo sampai Rp 2…

Jumat, 08 November 2019 20:53

Ekonomi Kreatif Makin Dominan Sumbang Rp 1.211 T ke PDB 2019

JAKARTA– Ekonomi kreatif masih menyimpan potensi besar di Indonesia. Kamar…

Jumat, 08 November 2019 11:44

Provider Gencar Tawarkan Promo Internet

BALIKPAPAN – Pengguna ponsel pintar di Bumi Etam semakin haus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*