MANAGED BY:
SABTU
16 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 07 Oktober 2019 13:08
Empat Jam Jenebora Membara, 35 Bangunan Terbakar, Bocah 9 Tahun Jadi Korban
Kebakaran yang melanda Jenebora.

PROKAL.CO, Banyaknya bangunan dari kayu membuat api mudah menjalar. Selama empat jam, permukiman di Kelurahan Jenebora, Penajam Paser Utara (PPU) diamuk si jago merah.

 

PENAJAM - Kebakaran hebat terjadi di permukiman warga di RT 06, Kelurahan Jenebora, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU). Dalam waktu lebih dari empat jam, api yang mengamuk menghanguskan puluhan bangunan.  

Kasubid Logistik dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU Nurlaila menerangkan, api berkobar sejak pukul 01.35 Wita. Pihaknya yang menerima laporan langsung mengerahkan unit pemadam kebakaran ke lokasi. 

“Pemadaman dilakukan hingga pukul 06.00 Wita (kemarin). Dan masih dilakukan pendinginan,” ucap Nurlaila. 

Dari data BPBD PPU, total ada 35 bangunan yang terdampak kebakaran. Rinciannya, 19 bangunan rusak berat. Terdiri dari 22 KK atau 71 jiwa. Dengan laki-laki 41 jiwa, perempuan 19 jiwa, 10 balita dan 1 ibu hamil. Sementara ada 16 bangunan mengalami kerusakan sedang. 

“Warga yang menjadi korban sudah dipindah ke pos pengungsian di GOR Jenebora. BPBD juga telah mendirikan posko lapangan, pos pengungsi, pos logistik, dapur umum, pos keamanan dan pos kesehatan,” bebernya. 

Sementara itu, Kapolsek Penajam Iptu Muhlis mengatakan, sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan asal api. Namun dari laporan saksi, diduga api pertama kali terlihat dari kamar seorang warga saat itu dihuni dua orang kakak beradik. 

“Ibu mereka dirawat karena sakit. Sementara bapaknya di Ambon. Jadi hanya berdua saja di situ. Yang kakak baru duduk di kelas 3 SMP dan adik usia 9 tahun,” ujar Muhlis. 

Si adik yang bernama Lulu Amelia menjadi korban. Di mana punggung dan lengan atasnya terbakar hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk memeroleh perawatan. Menurut kapolsek, api mudah menyebar karena kondisi rumah berdempetan. Rata-rata bangunan juga terbuat dari kayu. “Semua kemungkinan masih dalam penyelidikan,” tegas Muhlis. (asp/rdh/k18)


BACA JUGA

Kamis, 14 November 2019 13:00

PASTI DAH..!! Perceraian Didominasi Faktor Perselingkuhan

SENDAWAR - Kasus perselingkuhan membuat banyak rumah tangga berantakan. Faktor…

Kamis, 14 November 2019 12:52

PBI Kutim Belum Maksimal, Baru 79 Persen untuk Kejar Program UHC

SANGATTA–Kutim masih optimistis mengejar program universal health coverage (UHC), yang…

Kamis, 14 November 2019 12:51

Diikuti Jutaan Calon Peserta, Website SSCN Belum Normal, Dianggap Lumrah

Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) secara online sudah dibuka…

Rabu, 13 November 2019 12:37

Masyarakat Dua Desa Minta HGU PTPN XIII Dicabut

TANA PASER - Masyarakat dari dua desa di Kecamatan Kuaro,…

Selasa, 12 November 2019 13:42

"Dicueki" Bisa Terancam Sanksi, Tak Umumkan RUP, Bakal Kesulitan Anggaran

Kutim diwajibkan menjelaskan ke publik terkait rencana umum pengadaan (RUP) secara…

Selasa, 12 November 2019 13:41

Faktor Alam Mengkhawatirkan, Riskan Merusak Jaringan Listrik

TANJUNG REDEB–Meminimalkan terjadinya gangguan listrik karena faktor alam, PT PLN…

Selasa, 12 November 2019 13:40

Kekuatan Kodim Pas-pasan

SANGATTA–Kodim 0909/Sangatta kekurangan personel. Untuk diketahui, hingga saat ini, baru…

Selasa, 12 November 2019 13:39

Pebalap Liar di Bawah Umur Tumbuh Subur, Tilang dan Pembinaan Tak Mempan

Aksi kebut-kebutan di jalan, seolah jadi “penyakit masyarakat” yang sulit…

Selasa, 12 November 2019 13:38

8,34 Persen Wilayah Kukar Lubang Tambang

DRD mengadakan diskusi di kantor Bappeda Kukar kemarin (11/11). Bupati…

Selasa, 12 November 2019 13:37

RSUD Fokus Pertahankan Akreditasi Paripurna

TENGGARONG – Menjelang survei akreditasi rumah sakit tahun 2019, RSUD…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*