MANAGED BY:
RABU
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 23 September 2019 10:13
Tujuh Hari Lahan di Cagar Alam Kersik Luway Terbakar, Petugas Minta Water Booming
Cagar Alam Kersik Luway terbakar. BPBD meminta bantuan water bombing. (BPBD Kutai Barat)

PROKAL.CO, PROKAL.CO, SAMARINDA - Areal cagar alam, Kersik Luway Kabupaten Kutai Barat, semakin kritis akibat terjadinya bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Sabtu (21/9/2019). Anggrek endemik yang paling populer di daerah itu yakni anggrek Hitam (Coelogyne Pandurata), terancam ikut terbakar.

"Sekitar 100 hektar lahan yang terbakar di konsesi Kersik Luway. Kebakaran Lahan ini sudah hari yang ke tujuh. Jadi, masih ada titik api di beberapa tempat di dalam yang sulit dijangkau," ujar Kepala Seksi Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kutai Barat, Seldas Limbong dihubungi PROKAL.co melalui ponselnya.

Seldas menambahkan titik api mula kebakaran diduga berasal dari areal perbatasan Kersik Luway dengan jalan hauling tambang batubara PT Gunung Bara Utama (GBU). Lalu, kebakaran lahan meluas di dalam areal cagar alam ditumbuhi berbagai anggrek.

"Kebakaran lahan di Kersik Luway, tersebar di pulau-pulau buatan dan sulit terjangkau. Namun, saat ini api dapat dikendalikan. Sekarang, perlu proses pendinginan di areal lahan yang terbakar dan kami meminta ada water booming ke instansi terkait untuk pemadaman," ujar Seldas.

Petugas BPBD Kutai Barat saat memadamkan api di Kersik Luway

Terdapat 20 personil BPBD Kutai Barat yang turun memadamkan api dan memantau kebakaran. Mereka dibantu oleh warga kampung, pegawai instansi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan dan Kementerian Pertanian. Terdapat pula hanya beberapa personil dari TNI Polri.

"Kersik Luway ini sangat penting kita jaga dari kebakaran lahan, karena tersimpan anggrek hitam yang merupakan ikon Kutai Barat, Kalimantan Timur bahkan Negara Indonesia. Maka itu, perlunya bantuan water booming untuk mencegah kebakaran lahan disini," ujarnya.

Seldas cerita kebakaran lahan sempat menjalar ke posko utama pemadam di Kersik Luway. Sehingga, petugas terpaksa mengungsikan peralatan dapur posko ke tempat aman.

"Tadi, kebakaran jarak 30 meter dengan posko utama. Api sangat tinggi sekali dan bersyukur, kini kebakaran bisa dikendalikan," ujar Seldas. (mym)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 22 Oktober 2019 13:42

Ternyata Setelah Politik, Inilah Hoax yang Paling Banyak

JAKARTA– Isu kesehatan kerap jadi “gorengan” penyebaran hoax. Entah soal…

Selasa, 22 Oktober 2019 13:38

Prabowo Jadi Menteri Pertahanan, PDIP Bilang Tak Ganggu Koalisi

JAKARTA - Partai Gerindra akhirnya masuk ke koalisi pemerintah. Sebagai…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:29

DRAMA..!! Sudah Pakai Baju Putih, Bupati Minahasa Selatan Mendadak Terpental

JAKARTA – Drama terjadi dalam penyusunan kabinet kerja jilid II.…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:22

UU KPK Berlaku, Penyidik Pilih Hati-Hati

JAKARTA – Sesuai prediksi, aktivitas penindakan di Komisi Pemberantasan Korupsi…

Senin, 21 Oktober 2019 13:39

Tahun Depan UMP Naik, Hotel Belum Berani Naikkan Tarif

Meski upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK)…

Senin, 21 Oktober 2019 13:38

Courtesy Call dengan Presiden dengan Negara Sahabat, Tawarkan Kereta Hingga BUMN

JAKARTA - Momen courtesy call yang dilaksanakan Presiden Joko Widodo…

Senin, 21 Oktober 2019 13:18

Ada OTT KPK, Berharap Akses ke APT Pranoto Tak Terdampak

RENCANA kegiatan peningkatan jalan menuju Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT)…

Senin, 21 Oktober 2019 13:18

OTT KPK, Bukti Abai terhadap Kualitas

BALIKPAPAN-Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah…

Senin, 21 Oktober 2019 13:17

Bakal Revisi UU yang Hambat Investasi

Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dilantik sebagai presiden dan wakil…

Senin, 21 Oktober 2019 11:10

Ketika Anak Kembar SMP Ikut Desain Ibu Kota Republik

Dua anak kembar asal Kota Solok berhasil membuat desain ibukota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*