MANAGED BY:
KAMIS
26 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 05 Oktober 2019 10:27
Mengembalikan Eksistensi Citra Niaga, Ini Usaha yang Dilakukan...
Aktivitas jual beli di kawasan Citra Niaga.

PROKAL.CO,

SAMARINDA – Pemkot Samarinda berusaha mempercantik kawasan Citra Niaga. Tak hanya digadang-gadang menjadi pusat oleh-oleh khas Kota Tepian, kawasan ini nantinya juga bakal dijadikan salah satu destinasi wisata. Berdiri sejak 1985, kawasan ini emang memiliki sejarah yang cukup panjang dan bisa menggugah keinginan wisatawan untuk berkunjung.

Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, pemerintah juga berencana bekerja sama dengan perguruan tinggi dan memanfaatkan sumber daya manusia (SDM) dari universitas tersebut. Terutama para sarjana lulusan Bahasa Inggris agar membantu pedagang dan turis saat berkomunikasi. Juga menggandeng pelaku usaha di bidang lain seperti travel dan perhotelan.

Kepala Dinas Perdagangan Samarinda Marnabas mengatakan, Citra Niaga merupakan salah satu pasar tradisional yang masih bertahan di Samarinda dan menjadi penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak retribusi kios-kios sebesar Rp 3 ribu per hari.

“Turis yang datang ke daerah kita bukan hanya menguntungkan satu sektor. Kalau tempat wisatanya baik, nanti banyak yang menginap di hotel. Otomatis 10 persen pajaknya akan masuk ke pendapatan daerah kita, begitu juga dengan promosi dari agen travel dalam menarik minat wisatawan datang ke daerah. Makanya kami sedang mempercantik Citra Niaga," katanya.

Pihaknya juga berencana menggodok regulasi yang mengatur antara pasar tradisional dan modern. Supaya tidak saling sikut memperebutkan pasar. "Khusus untuk pasar modern harus menjual produk-produk sesuai pangsa mereka. Kita sedang usahakan untuk membuat aturannya supaya tidak mematikan geliat ekonomi yang ada," sambungnya.

Salah satu pedagang oleh-oleh di Citra Niaga, Wati mengungkapkan, saat ini di kawasan ini terdapat 250 pelaku usaha, mulai kuliner, pusat perbelanjaan, toko buku, hingga peralatan elektronik. Dia sendiri sejak 30 tahun lalu berjualan aksesori seperti kalung, gelang, cincin, tas, dompet berbahan dasar manik-manik, rotan dan sarung tenun. “Peminatnya ada aja, buktinya sampai sekarang masih eksis,” ungkapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 24 November 2020 12:12

Penerimaan Pajak Jauh dari Target

BALIKPAPAN - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan…

Selasa, 24 November 2020 10:32

Indonesia Masih Butuh Batu Bara Hingga 2040

Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan,…

Selasa, 24 November 2020 09:41

Andi M Gamal Ganesha, Antara Bisnis Kopi dan Edukasi

Kini marak kafe atau tempat nongkrong yang menyediakan kopi sebagai…

Selasa, 24 November 2020 09:40

Kuliahnya Desain Interior, Kini Fokus Kembangkan Roastery

DENGAN bekal ilmu desain interior saat kuliah dulu, Andi M…

Senin, 23 November 2020 21:29

Perkuat Maxi Yamaha Series, Varian Baru All New NMAX 155 Connected Resmi Meluncur

Jakarta – Tak pernah berhenti berinovasi untuk menjawab kebutuhan mobilitas…

Senin, 23 November 2020 11:12

Tahun Depan Siapkan Pembiayaan Perumahaan Rp 30 T

JAKARTA- Pemerintah terus melanjutkan program skema penyediaan rumah terjangkau untuk…

Senin, 23 November 2020 11:10

Penuhi Target Produksi Migas

BALIKPAPAN- Kinerja hulu migas Kaltim sepanjang tahun ini masih cukup…

Senin, 23 November 2020 11:08

Bunga Kredit Sulit Turun

Keinginan pengusaha kepada perbankan untuk menurunkan bunga kredit tampaknya bertepuk…

Senin, 23 November 2020 09:16

Membangun Usaha di Tengah Pandemi, Tawarkan Nuansa Alam Dipadu Industrial

Membangun usaha di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) bukan…

Sabtu, 21 November 2020 13:35

Melawan Tantangan Industri Sawit

Tekanan kepada industri kelapa sawit terus berdatangan. Belum selesai dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers