MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 08 Oktober 2019 11:58
Bupati Diciduk KPK Terkait Proyek
ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA -- Hari Minggu lalu seharusnya jadi hari istirahat bagi Agung Ilmu Mangkunegara sebelum memulai aktivitas Senin. Namun, bupati Lampung Utara itu malah diciduk KPK dalam operasi tangkap tangan. Agung diduga menerima uang terkait sejumlah proyek di dua dinas Kabupaten Lampung Utara.  

Agung diamankan di rumah dinasnya pada pukul 19.00. Sebelumnya, Raden  Syahril yang merupakan orang kepercayaan Agung diamankan lebih dulu pukul 18.00 di rumah dinas bupati. "Penyidik sedikit mengalami kendala ketika hendak masuk ke rumah dinas bupati karena tidak kooperatifnya beberapa pihak di tempat," jelas Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di Gedung KPK kemarin.

KPK mengamankan uang sejumlah Rp 200 juta di kamar Agung. Selain Agung, KPK juga mengamankan enam orang lainnya. Antara lain tangan kanan bupati Raden Syahril, Kepala Dinas Perdagangan Wan Hendri, Kepala Dinas PUPR Syahbuddin, dan Kasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Fria Apristama. Dari pihak swasta, KPK mengamankan Chandra Safari dan Reza Giovanna. 

Ketika menangkap Syahbuddin, KPK mengamankan uang sejumlah Rp 38 juta. Kemudian dari Fria diamankan uang sejumlah Rp 50 juta. Tim penyidik berpindah ke rumah Raden Syahril dan berhasil mengamankan uang Rp 440 juta. Total seluruh uang yang diamankan dalam OTT kemarin sejumlah Rp 728 juta. 

Jumlah itu ditengarai hanya sebagian dari fee yang sudah diterima Agung melalui Raden. Basaria menjelaskan, Agung diduga telah menerima Rp 600 juta pada Juli lalu. Kemudian secara berturut-turut, Agung menerima Rp 50 juta pada September dan Rp 350 juta pada awal Oktober. "Diduga uang yang diterima September dan Oktober itulah yang ditemukan di rumah RSY," jelas Basaria. Sementara Rp 600 juta tidak termasuk. Sehingga perkiraan total uang yang diterima Agung tiga bulan terakhir mencapai Rp 1,2 miliar.

Uang tersebut diduga terkait dengan proyek di dua dinas Kabupaten Lampung Utara. Secara rinci, Basaria menjelaskan ada tiga proyek yang terkait di Dinas Perdagangan. Antara lain pembangunan pasar tradisional Desa Comook Sinar Jaya Kecamatan Muara Sungkai, pasar tradisional Desa Karangsari Kecamatan Muara Sungkai, dan konstruksi fisik Pasar Rakyat Tata Karya. 

Sementara dari lingkungan Dinas PUPR, diduga uang tersebut merupakan commitment fee antara Syahbudin dengan Agung. KPK menduga saat Syahbuddin ditawari jabatan kadis pada 2014, Agung memberi syarat agar Syahbudin rutin memberi fee pada setiap proyek. Dengan besaran antara 20-25 persen. Chandra Safari yang merupakan rekanan Dinas PUPR diketahui telah mengerjakan sepuluh proyek dan menyetor uang untuk setiap proyeknya pada Agung melalui Syahbuddin.  

Dengan bukti permulaan yang ada, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka. Empat tersangka penerima dikenai dua pasal KUHP yang berbeda. Agung dan Raden dikenai Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, sementara Syahbuddin dan Wan dikenai Pasal 65. Kemudian sebagai pemberi, Chandra dan Reza juga ditetapkan sebagai tersangka. (deb)


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 13:39

Tahun Depan UMP Naik, Hotel Belum Berani Naikkan Tarif

Meski upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK)…

Senin, 21 Oktober 2019 13:38

Courtesy Call dengan Presiden dengan Negara Sahabat, Tawarkan Kereta Hingga BUMN

JAKARTA - Momen courtesy call yang dilaksanakan Presiden Joko Widodo…

Senin, 21 Oktober 2019 11:10

Ketika Anak Kembar SMP Ikut Desain Ibu Kota Republik

Dua anak kembar asal Kota Solok berhasil membuat desain ibukota…

Senin, 21 Oktober 2019 11:09
Penghuni Rumah Dinas Wakil Presiden Berganti

Mufidah Kalla Bagikan Merpati Peliharaan, Ma'ruf Boyongan Bawa Sarung

Jusuf Kalla (JK) dan Kiai Ma’ruf Amin (KMA) menjalani kehidupan…

Senin, 21 Oktober 2019 11:01

Portofolio Calon Menteri Beredar, Ada Said Aqil, Edhy Prabowo hingga Viktor Laiskodat

JAKARTA– Presiden Joko Widodo ingin langsung tancap gas bekerja usai…

Senin, 21 Oktober 2019 10:41

CATAT JANJI JOKOWI, Akan Revisi Puluhan Undang-Undang Yang Hambat Investasi

JAKARTA– Joko Widodo berkomitmen akan bekerja dengan cepat dan memberikan…

Senin, 21 Oktober 2019 10:10

Akhir Tahun Konstruksi Menggeliat

SAMARINDA – Memasuki akhir 2019, kinerja lapangan usaha konstruksi diperkirakan…

Minggu, 20 Oktober 2019 22:10

Bincang dengan BPJS Kesehatan Wilayah Kaltimtengseltara

Alih-alih meraih break even point, BPJS Kesehatan mengaku terus mengalami…

Minggu, 20 Oktober 2019 22:09

KPK Mulai “Lumpuh”

JAKARTA – Berlakunya UU Nomor 19/2019 tentang KPK mulai melumpuhkan…

Minggu, 20 Oktober 2019 22:08

Susunan Kabinet Belum Klir

SEMENTARA itu, penyusunan kabinet diprediksi belum akan rampung dalam waktu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*