MANAGED BY:
JUMAT
15 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 01 Oktober 2019 11:23
Wisata Budaya Kaltim yang Dilirik Negara Tetangga

“Jual” Kalimantan, Buka Paket Tur Balikpapan–Kinabalu

Gubernur Isran Noor bersama etua Menteri Sabah Datuk Seri Panglima Mohd Shafie bin Haji Apdal.

PROKAL.CO, Pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim mendapat respons positif dari negeri tetangga. Mereka melirik potensi besar beragam kerja sama yang bisa dilakukan antar kedua negara tersebut. Dimulai dengan mempererat silaturahmi, rombongan dari Sabah berkunjung ke Benua Etam.

 

DINA ANGELINA, Balikpapan

 

“TEBANG pohon buatlah papan. Papan disusun jadikan lemari. Selamat datang di Balikpapan. Kami senang tuan puan datang kemari.” Begitulah isi pantun yang disampaikan Gubernur Kaltim Isran Noor saat membuka pertemuan dengan jajaran pejabat Sabah di Hotel Blue Sky Balikpapan, kemarin (30/9).

Bait puisi itu mampu membuat suasana semakin cair dan akrab. Kunjungan dipimpin langsung oleh Ketua Menteri Sabah Datuk Seri Panglima Mohd Shafie bin Haji Apdal. Dia membawa rombongan yang terdiri dari berbagai menteri.

Di antaranya, menteri Pelancongan, Kebudayaan, dan Alam Sekitar, menteri Pertanian dan Industri Makanan, menteri Pelajaran dan Inovasi, serta menteri Kerajaan Tempatan dan Perumahan. Sementara itu, Isran ditemani sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Kaltim dan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. Dalam diskusi yang berjalan sekitar dua jam itu, Isran sempat memperkenalkan Kaltim dan rencana pemindahan IKN.

Menurut dia, Kalimantan akan menjadi pulau unik di dunia. Satu-satunya pulau yang terdapat tiga negara dan dua ibu kota sekaligus nantinya. Juga, keunggulan Kaltim sebagai daerah yang penduduknya heterogen. Namun, kondisi kehidupan bersosial, agama, adat istiadat, hingga budaya terbentuk sangat baik. Tidak ada konflik suku agama ras dan antargolongan (SARA).

Sementara itu, Shafie mengatakan, kunjungan ini sebagai cara mempererat hubungan antar-negara serumpun. Sekaligus melirik berbagai kerja sama yang bisa dibangun kedua pihak. Dia yakin, potensi di Borneo besar, maka perlu kolaborasi bersama untuk memaksimalkan manfaatnya. “Kita negara yang kaya sumber daya alam. Kalau kita bisa kelola tidak perlu bergantung pada Amerika Serikat dan Eropa,” sebutnya.

Dalam lawatan ini, dia berharap bisa meningkatkan perdagangan antara dua negara tepatnya Kaltim dan Sabah. “Kami dapati banyak kekayaan yang boleh dikongsi bersama,” ucapnya. Menurutnya daripada harus menarik wisatawan jauh dari Tiongkok hingga Eropa, ada baiknya kerja sama lebih dirapatkan antara Asia seperti Indonesia dan Malaysia.

Shafie menuturkan, pemindahan IKN dari Jakarta ke Kaltim juga akan berdampak besar. Misalnya membuat Indonesia bisa lebih dekat dengan negara Asia lain. Filipina, Brunei Darussalam, Tiongkok, sampai Australia. Itu yang membuat banyak potensi cukup baik untuk dimanfaatkan bersama.

Salah satu yang bisa direalisasikan secepatnya dari sisi pariwisata atau pelancongan. Misalnya membuat paket pariwisata antara Sabah dan Kaltim. Misalnya, diving di pulau-pulau indah di Borneo. Wisata sejarah, budaya, makanan yang berbeda dari negara lain. Itu jadi keunggulan bersama dan perlu kerja sama untuk menghasilkan produk pariwisata tersebut.

“Kita bisa package misalnya liburan di Balikpapan empat hari, lanjut Kinabalu empat hari. Saya yakin, produk pelancongan di tempat ini (Kalimantan) unik. Tidak ada di negara lain,” bebernya. Shafie memberi contoh, dia bertemu seorang warga negara Brasil yang menghabiskan waktu selama sebulan hanya untuk liburan di Pulau Sipadan, Sabah. Alasannya karena ingin menikmati hewan laut yang tidak ada di tempatnya.

“Selera masyarakat dunia seperti ini. Sebagai negara yang punya keindahan kalau tidak kita kelola akan ada yang ambil alih,” imbuhnya. Menurut dia, harus membuka ruang lingkup negara agar orang masuk datang dan berwisata. Dia yakin, Kaltim juga memiliki kekayaan yang berdaya jual. Mulai sejarah kesultanan, budaya, hingga suku.

Dia optimistis, paket wisata yang ditawarkan bisa menggairahkan wisatawan untuk datang ke Borneo. Bukan hanya Tiongkok dan Jepang, tapi wisatawan dari Sabah dan Kalimantan sendiri. Apalagi dari sisi biaya akan lebih murah karena dekat. “Kerja sama yang sudah berjalan cendera mata dan batik, makanan Indonesia banyak dijual di Malaysia,” tuturnya.

Rencana kerja sama itu juga disambut baik oleh Isran Noor. Terutama pariwisata membuat paket liburan di Kaltim dan Sabah. “Ada banyak objek bisa menarik perhatian. Karena pelancong banyak menghabiskan dana melihat rantau yang tidak pernah mereka lihat,” ujarnya.

Misalnya wisata sejarah, Kaltim memiliki kerajaan tertua di Indonesia yaitu Kerajaan Kutai. Kemudian, menjual wisata bahari di Berau. Menurut dia, selama ini mungkin yang dikenal hanya Bali, maka Kaltim harus mulai unjuk diri mengenalkan wisata yang tidak kalah hebatnya dari Pulau Dewata.

“Orang sudah berubah. Tidak lihat bangunan modern. Sekarang mereka ingin lihat yang tradisional,” tuturnya. Dia mengatakan, secepat mungkin akan merealisasikan rencana tersebut. Nanti dipilih mana yang prioritas dan bisa dilakukan terlebih dahulu.

Saat ini sudah mulai dan ada dalam pikirannya merancang kerja sama tersebut. Isran mengatakan akan berbicara dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan pihak Sabah untuk membuka rute penerbangan. Dengan adanya rute transportasi yang menghubungkan kedua negara, rencana kerja sama bisa semakin cepat terealisasi.

Misalnya rute Balikpapan–Kinabalu, Berau–Kinabalu, Balikpapan–Sabah, Balikpapan–Serawak, dan lainnya. Dia meyakini akan terjadi dalam waktu yang tidak lama lagi. Mengingat, Kaltim telah ditunjuk sebagai IKN. “Saya setuju ketika merapatkan hubungan Kaltim dan Sabah harus ada transportasi yang mudah. Kita coba, pelan tapi pasti,” ucapnya.

Tidak hanya pariwisata, rencana kerja sama potensial yakni dalam pendidikan seperti pertukaran pelajar. Ketua Menteri Sabah Datuk Seri Mohd Shafie bin Haji Apdal menuturkan, inti kunjungan pihaknya juga ingin belajar dari Kaltim. Misalnya Balikpapan yang memiliki keunggulan dalam kebersihan dan pengelolaan sampah. Salah satu yang terbaik di Indonesia.

“Kita ingin belajar di sini suatu daerah yang bersih. Bagaimana menerapkan nilai-nilai kebersihan sejak dari sekolah,” katanya. Sebab, Kota Minyak dikenal sebagai kota bebas sampah. Pihaknya ingin mencari cara bagaimana kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk menangani sampah dengan baik.

Begitu pula diskusi antara menteri Sabah dan pejabat Kaltim. Mereka bertanya bagaimana Balikpapan membangun kota berkonsep smart city dan berhasil menjadi salah satu kota terbersih di Indonesia. Hingga bagaimana membangun ekonomi kerakyatan seperti usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Jadi, rakyat tidak hanya punya cita-cita mencari kerja di perusahaan. (rom/k8)


BACA JUGA

Jumat, 15 November 2019 13:15

  Kepercayaan Publik ke KPK Menurun, Presiden Harus Turun Tangan  …

Jumat, 15 November 2019 13:12

Tahun Depan, Ngga Lulus Sertifikasi, Ngga Bisa Nikah

JAKARTA– Bagi anda yang berencana menikah tahun depan, bersiaplah untuk…

Jumat, 15 November 2019 09:55

Gempa Membuat Masyarakat Bali Panik

JAKARTA– Warga penghuni pulau Bali sebelah utara dan barat dikagetkan…

Jumat, 15 November 2019 09:48

Kementerian Inilah yang Pindah Pertama Kali ke IKN di Kaltim

 JAKARTA- Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjanjikan bahwa kementeriannya akan menjadi…

Jumat, 15 November 2019 09:44

Teroris Medan Terpapar Istri yang Intens Temui Napiter

JAKARTA— Densus 88 Anti Teror menemukan fakta baru terkait RMN,…

Kamis, 14 November 2019 12:38

Otak Penyulingan Minyak Ilegal Masih Berkeliaran

Memanfaatkan lahan kosong dan tak jauh dari perusahaan tambang, lokasi…

Kamis, 14 November 2019 12:26
Sidang Kayat, Hakim PN Balikpapan yang di-OTT KPK

Hakim Non Aktif Itu Tolak Sertifikat Tanah, Maunya Uang Tunai

SAMARINDA–Lahan seluas 7,6 hektare di Km 8, Transad, Balikpapan Utara,…

Kamis, 14 November 2019 12:19

Terapkan Nontunai di Tol Balsam, Lima Bank Digandeng

BALIKPAPAN–Gerbang Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) dipastikan dilayani tanpa petugas. Setiap…

Kamis, 14 November 2019 12:05

Venesia, Kota Terapung yang Makin Tenggelam

Acqua alta kembali menghanyutkan seluruh permukaan Kota Venesia, Italia, Selasa…

Kamis, 14 November 2019 11:19

ALAMAK..!! Hutang BPJS Kesehatan Kian Menumpuk

JAKARTA – Utang BPJS Kesehatan kepada rumah sakit tak tanggung-tanggun.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*