MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Senin, 07 Oktober 2019 09:39
Pelihara Hewan, Pastikan Lingkungan Nyaman
POTONG KUKU: Pada proses grooming, kuku kucing harus dipotong. Sebelum mandi, semua harus dibersihkan. SAIPUL ANWAR

PROKAL.CO, Selain bisa jadi teman bermain, kehadiran hewan akan membuat pemiliknya merasa senang. Sama seperti manusia, hewan butuh perhatian. Jangan hanya memelihara. Kehidupan hewan yang sehat dan teratur bisa dimulai melalui diri pemiliknya.

 

SECARA umum, hewan yang paling sering dipelihara adalah kucing dan anjing. Dari sekian banyak masalah kesehatan, penyakit kulit paling sering diderita oleh kedua hewan tersebut. Terutama kucing jenis persia dan anjing husky atau golden berbulu panjang. Dijelaskan drh Subagya, kelembapan pada kulit mereka termasuk tinggi karena bulu menutup kulit. Sirkulasi udara lebih banyak bagi hewan berbulu pendek.

“Hewan yang perlu dibawa ke dokter itu bergantung kondisinya. Contoh, kalau penyakit kulit itu bisa dicegah dengan grooming, otomatis kulitnya terlihat saat bulunya dikeringkan. Itu yang terkadang pemilik sulit ketahui. Dipikir baik-baik saja tapi ternyata ada masalah,” jelas Subagya ditemui di Mitra Satwa Sempaja Samarinda.

Proses grooming membersihkan seluruh bagian tubuh. Ada dua jenis kotoran yang bisa ditemukan. Pertama berwarna hitam dan kedua kotor karena penyakit bercampur nanah. Seandainya penyakit kulit sudah terjadi pada hewan, tentu akan membuatnya gelisah karena menimbulkan rasa gatal. Pemilik hewan harus cepat tanggap.

“Penyebab penyakit hewan macam-macam. Ada virus, bakteri, protozoa, dan jamur. Paling parah dan bahaya itu virus karena tidak ada obatnya. Oleh sebab itu, sebelum berusia satu tahun, kucing dan anjing harus vaksinasi sebagai pencegahan. Sekaligus sanitasi yang baik,” lanjut Subagya.

Sanitasi berkaitan dengan kebersihan lingkungan sekitar. Hewan peliharaan pun butuh tempat bersih, sejuk, dan nyaman. Jika tidak bersih, penyakit datang. Menurut Subagya, hewan pun bisa mengalami stres dan daya tahan tubuhnya menurun. Dengan demikian, virus mudahnya masuk dan berakhir sakit.

Jika diakibatkan bakteri, masih bisa diobati dengan antibiotik dan akan menunjukkan gejala jika sakit. Gejalanya bermacam-macam. Bergantung letak infeksinya, entah di saluran pernapasan, pencernaan, dan lain-lain. Protozoa, cacingan atau jamur biasa terjadi melalui debu seperti saat hewan bermain ke luar.

“Tips paling gampang bagi yang baru pertama memelihara hewan, tentu dengan memberikan tempat nyaman. Tempatkan hewan seperti menempatkan diri kita sendiri. Misalnya, kalau mau pelihara kucing, pastikan kandangnya sesuai dan bersih karena setiap waktu hewan akan berada di situ. Intinya, perhatikan lingkungan dan beri vaksin,” pungkasnya. (*/ysm*/rdm2/k16)

 


BACA JUGA

Senin, 04 November 2019 10:23

BERDAYA DARI CINTA HERBA

Siapa sangka ketertarikan terhadap tanaman obat mampu mengubah hidup Hery…

Senin, 04 November 2019 10:19

Mengulik Trik Interior Elok, Jadi Awal Krusial

Banyak faktor penentu kenyamanan sebuah hunian. Tidak melulu tentang kelengkapan…

Senin, 04 November 2019 10:18

Mengakali Problem Dimensi

AWAM ditemui, terhentinya niat berkreasi menata ruang karena kebingungan. Terutama…

Senin, 28 Oktober 2019 13:40

Golf, Bikin Penasaran hingga Kecanduan

Genap 10 tahun Walinono menekuni golf. Berawal demi kesehatan kini…

Senin, 07 Oktober 2019 09:40

Kucing Sakit, Habiskan Jutaan Rupiah

KECINTAAN Wina Rizki Afifa pada kucing sejak masih di bangku…

Senin, 07 Oktober 2019 09:39

Pelihara Hewan, Pastikan Lingkungan Nyaman

Selain bisa jadi teman bermain, kehadiran hewan akan membuat pemiliknya…

Senin, 07 Oktober 2019 09:38

Sebelum Grooming, Perhatikan Kondisi

DIUNGKAPKAN drh Subagya, anjing cenderung lebih cepat kotor dibanding kucing,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*