MANAGED BY:
KAMIS
14 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Selasa, 24 September 2019 10:06
Alarm Bahaya Buat Mercedes
Mercedes harus lebih jitu menerapkan startegi pit stop.

PROKAL.CO, SINGAPURA - Ferrari sukses menghentikan pesta Mercedes dalam tiga balapan terakhir. Situasi itu memberikan sinyal bahaya bagi Tim Silver Arrows bila tidak segera melakukan perubahan. Apalagi tersisa enam balapan di kalender F1 musim ini.

Balapan terdekat yakni GP Rusia yang berlangsung di Sochi Autodrom, Minggu (29/9). Saat ini, Ferrari sudah menemukan performa terbaiknya. Tidak hanya di lintasan lurus, di tikungan pun Tim Kuda Jingkrak membuktikan kemampuan mereka melawan dominasi Mercedes dan Red Bull.

"Kami melakukan kerja yang luar biasa di awal musim dan kami punya gap, tetapi itu bisa saya dengan mudah hilang," terang Hamilton sebagaimana dikutip Express.

Pembalap Inggris itu realistis. Dia masih leading 65 poin dari pesaing terdekat, rekan setimnya Valtteri Bottas. Dia juga masih berjarak 96 poin dari Charles Leclrec (Ferrari) dan Max Verstappen (Red Bull). Potensi perlawanan dari para pesaing masih bergelora. Hamilton masih bisa dikejar, posisinya juga belum aman.

Team Principal Mercedes mengungkapkan timnya melepaskan kesempatan terbaik saat kualifikasi di GP Singapura. "Itu adalah hal yang paling menentukan," ujarnya. Mereka kehilangan pole position sekaligus kehilangan kans memimpin balapan sejak awal.

Di sisi lain, race di Sirkuit Jalanan Marina Bay sangat taktikal. Itu harus diimbangi dengan strategi pitstop yang jitu. Seperti yang diperlihatkan Ferrari lewat pitstop awal Sebastian Vettel pada lap ke-19. Sedangkan Hamilton yang memulai balapan dari posisi kedua memaksa terus memimpin hingga lap ke-26.

Keputusan itu tidak hanya membuat Hamilton kehilangan posisi terdepan setelah mengganti ban. Tetapi juga harus kehilangan naik podium untuk ketiga kalinya musim ini. "Perasaan umum tim adalah kami melakukan kesalahan di akhir pekan," lanjut Wolff.

Sementara itu, situasi serupa juga dialami Red Bull. Verstappen menyatakan hasil di GP Singapura sebagai alarm "wake-up call" buat timnya. "Dari Austria dan seterusnya, ini mungkin menjadi balapan terburuk kami, dari segi performa, di mana kami berharap akan sangat bagus," kata pembalap Belanda dikutip Sky Sports.

Tetapi, Red Bull sudah mengantongi catatan. Verstappen juga punya ide untuk bisa melakukan perubahan di GP Rusia akhir pekan ini. "Kami akan terus berusaha dan masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, saya tahu itu," lanjutnya. (nap)


BACA JUGA

Rabu, 13 November 2019 12:24

Papua Optimistis Menatap PON

JAYAPURA – Pembangunan venue untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020…

Rabu, 13 November 2019 12:23

Jangan Berjudi Lagi

MENGHADAPI Srwijaya FC sore ini, pelatih Mitra Kukar Rafael Berges…

Rabu, 13 November 2019 12:22
Mitra Kukar vs Sriwijaya FC

LAGA PENENTU NASIB

SIDOARJO – Mitra Kukar akan menentukan takdirnya sore ini saat…

Rabu, 13 November 2019 12:21

Perang Mantan

DUEL Mitra Kukar versus Sriwijaya FC di Stadion Gelora Delta…

Rabu, 13 November 2019 11:56

Barca Gaji Seumur Hidup Pemain yang Beri Gelar Eropa

SEBELUM final di Stadio Olimpico, Roma, itu Barca sebelumnya sudah…

Rabu, 13 November 2019 11:21

Klopp Lari Hindari Guardiola

NYON – Setahun sekali Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) setiap…

Rabu, 13 November 2019 11:19

Panas di Klub Terbawa ke Timnas

BURTON-ON-TRENT  – Amarah winger Manchester City Raheem Sterling masih ada…

Rabu, 13 November 2019 11:12

Pemain Pesut Etam Diliburkan

SAMARINDA - Setelah menjalani pertandingan melawan Persija Jakarta, Senin (11/11)…

Rabu, 13 November 2019 11:11

Lini Belakang Jadi Sorotan

SAMARINDA - PSS Sleman menjadi lawan Borneo FC pekan depan,…

Rabu, 13 November 2019 11:08

Kejutan dari Juara Bertahan, Nadal Tumbang di Tangan Zverev

LONDON - Kejutan kembali tersaji dalam lanjutan ATP Finals 2019.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*