MANAGED BY:
SABTU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Selasa, 01 Oktober 2019 12:36
Pegadaian Masuk Bisnis Fintech
Tak mau ketinggalan, PT Pegadaian bakal masuk bisnis fintech (financial technology).

PROKAL.CO,

JAKARTA– Tak mau ketinggalan, PT Pegadaian bakal masuk bisnis fintech (financial technology). Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto menyatakan, pihaknya akan memilih perusahaan fintech yang memiliki kekuatan basis pelanggan, sistem permodalan, dan manajemen risiko yang bagus.

’’Itu dibuktikan misalnya dari tingkat NPL mereka yang tidak tinggi,’’ ujarnya di Kementerian BUMN kemarin (30/9). Pegadaian juga masih melakukan seleksi perusahaan fintech yang boleh dikerjasamakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan yang sudah mendapat izin dari lembaga tersebut.?

Saat ini ada tiga hingga lima fintech yang masih dievaluasi. Pihaknya pun menyiapkan anggaran sekitar Rp 500 miliar untuk melakukan penyuntikan pada kuartal IV 2019. ’’Kami harus merealisasikan ini karena tuntutan zaman. Bukan hanya di Pegadaian, semua institusi keuangan perlu,’’ tegasnya.

Pegadaian juga baru saja melakukan kerja sama dengan 10 BUMN untuk meningkatkan penjualan produk perseroan. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) meliputi pemanfaatan sumber daya, produk, layanan, serta pengembangan jaringan untuk jasa dan produk unggulan. Kerja sama tersebut juga didukung masing-masing perusahaan terafiliasi dengan anak-anak usaha.

’’Akhir 2019 target kami harus 12 juta nasabah sudah terlewati karena banyak kolaborasi yang menjadikan lebih cepat, efisien, mudah, dan murah,’’ ujarnya. Pegadaian sendiri saat ini memiliki 12,34 juta nasabah. CEO LinkAja Danu Wicaksana mengatakan, kerja sama dengan Pegadaian merupakan salah satu cara guna meningkatkan penetrasi LinkAja melalui outlet kedai kopi Pegadaian (The Gade) dan outlet lainnya.

’’Kita masih mencoba untuk mengembangkan market supaya semakin besar,” paparnya. Dia menyebutkan, sejak Maret, jumlah transaksi sudah naik empat kali lipat atau 400 persen. Tapi, target dari shareholder LinkAja memang sangat tinggi, sampai akhir tahun harus naik enam kali lipat atau 600 persen. Saat ini jumlah pengguna LinkAja yang teregistrasi mencapai 32 juta di seluruh Indonesia. (vir/c17/oki)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers