MANAGED BY:
SABTU
16 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 07 Oktober 2019 13:15
Delapan Kampung Belum Teraliri Listrik
ilustrasi

PROKAL.CO, SENDAWAR - Kebutuhan listrik di delapan kampung, Kecamatan Bongan, Kutai Barat (Kubar) terus menjadi sorotan DPRD Kubar. Wakil Ketua DPRD Kubar H Aula mempertanyakan apa alasan bagi PLN belum memenuhi kebutuhan listrik di kawasan itu.

Sebab, warga sangat membutuhkan pelayanan yang prima. Terlebih PLN merupakan perusahaan negara. Dia menyampaikan, di Kecamatan Bongan ada 16 kampung tapi baru delapan di antaranya teraliri listrik PLN. Kampung yang belum teraliri listrik di antaranya, Kampung Tanjung Soke, Lemper, dan Kampung Deraya.

"Memang jarak menuju ke sana (Kampung Tanjung Soke, Red) cukup jauh, puluhan kilo dari jalan poros. Mungkin ini yang menjadi kendala PLN sehingga belum memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Jimy Aulia, sapaan akrab politikus Partai Hanura itu.

Menurutnya, warga berhak memperoleh pelayanan. Itu adalah kewajiban negara. “Kami (DPRD) pekan depan akan berkunjung ke PLN Rayon Melak, untuk mempertanyakan harapan masyarakat di wilayah Barat Kaltim ini,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur PLN Rayon Melak Azis Ashari menyebutkan, bahwa wilayah kerjanya tidak mencakup di Kecamatan Bongan. "Batas kami hanya Kecamatan Muara Pahu dan Siluq Ngurai. Itu (Kecamatan Bongan, Red) masuk wilayah kerja PLN Kota Bangun," terang Azis diujung telepon.

Jika nantinya, diserahkan kepada PLN Rayon Melak, tentu pihaknya akan mengupayakan pemenuhan listrik di beberapa kampung yang masih belum tersentuh listrik. "Intinya PLN terus berupaya untuk kesejahteraan masyarakat," cetusnya.

Adapun beberapa kampung yang belum tersentuh, kata dia, tahun ini sudah masuk usulan, tinggal menunggu persetujuan anggaran saja. "Jangankan yang jauh di sana (Bongan, Red) seperti di Kecamatan Mook Manar Bulatn, dekat dengan Melak saja belum tersentuh listrik," tandas Azis.

Dia menambahkan, pada dasarnya PLN tetap akan melakukan penyambungan listrik tapi permasalahan akses lebih dulu diselesaikan. Berdasar survei tim PLN ke kampung tersebut menunjukkan bahwa jarak rumah penduduk berjauhan. (rud/kri/k18)


BACA JUGA

Kamis, 14 November 2019 12:52

PBI Kutim Belum Maksimal, Baru 79 Persen untuk Kejar Program UHC

SANGATTA–Kutim masih optimistis mengejar program universal health coverage (UHC), yang…

Kamis, 14 November 2019 12:51

Diikuti Jutaan Calon Peserta, Website SSCN Belum Normal, Dianggap Lumrah

Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) secara online sudah dibuka…

Rabu, 13 November 2019 12:37

Masyarakat Dua Desa Minta HGU PTPN XIII Dicabut

TANA PASER - Masyarakat dari dua desa di Kecamatan Kuaro,…

Selasa, 12 November 2019 13:42

"Dicueki" Bisa Terancam Sanksi, Tak Umumkan RUP, Bakal Kesulitan Anggaran

Kutim diwajibkan menjelaskan ke publik terkait rencana umum pengadaan (RUP) secara…

Selasa, 12 November 2019 13:41

Faktor Alam Mengkhawatirkan, Riskan Merusak Jaringan Listrik

TANJUNG REDEB–Meminimalkan terjadinya gangguan listrik karena faktor alam, PT PLN…

Selasa, 12 November 2019 13:40

Kekuatan Kodim Pas-pasan

SANGATTA–Kodim 0909/Sangatta kekurangan personel. Untuk diketahui, hingga saat ini, baru…

Selasa, 12 November 2019 13:39

Pebalap Liar di Bawah Umur Tumbuh Subur, Tilang dan Pembinaan Tak Mempan

Aksi kebut-kebutan di jalan, seolah jadi “penyakit masyarakat” yang sulit…

Selasa, 12 November 2019 13:38

8,34 Persen Wilayah Kukar Lubang Tambang

DRD mengadakan diskusi di kantor Bappeda Kukar kemarin (11/11). Bupati…

Selasa, 12 November 2019 13:37

RSUD Fokus Pertahankan Akreditasi Paripurna

TENGGARONG – Menjelang survei akreditasi rumah sakit tahun 2019, RSUD…

Selasa, 12 November 2019 13:36

Kerusakan Gedung SD Beloan Semakin Parah

SENDAWAR - Angin disertai hujan menjadikan fisik bangunan SD 08 Kampung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*