MANAGED BY:
KAMIS
30 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Selasa, 24 September 2019 10:06
Alarm Bahaya Buat Mercedes
Mercedes harus lebih jitu menerapkan startegi pit stop.

PROKAL.CO, SINGAPURA - Ferrari sukses menghentikan pesta Mercedes dalam tiga balapan terakhir. Situasi itu memberikan sinyal bahaya bagi Tim Silver Arrows bila tidak segera melakukan perubahan. Apalagi tersisa enam balapan di kalender F1 musim ini.

Balapan terdekat yakni GP Rusia yang berlangsung di Sochi Autodrom, Minggu (29/9). Saat ini, Ferrari sudah menemukan performa terbaiknya. Tidak hanya di lintasan lurus, di tikungan pun Tim Kuda Jingkrak membuktikan kemampuan mereka melawan dominasi Mercedes dan Red Bull.

"Kami melakukan kerja yang luar biasa di awal musim dan kami punya gap, tetapi itu bisa saya dengan mudah hilang," terang Hamilton sebagaimana dikutip Express.

Pembalap Inggris itu realistis. Dia masih leading 65 poin dari pesaing terdekat, rekan setimnya Valtteri Bottas. Dia juga masih berjarak 96 poin dari Charles Leclrec (Ferrari) dan Max Verstappen (Red Bull). Potensi perlawanan dari para pesaing masih bergelora. Hamilton masih bisa dikejar, posisinya juga belum aman.

Team Principal Mercedes mengungkapkan timnya melepaskan kesempatan terbaik saat kualifikasi di GP Singapura. "Itu adalah hal yang paling menentukan," ujarnya. Mereka kehilangan pole position sekaligus kehilangan kans memimpin balapan sejak awal.

Di sisi lain, race di Sirkuit Jalanan Marina Bay sangat taktikal. Itu harus diimbangi dengan strategi pitstop yang jitu. Seperti yang diperlihatkan Ferrari lewat pitstop awal Sebastian Vettel pada lap ke-19. Sedangkan Hamilton yang memulai balapan dari posisi kedua memaksa terus memimpin hingga lap ke-26.

Keputusan itu tidak hanya membuat Hamilton kehilangan posisi terdepan setelah mengganti ban. Tetapi juga harus kehilangan naik podium untuk ketiga kalinya musim ini. "Perasaan umum tim adalah kami melakukan kesalahan di akhir pekan," lanjut Wolff.

Sementara itu, situasi serupa juga dialami Red Bull. Verstappen menyatakan hasil di GP Singapura sebagai alarm "wake-up call" buat timnya. "Dari Austria dan seterusnya, ini mungkin menjadi balapan terburuk kami, dari segi performa, di mana kami berharap akan sangat bagus," kata pembalap Belanda dikutip Sky Sports.

Tetapi, Red Bull sudah mengantongi catatan. Verstappen juga punya ide untuk bisa melakukan perubahan di GP Rusia akhir pekan ini. "Kami akan terus berusaha dan masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, saya tahu itu," lanjutnya. (nap)


BACA JUGA

Rabu, 29 Januari 2020 13:10

Janji Lanjutkan Warisan Black Mamba

LOS ANGELES– Seluruh dunia turut berduka ketika Kobe Bryant dikabarkan…

Rabu, 29 Januari 2020 12:55

Si Banteng Absen di Derbi

IMBANG 1-1 kontra Cagliari pada giornata ke-21 Serie A (26/1)…

Rabu, 29 Januari 2020 12:54

Eriksen Pemupus Rindu 21 Bulan

TADI MALAM WIB, Christian Eriksen resmi jadi pemain Inter Milan.…

Rabu, 29 Januari 2020 12:52

Serang Balik Tudingan Pep

Kritik pelatih Manchester City Pep Guardiola mengenai keterisian Etihad Stadium…

Rabu, 29 Januari 2020 12:50

Tantangan Enam Bulan Persiapan Olimpiade

TOKYO- Olimpiade 2020 yang akan berlangsung di Tokyo, tidak hanya…

Rabu, 29 Januari 2020 12:48

Vinales di Yamaha Sampai 2022

YAMAHA melakukan pergerakan cepat menjelang bergulirnya musim baru 2020. Mereka…

Rabu, 29 Januari 2020 12:31
REAL ZARAGOZA VS REAL MADRID

Misi Tiga Monsieur

ZARAGOZA– Real Madrid belum terkalahkan dalam 19 pertandingan terakhir di…

Rabu, 29 Januari 2020 12:28

Garuda Select Selanjutnya Hadapi Queens Park Rangers

COMO– Garuda Select menutup rangkaian uji coba di Italia dengan…

Rabu, 29 Januari 2020 12:25
Inter Milan vs Fiorentina

Reuni Dua Sensasi Derbi

MILAN– Ingatan Lautaro Martinez dan Patrick Cutrone kembali ke musim…

Rabu, 29 Januari 2020 12:21

United Mencari Kesempurnaan

MANCHESTER– "Timmu tak akan mengalahkan (Manchester) City dua atau tiga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers