MANAGED BY:
SENIN
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

FEATURE

Sabtu, 28 September 2019 11:13
Jatuh Cinta dengan Matematika, Bawa Amel Rebut Emas di Hong Kong

Enggak Perlu Hafalan dan Soalnya Mengandalkan Logika

Amel

PROKAL.CO, Matematika. Kerap punya pamor tak baik di kalangan siswa. Dianggap pelajaran yang susah karena harus menghitung dan mengetahui rumus-rumusnya. Namun, berbeda dengan Amel. Dia berhasil menorehkan prestasi internasional lewat matematika.

 

NOFIYATUL CHALIMAH, Samarinda

 

AIR mata Amel meleleh menyusuri pipinya bersamaan dengan langkahnya keluar dari ruangan. Dia tak yakin maksimal menjawab soal-soal yang barusan dia hadapi. Padahal, sebelumnya dia sudah banyak bersiap. Namun, tak disangka, pemilik nama Amalia Putri ini soal berbahasa Inggris membuatnya gentar. Untunglah dia sebelumnya giat belajar. Walhasil, apa yang dia dapat tak mengkhianati usahanya.

Meski sempat meragu, Amel berhasil membawa medali emas untuk grade 7, dalam ajang Hong Kong International Mathematical Olympiad pada 30-31 Agustus.

"Jadinya, saya kerjakan dulu soal-soal yang enggak ada bahasa Inggrisnya," kisah gadis kelahiran Samarinda, 16 September 2006 tersebut.

Akibat kendala bahasa Inggris tersebut, Amel sempat khawatir tak bisa mengerjakan soal-soal dengan baik. Sebab, dia mengerjakan soal berbahasa Inggris hanya berdasarkan potongan-potongan ingatan kata-kata di soal yang pernah dia kerjakan di rumahnya.

Amel pun gugup, apalagi ini olimpiade internasional yang pertama kali dia ikuti dan saingannya berasal dari 21 negara. "Kesal sama diri sendiri karena merasa enggak maksimal. Terbawa perasaan jadi menangis," ujar anak pasangan Yesi Cakharina dan Ardiansyah ini.

Kekesalan Amel berbuah gembira karena dia mendapat medali emas. Namun, dia dirundung kecewa lagi karena tak bisa menghadiri acara penganugerahan karena tertahan 11 jam akibat terjebak aksi demonstrasi penghapusan RUU ekstradisi di Hong Kong. "Ya, agak kecewa karena tidak dapat momen penganugerahannya. Tetapi, tetap senang bisa mendapat emas," imbuhnya.

Sebelumnya, remaja yang duduk di kelas 8 MTs Model ini sudah berulang kali mengikuti kompetisi matematika di tingkat nasional. Kecintaan Amel terhadap matematika, sudah sejak lama. Saat SD, Amel juara 1 Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kota Samarinda untuk kategori matematika. Saat SD, Amel tak ikut les atau bimbingan belajar di luar sekolah. "Hanya belajar di sekolah dan di rumah," sambungnya.

Bagi Amel, matematika adalah pengisi waktu luang. Tak seperti anak lain yang banyak tak suka matematika, Amel justru suka. Baginya, matematika adalah ilmu pasti. Ada keasyikan tersendiri ketika dia berusaha memecahkan soal dan akhirnya mendapat jawabannya. Cara belajar Amel pun tak muluk-muluk. Dia hanya memperbanyak latihan soal. Dengan begitu, kemampuannya menganalisis soal terasah. Sehingga, ketika dihadapkan soal baru, dia bisa menyelesaikan.

"Matematika itu enaknya enggak perlu hafalan. Selain itu, soalnya mengandalkan logika kita, makanya suka," ucap remaja berkacamata ini. Sebab kecintaannya pada matematika sejak tahun lalu, Amel pun bergabung ke Institute Mathematics and Science Olympiad (IMASO). Di bawah asuhan pelatihnya di IMASO, Anwar, Amel banyak belajar soal-soal olimpiade.

Setelah HKIMO, Amel pun akan berlaga di World International Mathematical Olympiad (WIMO). Ini adalah ajang bagi mereka yang pernah mendapatkan emas di olimpiade internasional sebelumnya. "Setelah ini, belajarnya ya sama saja. Latihan soal lagi," sambungnya. Sementara itu, Anwar mengatakan pada dasarnya banyak anak potensial di Kaltim seperti Amel. Mereka tak kalah dengan anak-anak di kota besar lain di Indonesia. Asalkan, diberi kesempatan.

"Tiap tahun, kami sering kirim anak ke luar negeri juga untuk berkompetisi," pungkas Anwar. (riz/k16)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 11 Oktober 2019 11:43

Menghafalkan Alquran Hanya Setahun di Pesantren Asy-Syahadah Surabaya

Menghafalkan Alquran sering terasa berat. Namun, itu tidak berlaku bagi…

Jumat, 04 Oktober 2019 09:33

Fadil Muzakki Syah setelah Foto Bersama Tiga Istri di Gedung DPR Jadi Sorotan

Ketiga istrinya ikut jadi tim sukses yang mengantarkan Achmad Fadil…

Rabu, 02 Oktober 2019 13:44

Sepenggal Kemeriahan Menuju Pesta Perayaan HUT Ke-20 Kutim, Dari Tradisional Ingatkan Milenial

Bisa dihitung jari, bahkan sudah benar-benar tidak diketahui. Permainan tradisional…

Sabtu, 28 September 2019 11:13

Jatuh Cinta dengan Matematika, Bawa Amel Rebut Emas di Hong Kong

Matematika. Kerap punya pamor tak baik di kalangan siswa. Dianggap…

Jumat, 13 September 2019 10:01
Petualangan Warkop DKI Menyelesaikan Misi dari Agen Rahasia

Lucu meski Kurang Nendang

Warkop DKI Reborn menghadirkan cerita dan cast baru. Aliando Syarief…

Kamis, 12 September 2019 14:31

Devano Gabriel, Drummer Cilik yang Juara Kontes Drum Internasional di Singapura

Jangan pandang sebelah mata meski usianya masih belia. Kemampuannya dalam…

Rabu, 11 September 2019 11:20

Setiap Keris Punya Karakter, Salah Pakai Bisa Didenda

Setiap tahapan dalam prosesi Bisoq Keris menyimpan makna. Begitu pula…

Senin, 09 September 2019 09:09

Journalist Boarding School, Bangun Karakter “Siddiq – Amanah – Tabligh Fathanah”

Oleh: Amir Machmud Jurnalisme Kenabian (Prophetic Journalism). Berlebihankah impian ini,…

Sabtu, 07 September 2019 12:54

Cerita Tiga Guru Inisiator Perpustakaan Keliling

Di daerah pelosok, perpustakaan keliling ibarat oase bagi anak-anak. Mereka…

Sabtu, 07 September 2019 12:28

Ketika Warga Buruan Budidaya Ikan Hias di Sungai Depan Rumah

Sebanyak 800-an ikan di aliran Subak Dukuh, Banjar Bangunliman, Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*