MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Senin, 23 September 2019 09:34
Eksim pada Anak, Pakai Handuk Jangan Digosok
GARUK: Rasa gatal membuat anak sering menggaruk. Orangtua harus perhatikan kondisi kulit anak, jangan sampai garukan itu menimbulkan infeksi luka. (RADIOMD.COM)

PROKAL.CO, Kebanyakan anak atau bayi memiliki kulit sensitif. Banyak faktornya. Orangtua mesti memahami hal itu. Salah satu gangguan kulit yang lumayan sering menyerang anak adalah eksim.

 

MERUPAKAN kondisi muncul ruam kemerahan dan gatal pada kulit. Dijelaskan dr William S Tjeng, eksim dipicu alergi. Perlu diingat, eksim tidak menular tapi bersifat kambuhan.

Datangnya alergi bisa dari banyak hal. Yakni, debu, tungau, makanan, benda-benda yang dipakai seperti sabun, sampo, dan suhu. Bagi anak, eksim paling sering muncul di daerah wajah, leher, lulut, dan siku. Rasa gatal juga tak menentu. Ada yang langsung, ada pula beberapa hari kemudian. Bergantung respons tubuh. Selain anak dan bayi, tak menutup kemungkinan eksim menyerang usia dewasa.

Bayi yang masih ASI biasanya timbul eksim. Disebabkan makanan yang dikonsumsi ibu. Terkait makanannya, bergantung pada kerentanan tiap orang. Ada beberapa jenis makanan yang memang lebih tinggi kadar alerginya dibanding yang lain.

Contohnya, makanan laut, ikan cakalang, telur, ayam, dan susu sapi. Namun, anak dianjurkan mengonsumsi ASI eksklusif karena merupakan pencegahan eksim paling baik. Jangan diberikan susu sapi. Jika tidak bisa memberi ASI, opsi lainnya memberi susu formula khusus.

“Selain kulit sensitif, eksim datang dari faktor keturunan. Jika orangtuanya alergi seperti asma atau gatal-gatal, anaknya kemungkinan mengalami eksim lebih besar daripada orangtua yang normal dan tidak membawa sifat alergi itu,” ucap dokter spesialis anak tersebut.

Biasanya anak beraktivitas secara aktif. Salah satunya berenang. Hal itu memicu eksim jika anak tidak tahan dengan bahan pembersih seperti kaporit. Anak yang terkena eksim pun tidak bisa terlalu lama berendam.

Suhu air juga berpengaruh. Jika terlalu dingin atau terlalu panas, akan menyebabkan rasa gatal. Anak yang eksim cukup mandi dua kali selama 10 menit. Suhu air suam-suam kuku. Saat mengeringkan tubuh dengan handuk, jangan menggosoknya terlalu keras. Mesti ditepuk lembut. Jika terlalu keras dan ditekan, bisa memicu rasa gatal.

“Kalau kulit tubuhnya sudah kering, beri pelembap. Pada intinya, fokus utama eksim lebih pada perawatan kulit. Pemilihan pakaian harus menyerap keringat. Jika pakaian terlalu ketat, kasar, sintetik, dan dari kain wol itu pemicu,” imbuhnya.

Proses penyembuhan bergantung keluhan pasien. Untuk semua tipe penyakit alergi, terapi utamanya pencegahan. Jika pada makanan, sebaiknya dihindari. Kalau sudah muncul, pakai pelembap atau gunakan sabun yang tidak ada antiseptik, detergen, dan pengharum.

“Jika tidak mempan pakai pelembap, gunakan salep kortikosteroid. Susahnya, anak itu kalau merasa gatal mesti langsung menggaruk. Jadi, potong kukunya atau pakaikan sarung tangan buat yang masih bayi supaya tidak luka infeksi. Kalau sudah luka, harus memakai salep antibiotik. Obat antigatal oles juga bagus. Namun, kalau masih tidak mempan, biasanya diberi obat antihistamin untuk mengurangi alergi,” jelas William yang ditemui di Apotek Berkat Bersama Samarinda.

Konsultasikan keluhan anak kepada dokter. Makin cepat ditangani, makin bagus. Orangtua jangan sembarangan memberi pengobatan. Awalnya cukup gunakan pelembap. Ada sebagian orangtua yang ingin penyembuhan instan sehingga memberi salep kortikosteroid. Padahal tidak dibenarkan. Mesti sesuai resep dokter agar tidak terjadi efek samping seperti kulit menipis, muncul bercak putih, dan mudah berjamur. (*/ysm*/rdm2/k16)

 

 

 

 


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 11:46

Acanthrosis Nigricans, Leher Hitam Tanda Awal Penyakit Bahaya

Leher gelap kerap ditemukan pada orang bertubuh gemuk. Kondisi itu…

Senin, 21 Oktober 2019 11:44
Infeksi Saluran Kemih

Penderita Mayoritas Wanita, Nyeri Terbakar di Vagina

JANGAN sepelekan rasa nyeri ketika buang air kecil (BAK), bisa…

Senin, 21 Oktober 2019 11:37
Special Fusion Food

Tampilan Lokal, Rasa Internasional

Tak hanya enak, penyajian teranyar dan menciptakan rasa unik sebagai…

Senin, 14 Oktober 2019 13:37

Ginjal Kronis, Cuci Darah Seumur Hidup

Ginjal rentan mengalami gangguan. Andai terjadi, ada banyak risiko mengintai.…

Senin, 14 Oktober 2019 13:36

Konsumsi Obat Tak Tepat Justru Meracuni

GINJAL memiliki kemampuan khusus. Tanpa disadari, bisa saja ginjal sudah…

Senin, 14 Oktober 2019 13:34

Tas dan Sepatu, Semakin Mahal, Semakin Sulit Merawat

Ada berapa pasang sepatu di rumah? Atau khusus kaum hawa,…

Senin, 14 Oktober 2019 13:32

Kenali Kategori Bahan Sepatu, Dari Hewan, Tumbuhan, Minyak Bumi

PERAWATAN adalah hal yang wajib dilakukan demi menjaga barang agar…

Senin, 14 Oktober 2019 13:28

Olahan Nasi Nusantara, Nasi Ulam dan Nasi Bebek

Pernahkah mendengar kalimat, belum makan jika belum makan nasi? Nah,…

Senin, 14 Oktober 2019 13:22

Coffecado dan Lumpia Kaya Isi

USAI mencicipi makanan berat, tak lengkap rasanya apabila tak menikmati…

Senin, 14 Oktober 2019 13:21

Cumi Saus Padang Ambyar

Oleh: Evi Syardayanti, warga Samarinda. Bahan: 500 gram cumi (cuci…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*