MANAGED BY:
KAMIS
28 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 30 September 2019 17:43
Pokdarwis Kampung Warna - Warni Raih Peringkat ke Empat Nasional
Tim Penilai dari Kementerian Pariwisata saat meninjau lokasi Kampung Warna Warni di Desa Janju, Kecamatan Tanah Grogot pada Agustus lalu. NAJIB/KP

PROKAL.CO, TANA PASER - Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporpar) Kabupaten Paser Yusuf Sumako mengungkapkan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), yang berada di Desa Janju, berupa Kampung Warna - Warni, dipilih Kementerian Pariwisata sebagai 2 Pokdarwis terbaik di Bumi Etam (Kaltim) berlaga di ajang Indonesia Suistanable Tourism Award (ISTA) 2019. Akhirnya meraih penghargaan berupa peringatan 4 terbaik untuk kategori Desa Wisata yang sedang berkembang. Ini menjadi suatu prestasi karena berhasil bersaing dengan 30 pokdarwis lainnya dari kabupaten kota lain di Indonesia. 

" Indikator dipilihnya Kampung Warna Warni karena pemberdayaannya ke masyarakat lokal, kebersihan dan dampak ekonomi kreatifnya bisa membantu warga sekitar. Dengan prestasi ini, pariwisata Paser kini lebih dikenal secara nasional dan multi player efek lainnya ialah kita bisa mendapatkan banyak alokasi dana dari APBN. Ini kali pertama Paser mengikuti ajang Pokdarwis dan bisa meraih prestasi. Banyak daerah lain yang berkali kali ikut namun belum mendapat hasil," ujar Yusuf Sumako, (29/9). 

Pokdarwis dari Kabupaten Paser, bersama Pokdarwis Kuala Abadi Kota Bontang (peringkat kedua) berhasil mengharumkan nama Kaltim diperingatkan empat besar.  

Ketua Pokdarwis Kampung Warna Warni Kabupaten Paser Ahmad Afandi menyebut Kampung Warna Warni merupakan objek wisata berbasis masyarakat. Artinya dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat.  "Lokasi wisata ini  dibentuknya sejak akhir 2017. Berjalan 1 tahun setengah lebih, sudah banyak inovasi yang dilakukan," sebutnya.

 Kepala Desa Janju, Edi Karyadi menyebut kendati masih banyak pengembangan. Keterlibatan masyarakat sekitar ialah yang terpenting selama proses kemajuan lokasi wisata ini. Pembangunan objek wisata ini  murni swadaya masyarakat. Fasilitas yang diberikan pemerintah dimanfaatkan dengan baik untuk kemajuan desa. 

" Kita tidak menggunakan APBD atau memanggil investor. Saat ini Peraturan Desa belum terbit. Rencananya 20 persen pendapatan dari lokasi wisata ini untuk Pendapatan Asli Desa, tapi untuk sementara pembagiannya 40 persen buat pengelola dan 60 persen untuk pengembangan," ujar kades. 

Selain tempat wisata yang banyak dijadikan wahana swafoto, wisata yang lokasinya berjarak 10 kilometer dari ibu kota Tana Paser ini memiliki beragam wahana. Seperti wahana memancing, sepeda air, dan berbagi wahana air lainnya. Serta ada Hutan Mangrove yang bisa dikunjungi di sekitar lokasi dengan menggunakan perahu bermesin yang disediakan.  

Wisata ini masuk nominasi karena kepopulerannya, serta penilaian di lapangan yang masuk kriteria Pokdarwis. Ada banyak elemen yang terlibat dalam penilaian ini, mulai dari dukungan pemerintah, media, akademis, hingga masyarakat di wilayah wisata itu sendiri yang terpenting. 

Tujuan dibentuknya Pokdarwis ini salah satunya untuk memperkuat eksistensi wisata tiap daerah. Dan tentunya membantu perekonomian warga sekitar wisata, agar semakin kreatif dan inovatif. Tanpa harus mengandalkan investor untuk pengembangan pariwisatanya.  

Pokdarwis ialah wisata yang pengelola nya tidak mengutamakan profit. Namun lebih memprioritaskan pengembangan untuk kepentingan kemajuan bersama. (/jib)

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers