MANAGED BY:
SELASA
19 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 07 Oktober 2019 14:04
Teh Timet dari Bawang Oleh-Oleh Inovatif Khas Kutim

Mengenal Minuman Sehat Banyak Khasiat

SIAP DIKENAL: Sugeng saat menunjukkan Teh Timet hasil produksinya yang wajib jadi buah tangan warga yang berkunjung ke Kutim. LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO, Berawal dari survei ke petani bawang tiwai atau lebih dikenal dengan bawang dayak, Sugeng Lemu bersama tim KKN-nya berinovasi. Membuat minuman sehat dengan label “Teh Timet” atau singkatan dari Tiwai Melati.

 

BAHAN dasar bawang tiwai memiliki segudang manfaat, seperti mengurangi peluruh kemih, mengurangi mual dan muntah, menjadi pencahar, mengurangi mag, vertigo, ambeien, hingga migrain. Dipadu dengan melati yang memiliki aroma khas, hal itu berdampak positif. Mampu membuat minuman sehat itu menjadi yang harus dicari ketika bertandang ke Kutim, khususnya Kecamatan Sangatta Selatan.

Kaltim Post bertandang ke kediaman Sugeng, yang juga sebagai tempat produksi. Petani bawang dayak telah ditetapkan menjadi langganannya. Selain membantu perekonomian, bisa saling membantu. Salah satunya membeli hasil kebun petani di Desa Rindang Benua.

Sugeng merupakan orang yang pertama mencetuskan ide ini. "Kami beli tiwai seharga Rp 50 ribu per kilogram. Hitung-hitung bantu mereka juga. Hanya mencari melati yang susah, sampai Samarinda," ujarnya.

Membuat teh berbahan dasar bawang bukan hal mudah. Sugeng memerlukan beberapa kali percobaan hingga benar-benar berhasil. Cara menyatukan yang disebut Sugeng susah-susah gampang, jadi tantangan baginya. “Memilih tiwai, dicuci dengan air bersih, kemudian pemerasan dan ditiriskan 20 menit, barulah proses cincang,” ungkapnya. "Paling sulit itu saat dijemur, tidak bisa sembarangan. Harus terjaga higienis, kami saja harus menggunakan kaus tangan dan masker," sambungnya.

Menggunakan suhu 29–31 derajat selama tiga hari, melati yang diperoleh dijemur dengan metode khusus, sekira 1,5 meter di bawah seng. Menggunakan paranet agar tidak terganggu serangga. "Satu pak beratnya 3 ons, terdiri dari 2 ons tiwai dan 1 ons melati," terangnya.

Akan tetapi, dia kerap kesulitan dalam memasarkan produk tersebut. Sugeng baru menitipkan ke pusat oleh-oleh di Sangatta. Nantinya, menjajakan teh sehat tersebut ke badan usaha milik desa. Mendapat dukungan penuh dari Camat Sangatta Selatan Hasdiah, dia dan timnya semakin semangat mempertahankan produk sehingga bisa menjadi PAD desa.

"Minuman sehat penambah stamina serta mengurangi penyakit ini sudah saya bawa ke Diskes, rencana ingin ke BBPOM juga, inginnya bisa masuk ke pasaran dan tembus ke Sidomuncul," harapnya.

Selain itu, dia berharap, Timet dapat memotivasi PPL di seluruh kecamatan se-Kutim, sehingga saling bersinergi antara petani dan pelaku UMKM, serta mampu mengembangkan potensi daerah. “Sehari bisa produk sampai 30 pak. Saya harap, ini bisa jadi oleh-oleh yang disukai dari Kutim," ungkapnya. (*/la/dra/k8)

loading...

BACA JUGA

Senin, 18 November 2019 13:43

Ngungsi Belajar saat Kelas Terbakar

Kegiatan belajar-mengajar di SD 009 Tanjung Redeb setelah kebakaran tetap…

Senin, 18 November 2019 13:42

Antrean di SPBU Makin Panjang, Makin “Mencekik”

Warga di Tanjung Redeb masih kesulitan mendapat bahan bakar minyak…

Senin, 18 November 2019 13:40

Lalu Lintas Semrawut saat Traffic Light Padam Sepekan

SANGATTA–Sepekan sudah traffic light di persimpangan Jalan APT Pranoto, Sangatta…

Senin, 18 November 2019 13:34

Calon Wabup Lebih Tepat Uji Publik

TENGGARONG - Dua nama yang diusulkan Bupati Kukar Edi Damansyah ke…

Senin, 18 November 2019 13:33

Kapal Angkutan Barang Bandel, Dishub Sampai Bosan Beri Peringatan

Dishub mengeluhkan kapal angkutan barang ke Kubar. Pasalnya, para pemilik…

Senin, 18 November 2019 13:30

Tahura Petangis Pulihkan 500 Hektare Lahan

TANA PASER - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Paser Abdul…

Senin, 18 November 2019 13:29

Paser Terlambat Buka Pendaftaran, Pendaftaran CPNS Diperpanjang

TANA PASER - Kabupaten Paser termasuk telat mengumumkan pendaftaran seleksi…

Senin, 18 November 2019 10:45

Gedung Terancam Ambruk, Murid SD Beloan Gantian Belajar

SENDAWAR – Sejumlah murid kelas 1, 2, dan 3 SD…

Senin, 18 November 2019 10:43

Ini Dia, Catatan Pendidik setelah Sambangi Delta Mahakam

Tak sekadar mendorong budaya literasi di kalangan pelajar, menulis buku…

Sabtu, 16 November 2019 13:17

Jual Sabu, Pasangan Laki-Bini Dibekuk Polisi

TENGGARONG-Berdalih terimpit ekonomi, pasangan suami-istri (pasutri) asal Kecamatan Anggana, Kukar,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*