MANAGED BY:
SENIN
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Selasa, 01 Oktober 2019 12:36
Pegadaian Masuk Bisnis Fintech
Tak mau ketinggalan, PT Pegadaian bakal masuk bisnis fintech (financial technology).

PROKAL.CO, JAKARTA– Tak mau ketinggalan, PT Pegadaian bakal masuk bisnis fintech (financial technology). Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto menyatakan, pihaknya akan memilih perusahaan fintech yang memiliki kekuatan basis pelanggan, sistem permodalan, dan manajemen risiko yang bagus.

’’Itu dibuktikan misalnya dari tingkat NPL mereka yang tidak tinggi,’’ ujarnya di Kementerian BUMN kemarin (30/9). Pegadaian juga masih melakukan seleksi perusahaan fintech yang boleh dikerjasamakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan yang sudah mendapat izin dari lembaga tersebut.?

Saat ini ada tiga hingga lima fintech yang masih dievaluasi. Pihaknya pun menyiapkan anggaran sekitar Rp 500 miliar untuk melakukan penyuntikan pada kuartal IV 2019. ’’Kami harus merealisasikan ini karena tuntutan zaman. Bukan hanya di Pegadaian, semua institusi keuangan perlu,’’ tegasnya.

Pegadaian juga baru saja melakukan kerja sama dengan 10 BUMN untuk meningkatkan penjualan produk perseroan. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) meliputi pemanfaatan sumber daya, produk, layanan, serta pengembangan jaringan untuk jasa dan produk unggulan. Kerja sama tersebut juga didukung masing-masing perusahaan terafiliasi dengan anak-anak usaha.

’’Akhir 2019 target kami harus 12 juta nasabah sudah terlewati karena banyak kolaborasi yang menjadikan lebih cepat, efisien, mudah, dan murah,’’ ujarnya. Pegadaian sendiri saat ini memiliki 12,34 juta nasabah. CEO LinkAja Danu Wicaksana mengatakan, kerja sama dengan Pegadaian merupakan salah satu cara guna meningkatkan penetrasi LinkAja melalui outlet kedai kopi Pegadaian (The Gade) dan outlet lainnya.

’’Kita masih mencoba untuk mengembangkan market supaya semakin besar,” paparnya. Dia menyebutkan, sejak Maret, jumlah transaksi sudah naik empat kali lipat atau 400 persen. Tapi, target dari shareholder LinkAja memang sangat tinggi, sampai akhir tahun harus naik enam kali lipat atau 600 persen. Saat ini jumlah pengguna LinkAja yang teregistrasi mencapai 32 juta di seluruh Indonesia. (vir/c17/oki)


BACA JUGA

Senin, 16 Desember 2019 11:44

Developer Menyasar Pasar Premium

SURABAYA – Pasar apartemen premium di Surabaya potensial. Belakangan, pengembang…

Senin, 16 Desember 2019 11:43

Harga Murah Kunci Sukses Mobil Listrik, Indonesia-Jepang Kembangkan Roadmap

JAKARTA – Indonesia dan Jepang terus menjalin kerja sama dalam…

Senin, 16 Desember 2019 11:22

Pertamina Tambah Pasokan Elpiji untuk Nataru

BALIKPAPAN – Masyarakat Kaltim tampaknya tidak bakal kesulitan mencari elpiji…

Jumat, 13 Desember 2019 13:22

Mini University Kaltim Preneurs, Ajak UMKM Go Ekspor

Pemerintah daerah semakin agresif mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan…

Jumat, 13 Desember 2019 12:59

Dukung Pelarangan Minyak Curah

PEMERINTAH daerah berharap larangan peredaran minyak curah di pasar tradisional…

Jumat, 13 Desember 2019 11:59

Menunggu Hadirnya Pengolahan Sarang Walet

BALIKPAPAN- Industri burung walet di Kaltim belum maksimal. Pasalnya hingga…

Jumat, 13 Desember 2019 11:47

Bangkok Bank Akuisisi Bank Permata

JAKARTA– Bangkok Bank Public Company Limited resmi mengakuisisi saham PT…

Kamis, 12 Desember 2019 12:29

Pengusaha Berharap Harga Domestik Batu Bara Dievaluasi

Pengusaha batu bara meminta pemerintah mengkaji ulang harga jual batu…

Kamis, 12 Desember 2019 11:58

Hotel Bumi Senyiur Siapkan Paket, Hadirkan “Serba-Lima” pada Perayaan Tahun Baru

SAMARINDA–Tidak terasa waktu cepat berlalu dan tahun baru sudah di…

Rabu, 11 Desember 2019 13:08

Ekonomi Kaltim Diproyeksi Tumbuh 5 Persen

Derasnya ekspor batu bara hingga triwulan III/2019 membuat pertumbuhan ekonomi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.