MANAGED BY:
KAMIS
14 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Senin, 30 September 2019 09:12
Lokarya dan Diskusi Bersama Seniman Lokal, Retjeh, Tempat Para Pecinta Seni
DUNIA SENI: Para peserta kelas workshop Eco Print Hapazome saat event Retjeh di Lamin Pohon, Balikpapan. FUAD MUHAMMAD/KP

PROKAL.CO, Para seniman lokal Kota Minyak punya wadah untuk memamerkan karya mereka. Namanya, Remeh tapi Kerjeh (Retjeh).

 

PAMERAN dan lokarya ini digelar, Sabtu (28/9) di Lamin Pohon, Komplek PU Prapatan, Balikpapan Kota. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat dan geliat industri kreatif di Balikpapan, terutama dari kalangan muda.  

Kegiatan tersebut diprakasai Sophie Razak, Founder Rumah Seni Nirmana. Dia mengungkapkan, Retjeh merupakan bagian dari program off air dan akan menjadi sepenggal jejak cerita bagi para seniman yang ikut serta di dalamnya.

Diikuti seniman dari berbagai kalangan dan usia, mulai aksesoris, pakaian, hingga lukisan. Mengembalikan budaya lama, pengunjung diajak menikmati pameran dalam suasana santai. 

Pengunjung juga bisa mengikuti workshop yang diadakan panitia seperti merajut, membuat aksesoris dari kain perca, membuat decoupage dan eco print. Tampak berbagai hasil kerajinan mulai sepatu bayi dan dewasa, tas serta dompet rajut.

Termasuk boneka rajut yang dijual mulai Rp 70 ribu sampai ratusan ribu. “Passion selama ini kita pahami, tidak lain adalah upaya diri untuk sekadar menjaga kewarasan,” jelasnya.

Padahal, kata dia, passion merupakan pencerahan, di mana seniman menemukan kembali kebahagiaan dalam hidup, serta mengetahui potensi diri dan tantangan serta peluang karier di masa depan.

Menjadi one solution, Retjeh merupakan tempat yang tepat bagi mereka yang menyukai seni, berbelanja, berdiskusi dengan duduk bersama. Melupakan sejenak permasalahan dan meluangkan waktu bersama keluarga.

Bahkan, tampak para keluarga datang bersama anak-anak mereka. Mendukung kegiatan ini terus berlanjut, ia berharap tahun depan Retjeh bisa kembali digelar. Lewat hal-hal sederhana, seperti duduk dan mengobrol ini, mereka ingin mengajarkan bahwa sumber kegembiraan bisa tercipta tanpa perantara gadget.

“Inilah salah satu tujuan kami, mengurangi penggunaan gadget,” imbuhnya. Bak candu, ia juga menuturkan, ketika seseorang telah menemukan passion terhadap suatu hal maka sulit baginya untuk berhenti. Sama halnya ketika belajar merajut, awal mula tentu mereka kesulitan.

Tapi lambat laun, merajut menjadi sesuatu hal yang sulit ditinggalkan. Lebih banyak waktu tanpa gadget, sembari merajut mereka bisa berkomunikasi dengan sanak-keluarga ataupun teman.

Menekuni dunia rajut, dikatakan Sophie tidaklah rugi. Kendati setiap orang memiliki proses yang berbeda agar bisa menguasainya dibutuhkan effort dan kesabaran. Bila sudah ditekuni, tentu bisa menambah nilai ekonomis. Hasil rajutan cukup bernilai tinggi.

Sophie menambahkan, bahwa hasil kerajinan rajut di Balikpapan tidak kalah dengan Pulau Jawa. Kadang, merajut butuh waktu latihan yang tidak sedikit. Harus punya niat kuat dan punya rasa penasaran.

“Bukan hanya merajut, seniman lain juga harus terus membuat dan menghasilkan produk baru terus-menerus. Jangan berhenti berpuas diri,” ucapnya.

Bukan hanya pameran biasa, pengunjung bisa mendaftarkan diri mengikuti workshop, membeli hasil kerajinan, dan mengikuti diskusi publik.  Menghadirkan tiga narasumber yakni Founder Muda Cuma Sekali Aldio Pramudia G, Digital Marketer di Bisnis.com Arnis Wigati  dan pendiri rumah produksi Santai Seharian Wahyu Triono. 

Kegiatan ini berlangsung dari pukul 10.00-22.00 Wita. “Tidak semua seniman memiliki market, mereka butuh diberi perhatian dan kesempatan. Agar kesejahteraan seniman lokal dapat naik,” tutupnya.(lil/kri)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 13 November 2019 11:59

Soal Ricuh Tarian Pria Berpakaian Perempuan di Mal, Ini Kata Manajemen

BALIKPAPAN – Manajemen Pentacity Shopping Venue mengungkap permohonan maaf. Sekaligus…

Rabu, 13 November 2019 11:57

Difable ID, Jembatani Disabilitas dan Dunia Kerja

Banyak komunitas anak muda yang ada di Kota Minyak. Termasuk…

Selasa, 12 November 2019 11:47

Kakak Bunuh Selingkuhan Adik, Pelaku "Saya Tak Tahu Dia Meninggal"

BALIKPAPAN – Sakit menimpa, sesal terlambat. Hardiansyah, pelaku penganiayaan berujung…

Selasa, 12 November 2019 11:44

Balikpapan Terima Tujuh Unit Alat Pencacah Plastik

BALIKPAPAN – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui…

Selasa, 12 November 2019 11:43

CPNS, Delapan Kuota Lulusan SMA untuk Pol PP

BALIKPAPAN - Pengumuman penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) telah…

Senin, 11 November 2019 12:59
Operasi Zebra, Pelanggar Dominan Roda 2

Selama Operasi Zebra, Lebih 14 Ribu Surat Tilang

Angka pelanggaran lalu lintas setiap tahun cenderung bertambah. Roda dua…

Senin, 11 November 2019 12:58

Adu Kreatif Lomba Mading Rupiah 3 Dimensi, Cintai, Jaga dan Rawat Uangmu…

Kreativitas tuntutan bagi para generasi muda. Dengan kreativitas, mereka dapat…

Senin, 11 November 2019 12:56

Kodrat Tewas di Tangan Kakak Selingkuhan

BALIKPAPAN – Penganiayaan berujung pembunuhan terjadi di sebuah indekos di…

Minggu, 10 November 2019 23:57
CKB Gagas Aksi Bersih-Bersih Pantai Smacly Lamaru

Kebijakan Berhasil Kurangi 56 Ton Sampah Plastik

Wajah sebagian pantai Balikpapan mulai indah dan bebas dari sampah.…

Minggu, 10 November 2019 23:40

INGAT..!! Tilang Elektronik Berlaku Januari

Kepolisian di wilayah hukum Polda Kaltim berencana menerapkan tilang elektronik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*