MANAGED BY:
SELASA
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 07 Oktober 2019 13:15
Delapan Kampung Belum Teraliri Listrik
ilustrasi

PROKAL.CO, SENDAWAR - Kebutuhan listrik di delapan kampung, Kecamatan Bongan, Kutai Barat (Kubar) terus menjadi sorotan DPRD Kubar. Wakil Ketua DPRD Kubar H Aula mempertanyakan apa alasan bagi PLN belum memenuhi kebutuhan listrik di kawasan itu.

Sebab, warga sangat membutuhkan pelayanan yang prima. Terlebih PLN merupakan perusahaan negara. Dia menyampaikan, di Kecamatan Bongan ada 16 kampung tapi baru delapan di antaranya teraliri listrik PLN. Kampung yang belum teraliri listrik di antaranya, Kampung Tanjung Soke, Lemper, dan Kampung Deraya.

"Memang jarak menuju ke sana (Kampung Tanjung Soke, Red) cukup jauh, puluhan kilo dari jalan poros. Mungkin ini yang menjadi kendala PLN sehingga belum memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Jimy Aulia, sapaan akrab politikus Partai Hanura itu.

Menurutnya, warga berhak memperoleh pelayanan. Itu adalah kewajiban negara. “Kami (DPRD) pekan depan akan berkunjung ke PLN Rayon Melak, untuk mempertanyakan harapan masyarakat di wilayah Barat Kaltim ini,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur PLN Rayon Melak Azis Ashari menyebutkan, bahwa wilayah kerjanya tidak mencakup di Kecamatan Bongan. "Batas kami hanya Kecamatan Muara Pahu dan Siluq Ngurai. Itu (Kecamatan Bongan, Red) masuk wilayah kerja PLN Kota Bangun," terang Azis diujung telepon.

Jika nantinya, diserahkan kepada PLN Rayon Melak, tentu pihaknya akan mengupayakan pemenuhan listrik di beberapa kampung yang masih belum tersentuh listrik. "Intinya PLN terus berupaya untuk kesejahteraan masyarakat," cetusnya.

Adapun beberapa kampung yang belum tersentuh, kata dia, tahun ini sudah masuk usulan, tinggal menunggu persetujuan anggaran saja. "Jangankan yang jauh di sana (Bongan, Red) seperti di Kecamatan Mook Manar Bulatn, dekat dengan Melak saja belum tersentuh listrik," tandas Azis.

Dia menambahkan, pada dasarnya PLN tetap akan melakukan penyambungan listrik tapi permasalahan akses lebih dulu diselesaikan. Berdasar survei tim PLN ke kampung tersebut menunjukkan bahwa jarak rumah penduduk berjauhan. (rud/kri/k18)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers