MANAGED BY:
SELASA
19 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 05 Oktober 2019 11:20
Polisi Serius Tangani Kasus Karhutla

Tetap Libatkan Personel untuk Bantu Pemadaman

AKBP Teddy Ristiawan

PROKAL.CO, KAPOLRES Kutim AKBP Teddy Ristiawan benar-benar tidak main-main untuk menangani kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya yang terjadi di wilayah hukum kepolisian yang ia pimpin.

Ditemui beberapa waktu lalu, perwira melati dua itu menjelaskan, sampai kemarin (3/10), karhutla masih diwaspadai. Senada dengan BPBD, kebakaran lahan dan hutan kali ini membuat petugas gabungan kewalahan. Sebab, pembakaran disengaja membuat daftar kasus yang ditangani menjadi polemik yang serius. 

Soal kendala, penanganan karhutla memang cukup sulit. Api melompat ke daerah lain disebabkan angin yang juga berembus cukup kencang. Kemudian, kondisi air sungai di sejumlah kecamatan ikut mengering. Tentunya efek dari kemarau berkepanjangan. "Kutim merupakan daerah dengan karhutla tertinggi kedua se-Kaltim, kami ekstra khusus menanganinya. Jangan sampai jadi penyumbang asap ke daerah lain," ujarnya.

Karhutla tahun ini, menyidik sekitar 11 kasus dengan jumlah tersangka 15 orang. Beragam barang bukti turut disita. Di antaranya, korek, kertas, bensin, dan bahan pemicu pembakar lain. Teddy menegaskan, tidak ada kejadian di lahan perusahaan. Menurut dia, hanya dampak yang mengenai kawasan sekitar perusahaan. Terjadi di PT SAS yang sempat mengalami kerugian sebab terkena kobaran api yang menjalar.

"Terbanyak masih di Sangatta Utara. Sengaja atau tidak, iseng, membakar sampah, dan membuka lahan, tetap ditangani. Saat ini sudah banyak di polres. Ancamannya beda-beda, ada yang paling sedikit lima tahun," tambahnya.

Menurut dia, tahun ini merupakan kasus terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya. Di seluruh Indonesia, angka hotspot telah turun. “Tapi harus tetap siaga,” tutupnya. (*/la/dra2/k8)

 


BACA JUGA

Senin, 18 November 2019 13:43

Ngungsi Belajar saat Kelas Terbakar

Kegiatan belajar-mengajar di SD 009 Tanjung Redeb setelah kebakaran tetap…

Senin, 18 November 2019 13:42

Antrean di SPBU Makin Panjang, Makin “Mencekik”

Warga di Tanjung Redeb masih kesulitan mendapat bahan bakar minyak…

Senin, 18 November 2019 13:40

Lalu Lintas Semrawut saat Traffic Light Padam Sepekan

SANGATTA–Sepekan sudah traffic light di persimpangan Jalan APT Pranoto, Sangatta…

Senin, 18 November 2019 13:34

Calon Wabup Lebih Tepat Uji Publik

TENGGARONG - Dua nama yang diusulkan Bupati Kukar Edi Damansyah ke…

Senin, 18 November 2019 13:33

Kapal Angkutan Barang Bandel, Dishub Sampai Bosan Beri Peringatan

Dishub mengeluhkan kapal angkutan barang ke Kubar. Pasalnya, para pemilik…

Senin, 18 November 2019 13:30

Tahura Petangis Pulihkan 500 Hektare Lahan

TANA PASER - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Paser Abdul…

Senin, 18 November 2019 13:29

Paser Terlambat Buka Pendaftaran, Pendaftaran CPNS Diperpanjang

TANA PASER - Kabupaten Paser termasuk telat mengumumkan pendaftaran seleksi…

Senin, 18 November 2019 10:45

Gedung Terancam Ambruk, Murid SD Beloan Gantian Belajar

SENDAWAR – Sejumlah murid kelas 1, 2, dan 3 SD…

Senin, 18 November 2019 10:43

Ini Dia, Catatan Pendidik setelah Sambangi Delta Mahakam

Tak sekadar mendorong budaya literasi di kalangan pelajar, menulis buku…

Sabtu, 16 November 2019 13:17

Jual Sabu, Pasangan Laki-Bini Dibekuk Polisi

TENGGARONG-Berdalih terimpit ekonomi, pasangan suami-istri (pasutri) asal Kecamatan Anggana, Kukar,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*