MANAGED BY:
SELASA
19 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 30 September 2019 17:48
Besok Deadline Penandatanganan NPHD

Andi Mappasiling: Kegiatan Butuh Anggaran, Tahapan Tak Bisa Ditunda

JELANG TAHAPAN: Ketua Bawaslu Kutim Andi Mappasiling (baju putih) menemui tim TAPD, beberapa waktu lalu. LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO, SANGATTA–Pesta demokrasi pemilihan kepala daerah memang masih tahun depan. Namun, tahapannya harus disiapkan jauh-jauh hari. Kutai Timur (Kutim) menjadi salah satu daerah yang juga memilih calon pemimpin barunya. Sayang, tim penyelenggara belum dapat kepastian terkait naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk biaya penyelenggaraan.

Bawaslu Kutim optimistis akan mendapatkan pada hari yang sudah sesuai jadwal dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hal itu tak dapat ditawar lagi. Pasalnya, jelang memasuki tahapan, semua kegiatan membutuhkan anggaran. Secara nasional, dana NPHD untuk penyelenggaraan pelaksana seperti Bawaslu dan KPU. Berkasnya pun harus sudah ditandatangani paling lambat besok.

Ketua Bawaslu Kutim Andi Mappasiling menuturkan optimis segera mendapat kucuran dana dari pemerintah kabupaten. Jadi, dapat menyelenggarakan pemilu kepala daerah sesuai tahapan yang sudah dirancang. Menurut dia, bila belum ada kejelasan dana, jadi penyebab penandatangan NPHD menjadi molor. Hal itu tentu sangat mengganggu jalannya pengawasan pilkada. "Semoga saja tidak tertunda, karena kegiatan butuh anggaran, sedangkan tahapan tidak bisa ditunda," ujarnya saat dikonfirmasi, beberapa waktu lalu.

Andi menyebut telah melakukan upaya maksimal. Salah satunya dengan acara sosialisasi bersama TAPD Kutim terkait Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 54/2019 tentang Penganggaran Dana Hibah Pilkada.

"Kami sudah bertemu pihak pemerintah 23–25 September lalu, semoga saja besok benar-benar terealisasi," harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Komisioner Bawaslu Kutim Budi Wibowo menjabarkan, tahapan pertama pelaksanaan proses jelang pilkada pada Oktober, yakni proses dukungan calon independen. "Harusnya besok (hari ini) paling lambat, itu sesuai aturan Kemendagri," ungkapnya. Jika telat, konsekuensinya pilkada harus diundur. "Anggaran untuk menjalankan pelaksanaan tidak ada," sambungnya.

Sekretaris KPU Kutim Jumeah menjelaskan, pihaknya sedang mengurus NPHD. Hal itu memang dianggap sangat penting. Seluruh tim pelaksana harus mendapat anggaran tersebut sesuai arahan pusat. "Sementara diurus semuanya. Pastinya 1 Oktober harus sudah penandatanganan NPHD," singkatnya. (*/la/dra2/k8)


BACA JUGA

Senin, 18 November 2019 13:43

Ngungsi Belajar saat Kelas Terbakar

Kegiatan belajar-mengajar di SD 009 Tanjung Redeb setelah kebakaran tetap…

Senin, 18 November 2019 13:42

Antrean di SPBU Makin Panjang, Makin “Mencekik”

Warga di Tanjung Redeb masih kesulitan mendapat bahan bakar minyak…

Senin, 18 November 2019 13:40

Lalu Lintas Semrawut saat Traffic Light Padam Sepekan

SANGATTA–Sepekan sudah traffic light di persimpangan Jalan APT Pranoto, Sangatta…

Senin, 18 November 2019 13:34

Calon Wabup Lebih Tepat Uji Publik

TENGGARONG - Dua nama yang diusulkan Bupati Kukar Edi Damansyah ke…

Senin, 18 November 2019 13:33

Kapal Angkutan Barang Bandel, Dishub Sampai Bosan Beri Peringatan

Dishub mengeluhkan kapal angkutan barang ke Kubar. Pasalnya, para pemilik…

Senin, 18 November 2019 13:30

Tahura Petangis Pulihkan 500 Hektare Lahan

TANA PASER - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Paser Abdul…

Senin, 18 November 2019 13:29

Paser Terlambat Buka Pendaftaran, Pendaftaran CPNS Diperpanjang

TANA PASER - Kabupaten Paser termasuk telat mengumumkan pendaftaran seleksi…

Senin, 18 November 2019 10:45

Gedung Terancam Ambruk, Murid SD Beloan Gantian Belajar

SENDAWAR – Sejumlah murid kelas 1, 2, dan 3 SD…

Senin, 18 November 2019 10:43

Ini Dia, Catatan Pendidik setelah Sambangi Delta Mahakam

Tak sekadar mendorong budaya literasi di kalangan pelajar, menulis buku…

Sabtu, 16 November 2019 13:17

Jual Sabu, Pasangan Laki-Bini Dibekuk Polisi

TENGGARONG-Berdalih terimpit ekonomi, pasangan suami-istri (pasutri) asal Kecamatan Anggana, Kukar,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*