MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Senin, 07 Oktober 2019 09:34
Hiperhidrosis, Keringat Berlebihan, Jadi Tanda Penyakit
WASPADA: Makan makanan pedas, olahraga, atau berjemur di bawah sinar matahari memang bisa membuat keringat bercucuran dengan deras. Namun, keringat berlebihan atau hiperhidrosis menjadi gejala awal dari permasalahan kesehatan. Misal, gondok, gangguan tiroid, hingga kanker. (FREEPIK.COM)

PROKAL.CO, Mengeluarkan keringat adalah hal wajar. Selain itu, mengonsumsi makanan panas dan pedas bisa memicu keluarnya keringat. Sebaliknya, hal ini patut diwaspadai ketika Anda tak melakukan aktivitas apapun tapi mengeluarkan keringat berlebih.

 

KERINGAT merupakan kondisi normal. Namun, keringat yang dianggap normal dan sehat itu akan berbahaya jika keluar berlebihan. Bahkan, pada saat Anda tengah bersantai ria di ruangan dingin. Dijelaskan dr Daulat Sinambela SpKK FinsDV, kondisi tersebut namanya hiperhidrosis.

“Biasanya, hal ini terjadi tanpa alasan jelas. Misal, keringat terus keluar padahal tidak berada dalam suhu panas atau berolahraga. Saking berlebihannya, bisa saja keringatnya sampai membasahi pakaian kemudian menetes,” ujarnya saat disambangi di Kelmed Clinic.

Hiperhidrosis terbagi dua. Primer dan sekunder. “Hiperhidrosis primer secara umum belum diketahui penyebabnya pastinya. Akan tetapi, ahli medis percaya jika kondisi ini diduga terjadi karena pengaruh sistem saraf simpatik dan faktor genetik,” ujarnya.

Sementara hiperhidrosissekunder merupakan gangguan keringat yang bisa diidentifikasi penyebabnya. Beberapa hal yang biasanya memicu adalah efek samping obat-obatan, infeksi, gangguan sel darah, kehamilan, menopause, dan kondisi kesehatan tertentu, misalnya pengidap parkinson.

“Selain parkinson, ada beberapa macam penyakit yang membuat penderita berisiko hiperhidrosis. Di antaranya, kadar gula darah rendah, hipertiroid, penyakit infeksi, kanker, tuberkulosis, sampai strok,” tambahnya.

“Jika merasa terlalu banyak keringat keluar, baru bisa diidentifikasi penyebabnya. Dengan cara menyamakan gejala dengan dua jenis hiperhidrosis. Apa termasuk primer atau sekunder,” bebernya.

Sebenarnya, keringat yang keluar berlebih itu tidak memberi dampak serius pada kondisi kesehatan secara menyeluruh. Namun, dr Daulat menuturkan jika hal ini mungkin akan mengganggu kualitas hidup orang yang mengalaminya. Keluar keringat berlebih bisa menyebabkan seseorang mengalami perasaan malu, stres, gelisah, bahkan depresi.

“Beda jenis penyebab, beda cara menangani. Kalau hiperhidrosis sekunder, berarti harus mengatasi penyakitnya. Misal, dia gondok. Berarti yang harus diobati gondoknya, pasti hiperhidrosisnya juga berkurang,” ungkapnya.

Namun, hiperhidrosis primer, fokus penanganan mengendalikan keringat yang keluar secara berlebihan. Tidak memiliki penyebab pasti, berbeda dengan sekunder yang disebabkan faktor medis.

Seperti Anastashia Andine yang mengalami hiperhidrosis primer. Perempuan yang akrab disapa Sia itu datang ke spesialis kulit dan kelamin untuk mengendalikan keringat berlebih tanpa tahu penyebab pasti.

“Kalau ditanya sejak kapan mulai merasa punya keringat yang lebay banget itu setahun lalu pas SMA. Aku suka nge-band, kalau lagi manggung di outdoor, wajar dong keringatan. Ini manggung di kafe yang full AC tapi kok baju basah kuyup. Nah, mulai itu aku merasa ada yang enggak beres,” tuturnya.

Perempuan 18 tahun itu mengaku baru mengetahui hiperhidrosis setelah memaksa orangtua menemaninya ke dokter. “Sebenarnya, memang dari SD sudah keringatan. Namun, baru berasa SMA mungkin karena semakin banyak aktivitas. Akan tetapi, setelah periksa ke dokter enam bulan lalu dan meminum semua obat yang diresepkan, alhamdulillah, sudah mendingan. Walau kalau kepanasan, masih sering ambyar,” tambahnya. (*/nul*/rdm2/k16)

 

 


BACA JUGA

Senin, 04 November 2019 10:30

Sajian Special Ramen, Paduan Apik Cita Rasa Tiga Negara

Hidangan internasional begitu menggoda. Bercita rasa kaya dan tak biasa…

Senin, 04 November 2019 10:29

Pilih Kuah Sesuai Selera

SALAH SATU penyajian unik terdapat di ramen iga bakar yakni…

Senin, 04 November 2019 10:21

Atasi Ngilu Geraham Bungsu

SEDERHANANYA, perikoronitis adalah kondisi gigi yang meradang hingga menyerang jaringan…

Senin, 04 November 2019 10:20

Gigi Berlebih Bikin Risih

IDEALNYA, seorang dewasa memiliki gigi berjumlah 32 buah. Namun, dalam…

Senin, 28 Oktober 2019 13:43

Nasi Goreng dan Chicken Steak, Hidangan Klasik, Demi-glace Saus Jamur

Siapa yang menolak nasi goreng? Apalagi, ada beragam isian. Ayam…

Senin, 28 Oktober 2019 13:42

Syphon Coffee dan Tahu Cabai Garam

DARI sekian banyak teknik membuat kopi, ada satu teknik bernama…

Senin, 28 Oktober 2019 13:39

Perut Kembung, Sepele tapi Serius

Penyakit satu ini memang sepele. Namun, membawa dampak serius. Apalagi…

Senin, 28 Oktober 2019 13:38

GERD dan IBS, Dua Masalah Pencernaan Anak

ADA dua penyakit pencernaan yang lumayan sering menyerang anak yakni…

Senin, 21 Oktober 2019 11:48

Eka Iskandar Putra, 30 Tahun di Industri Hiburan

Zaman semakin modern. Semua serba digital, berpikir semakin maju, tak…

Senin, 21 Oktober 2019 11:46

Acanthrosis Nigricans, Leher Hitam Tanda Awal Penyakit Bahaya

Leher gelap kerap ditemukan pada orang bertubuh gemuk. Kondisi itu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*