MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 23 September 2019 11:30
Ada Raflesia di Teluk Sumbang, BKSDA Turun Tangan Lakukan Penelitian
DIDUGA SPESIES BARU: Bunga raflesia yang ditemukan di tengah hutan Kampung Teluk Sumbang, Bidukbiduk. DHENY FOR BERAU POST

PROKAL.CO, Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim melakukan penelitian terhadap temuan bunga raflesia yang tumbuh di hutan Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Bidukbiduk.

 

PENELITIAN yang dilakukan bersama tim laboratorium Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Konservasi Sumber Daya Alam Samarinda, menduga bunga langka dari keluarga Flora Rafflesia SP itu merupakan spesies baru.

Dikatakan Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Kaltim Dheny Mardiono, kabar temuan raflesia mengembang di hutan Teluk Sumbang, diterimanya sejak bulan lalu. Timnya bergegas untuk mencari bunga langka tersebut dan mengamankannya.

"Lokasinya cukup jauh. Kami ambil contoh dari kelopaknya dan dikirim ke Balai Penelitian dan Pengembangan di Samarinda. Masih diteliti jenisnya apa," kata Dheny, kemarin (21/9).

Dheny menerangkan, dua lokasi juga ditemukan calon bunga tanaman liana atau akar merambat. Sekilas, tanaman liana mirip akar bajakah.

"Ada banyak calon bunga. Raflesia itu jadi bunga dan mekar. Masih di lokasi, waktu itu ada calon bunga atau masih kuncup bunga, panjangnya 11 cm. Belum mekar saja sudah 11 cm. Tapi, dua minggu lalu kami dikabari, kuncup bunga itu sudah mekar," ujar Dheny.

Saat ini, mitra BKSDA terus melakukan penjagaan guna melindungi temuan bunga tersebut. Bahkan, juga sudah dipasang tanda peringatan, karena di hutan kerap dijadikan jalur perlintasan wisata hutan alam oleh turis mancanegara.

“Raflesia tumbuh berbunga diketahui yang kedua kalinya, dengan sangat baik. Di wilayah kerja kami se-Kaltim, belum ada laporan temuan serupa. Tapi di Kalteng atau Kalbar, pernah ada juga. Hampir mirip informasinya," katanya.

Dijelaskan Dheny, temuan raflesia di Kalteng sudah diteliti pihaknya. "Tapi temuan di hutan Teluk Sumbang ini, hasil laboratoriumnya belum didapatkan. Sama atau bukan, atau bisa jadi temuan spesies baru. Ada dua kemungkinan, sama atau tidak," kuncinya. (*/hmd/udi/dra2/k8)

 


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 13:14

Bidukbiduk Mau Dijadikan Kawasan Industri, Pariwisatanya Bagaimana?

TANJUNG REDEB – Tak mau hanya menjadi penyedia bahan baku,…

Senin, 21 Oktober 2019 13:12

Sampah dan Eceng Gondok Jadi Momok

Sampah berhamburan di Sungai Sangatta sangat menyulitkan operator ponton yang…

Senin, 21 Oktober 2019 13:07

Razia Odol Sering Kucing-Kucingan, Truk Pengangkut Batu Bara Masih Marak di Samboja

TENGGARONG- Aktivitas truk milik perusahaan pengangkut batu bara dan sawit…

Senin, 21 Oktober 2019 13:06

Disperindagkop Target Pasar Senaken Dibangun 2020

TANA PASER - Pasca kebakaran besar melanda Pasar Induk Penyembolum…

Senin, 21 Oktober 2019 13:04

Polair Paser Tangkap Pelaku Ilegal Fishing Kepiting Bertelur

TANA PASER - Kendati sejak  7 Januari 2015, Kementerian Kelautan…

Minggu, 20 Oktober 2019 20:45

Kebakaran Lahan, Siapa yang Bertanggung Jawab?

SANGATTA - Fenomena kebakaran lahan di Indonesia seolah-olah telah menjadi…

Sabtu, 19 Oktober 2019 15:27

TNI Polri Bersihkan Sisa Kebakaran

PROKAL.CO, SAMARINDA - Personel TNI dan Polri dibantu masyarakat membersihkan…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:06

Penajam Kondusif, Masyarakat Jangan Terprovokasi

Penajam sudah kondusif. Warga diharap tak mudah percaya informasi yang…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:05

Korslet, Satu Rumah Ludes

PENAJAM – Musibah kebakaran terjadi di Kelurahan Sotek, Penajam Paser…

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:05

KSOP Samarinda Beri Garansi

Beredar informasi aktivitas bongkar muat batu bara yang selama ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*